Indonesia
NovelToon NovelToon
Dewa Kuno Terakhir

Dewa Kuno Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Sistem
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: elz.

Zaman baru di mulai setelah perang langit besar berakhir. Memusnahkan dua ras terkuat di tiga dunia , darah para dewa dan iblis mengotori dunia manusia. Di tengah tengah badai petir merah dan hujan darah , suara Isak tangis anak kecil pecah di antara puing puing patung dewa yang kepalanya telah patah. Ia bernama Shen Yan , membawa kekuatan kuno mata dewa yang berbahaya. Desas desus mengatakan "Jika mata dewa terbangun sepenuhnya maka dunia akan di lahirkan kembali atau membawa dunia dalam kehancuran".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elz., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 : Tuan Bayangan Darah

Bab 29 : Tuan Bayangan Darah

_______

"Sebaiknya kita beristirahat disini! Ayo turun!"

Cheng Yuan mengajak Shen Yan dan Liu Feng beristirahat di sebuah desa yang penuh dengan peternakan sapi. Penduduk desa mengamati kedatangan mereka dengan tatapan penuh kecurigaan.

"Kak , kenapa orang orang menatap kita seperti itu?" tanya Liu Feng heran.

"Entahlah , sepertinya mereka tidak menyukai kedatangan kita! Lebih baik nanti kita cari tahu penyebabnya!" jawab Cheng Yuan.

Mereka berjalan cukup jauh dari tempat mereka pertama tiba , di sepanjang jalan orang orang menampilkan ekspresi yang aneh saat melihat mereka. Hingga akhirnya mereka sampai di depan sebuah kedai , tempat yang pas untuk menggali informasi.

"Selamat datang tuan muda! Ingin memesan apa?" ucap pelayan wanita dengan sopan.

Cheng Yuan memesan beberapa makanan dan sayuran terbaik di kedai itu. Dan tak menunggu lama , pesanan mereka pun datang.

"Maaf , kami ingin tanya! Sebenarnya apa yang terjadi di desa ini?" bisik Cheng Yuan.

"Kalian pasti baru datang kesini? Sebenarnya beberapa hari yang lalu , di desa ini mengalami kejadian aneh!" terang pelayan tersebut.

Pelayan itu menceritakan bahwa beberapa peternakan di pinggir desa mengalami kejadian aneh , sapi sapi mereka mendadak mati dengan tubuh mengering. Ia juga mengatakan bahwa kepala desa mereka telah mengundang beberapa kultivator dari beberapa sekte untuk membantunya. Namun masalah itu belum terselesaikan hingga sekarang.

"Pantas saja mereka terlihat mencurigai kita! Ternyata ada kejadian seperti itu!" gumam Liu Feng.

"Duk Duk Duk"

Shen Yan melirik sekilas ke arah suara langkah kaki di belakang mereka. Sosok pria tua dengan tongkat datang memesan satu botol arak. Penampilannya biasa namun aura yang keluar dari tubuhnya sangat tak biasa.

"Kalian bukan berasal dari daerah sini , bukan?"

Tiba tiba pria tua tersebut mengatakan sesuatu kepada mereka , Cheng Yuan memutar tubuhnya. Ia lalu mengatakan bahwa ia hanya lewat tanpa sengaja di desa ini. Pria tua itu kemudian tertawa kecil , ia mengingatkan kelompok Shen Yan untuk berhati hati saat malam tiba.

"Baik , terima kasih atas peringatannya!" ucap Cheng Yuan.

Setelah menikmati beberapa makanan di mejanya , Cheng Yuan berinisiatif untuk bertanya kepada pria tua yang sebelumnya ada di belakang mereka.

"Oh iya , pak tua....?" Cheng Yuan terkejut.

Pria tua yang sebelumnya ada di belakangnya telah menghilang tanpa suara. Membuat Cheng Yuan dan Liu Feng terheran. Namun Shen Yan hanya tersenyum melihat keduanya yang nampak terkejut.

"Dimana orang tua tadi? Apa kau melihatnya pergi , adik Yan?" tanya Cheng Yuan.

"Tidak!" jawab Shen Yan singkat.

Shen Yan melepaskan teknik matanya untuk mencari keberadaan orang tersebut , akhirnya ia menemukan orang tua itu sedang berdiri mengamati mereka di atas ranting pohon besar.

"Sebaiknya kita cari penginapan terlebih dahulu , kak!" ucap Shen Yan.

"Kau benar!" jawabnya.

Mereka akhirnya mendapatkan penginapan dengan kamar yang cukup besar untuk mereka bertiga.

"Tak Tak Tak Tak Tak"

Terdengar suara orang yang berpatroli dengan pemukul tongkat kayu di tangannya. Kabut tebal mulai turun , lampu lampu minyak mulai menyala satu persatu. Semua penduduk desa segera kembali dan mengunci pintu rumah mereka dengan cepat. Sepertinya kondisi ini telah berlangsung sejak kejadian aneh menimpa desa tersebut.

Shen Yan menyipitkan matanya , ia menyadari bahwa desa ini tak sesederhana kelihatannya. Suasana malam hari di desa ini sangat berbeda dengan kondisi siangnya. Shen Yan menangkap puluhan sosok kultivator berjaga di sudut sudut desa.

"Ternyata memang benar! Malam disini sangat berbeda dengan siang!" gumam Shen Yan pelan.

"Ada apa , adik Yan!" Cheng Yuan penasaran.

Cheng Yuan sangat terkejut setelah melepaskan kesadaran spiritualnya , ia melihat puluhan sosok kultivator bersembunyi di setiap sudut desa. Cheng Yuan memerintahkan Liu Feng untuk tetap terjaga.

"Ting Ting Ting"

Suara benturan logam tiba tiba terdengar nyaring di luar penginapan tak lama setelah mereka mengetahui sisi gelap di desa itu. Shen Yan segera melesat di ikuti kedua temannya di belakang. Nampak beberapa pemuda sedang bertarung melawan seorang wanita dengan gaun merah darah.

"Dia bukan manusia!" gumam Shen Yan.

Ia menahan kedua temannya agar tidak melakukan tindakan ceroboh dan mengamatinya terlebih dahulu.

"Kalian berani ikut campur urusan kami! Matilah!" teriak wanita dengan gaun merah tersebut.

Wanita itu menyerang dengan kejam , menyebabkan beberapa kultivator muda terlempar mundur. Namun pria tua bertahan dan terus bertukar pukulan dengan wanita bergaun merah tersebut.

"Itu dia orangnya!" bisik Cheng Yuan.

Ternyata pria tua yang ia temui di kedai sebelumnya juga merupakan kultivator yang sedang bertarung malam ini. Ia ikut dalam pengepungan wanita bergaun merah darah tersebut.

"Formasi Darah : Pengurung Jiwa!"

Wanita dengan gaun merah mengeluarkan sebuah formasi penghalang membuat semua kultivator yang menyerangnya tak bisa bergerak. Ia tertawa nyaring , nampak wajah pucatnya saat terkena cahaya bulan.

"Makan malam tiba!" teriaknya.

Tepat saat ia akan menangkap salah satu pemuda yang terkena perangkapnya , sebuah lesatan pedang muncul hampir mengenainya. Itu membuat wanita dengan gaun merah tersebut terbang mundur dan terlihat sangat marah.

"Siapa!" teriaknya.

Cheng Yuan yang berdiri di atas ranting pohon bambu hitam mendengus dingin. Ia melesat menyerang wanita bergaun merah itu dengan kecepatan tinggi. Pertarungan mereka pun berlangsung sengit. Beberapa kali serangan Cheng Yuan di patahkan dengan mudah oleh wanita bergaun merah tersebut. Liu Feng yang melihat itu pun tak bisa menahan diri dan akhirnya ikut masuk ke dalam pertarungan mereka.

"Aku lebih baik menunggu orang itu keluar!" batin Shen Yan.

Pertarungan 2 lawan 1 memang tidak menguntungkan bagi wanita bergaun merah tersebut karena mereka sama sama berada di ranah Inti Emas lapisan ke 5. Beragam teknik di keluarkan oleh kedua murid Puncak Meditasi dalam pertarungannya , itu membuat wanita bergaun merah tersebut terlempar menabrak sebuah pohon raksasa.

"Kalian! Berani!" teriaknya.

Cheng Yuan dan Liu Feng melesat bersama , menciptakan serangan gabungan pedang dan tombak yang kejam. Wanita bergaun merah tersebut tiba tiba memukul tanah di bawah kakinya.

"Formasi Pemanggil : Tuan Bayangan Darah!"

Tepat saat Cheng Yuan dan Liu Feng hampir mengenai tubuh wanita bergaun merah tersebut , tiba tiba ledakan besar muncul di depan mereka hingga membuat keduanya terlempar mundur memuntahkan darah segar.

"Akhirnya dia datang!" batin Shen Yan.

Sosok pria dengan tubuh aneh tiba tiba muncul entah dari mana datangnya. Matanya kosong namun kedua taringnya sangat panjang , tubuhnya penuh darah dan setiap ia bergerak selalu meninggalkan kabut darah. Ia berdiri dengan sombong setelah kedua tangannya berhasil menangkap senjata milik Cheng Yuan dan Liu Feng yang hampir membunuh wanita bergaun merah di dibelakangnya.

"Kau tak berguna! Melawan manusia rendahan seperti ini harus memanggilku datang!" ucapnya dengan suara aneh.

"Tuan , maafkan aku! Dua orang ini sangat kuat! Aku terpaksa memanggilmu!" ucap wanita bergaun merah.

"Karena aku sudah datang , maka pesta darah di mulai!" ucapnya.

_______

1
ㅤ ㅤ 🅾️
Lum up thor
Haryanto
pil itu kapan dia meminum ny ?
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
elz.: kita lanjutkan petualangannya
total 1 replies
Chen Xin
langtianba macem2 aja dia 🔥🔥🔥
elz.: betul kak 🙏
total 1 replies
ㅤ ㅤ 🅾️
Mangat thor💪
elz.: siap kak 🙏
total 1 replies
Chen Xin
lanjut Thor
elz.: siap kak
total 1 replies
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
elz.: siap lanjutkan 🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Bayangan Darah
elz.: bukan bayangan mantan ya kak 😁🙏
total 1 replies
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
elz.: siap lanjutkan 🔥🔥
total 1 replies
Chen Xin
asli ceritanya enak bgt di baca thor keren 👍
elz.: terimakasih kak
total 1 replies
ARay
mantap ini 😎
elz.: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
elz.: makasih dukungan nya kak 🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
elz.: uraaaa🔥🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Puncak Alkimia
elz.: puncaknya para peracik pil 🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Misterius
elz.: misteri yang semakin bikin penasaran kak 🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Formasi Pedang
Ibad Moulay
Pemutar Waktu
elz.: salah satu teknik mata dewa yang keren 🔥
total 1 replies
Ibad Moulay
Teknik Mata
Ibad Moulay
Puncak Terlarang
elz.: Puncak tertinggi diantara 9 puncak🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!