Hidup Aletta penuh kebahagiaan, tentu sebelum ayahnya pergi entah ke mana di hari ulang tahunnya kala itu. Setelah itu, hidupnya menyesakkan dan memuakkan.
Hingga, secercah cahaya memberikan penerangan untuk Aletta, dia adalah Rifky Atmadja. Seorang pria menyebalkan yang memberikan warna dalam hidup Aletta, sebelum Syakira muncul dan menghancurkan semuanya.
Bahkan sampai pada titik Ayahnya kembali. Bersama keluarga barunya.
Tidak! Sampai kapan pun hanya akan ada Aletta Dirgantara, tidak akan pernah ada Syakira Dirgantara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa.N, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 29 Melepaskan Kamu
" RIFKY !!! " Teriak Aletta histeris , ia langsung merangkul tubuh Rifky yang lemah tak berdaya itu
Darah bercucuran dari tangan Rifky , Aletta menangis histeris . Ia benar benar tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini
" Ky bangun ky !! Bangun!! " Aletta berteriak menepuk lembut pipi Rifky
" Mbak , tenang mbak " seseorang menenangkan Aletta
Tian yang mendengar teriakkan Aletta langsung menerobos masuk kedalam kerumunan itu .
" Al kenap- " ucapannya terpotong saat melihat Rifky " Ya tuhan , RIFKY !! " Tian menghampiri Aletta
" Tian , Rifky .... Tian dia kecelakaan ... " Aletta menangis sesenggukan
" Lo tenang Al , sekarang kita bawa Rifky kerumah sakit " ucap Tiana dibalas anggukan oleh Aletta
Tian meminta beberapa orang disana untuk membawa Rifky kedalam mobil milik Rifky , dan mereka membawa Rifky kerumah sakit terdekat
Aletta benar benar sangat shock , ia tiada henti menangis sambil mengusap lembut wajah Rifky .
Tian yang melihat itu tentu tau bahwa Aletta pasti sudah jatuh hati pada Rifky
" Tian lebih cepet nyetir nya " ucap Aletta bergetar
" Ia al ini udah kenceng banget " jawab Tian
" Gue gak habis pikir sama orang orang disana . Kenapa mereka gak bawa Rifky kerumah sakit dan malah berkerumun kaya gitu " ucap Aletta
" Kayaknya mereka lagi nunggu ambulance tadi Al " jawab Tian
Aletta diam , ia menatap Rifky yang berada dalam pangkuannya dengan lemas tak berdaya . Darah mengalir terus menerus dari tangan kanan nya , Diwajahnya terdapat beberapa luka goresan
15 Menit kemudian mereka sampai dirumah sakit terdekat . Rifky langsung dilarikan ke IGD .
jika biasanya pihak rumah sakit akan meminta administrasi lebih dulu baru dokter menangani pasien . Tapi itu tidak terjadi , Tian memberikan kartu nama Rifky yang ada di dompetnya dan semua langsung bekerja menangani Rifky
Aletta mondar mandir didepan IGD bak setrikaan . Membuat Tian pusing
" Al lo tenang ya , duduk dulu Rifky pasti baik baik aja , dia kuat lo harus yakin " ucap Tian
" Gue gak tega ... dia lemah dan gua gak bisa apa apa " Aletta menangis sesenggukan dan duduk disamping Tian
Tian memeluk Aletta , ia menenangkan Aletta bak seorang kakak . Tian memang sangat menyayangi Aletta karena mereka tumbuh bersama
Tak berselang lama Dokter yang memangani Rifky keluar dari ruang IGD . Aletta langsung saja beranjak menghampiri Dokter tersebut
" Dok bagaimana keadaan Rifky ? " tanya Aletta
" Nona tenang saja , luka pasien tidak terlalu parah . Darah yang keluar memang cukup banyak , dan kami sudah mentransfusi darah untuk beliau . Setelah ini kami akan memindahkan pasien keruang rawat " ucap Dokter itu oanjang lebar
" Syukurlah , terimakasih dok " ucap Aletta
" Sudah tugas saya , dan kalian bisa melihat pasien jika pasien sudah dipindahkan keruang rawat . Saya permisi" ucap Dokter tersebut lalu pergi
Tak berapa lama , Rifky sudah dipindahkan ke ruang rawat . Aletta dan Tian heran karena ruang rawat nya adalah ruang VVIP yang begitu mewah .
Tapi Aletta tak ambil pusing , ia langsung mendekat kearah Rifky mengelus kepala Rifky lembut matanya berkaca kaca melihat itu
Aletta mendudukan tubuh nya dikursi samping ranjang tempat Rifky berbaring . Ia menggenggam tangan Rifky tak hentinya ia berdo'a untuk kesehatan Rifky
" Ky maaf kan aku . Apakah karena aku kamu mengalami hal ini ? Jika ia aku gak bisa maafin diri aku sendiri ! "
" Baru saja kita bersenang senang bersama hari ini , Tapi aku malah mengetahui hal yang tak ingin aku ketahui . Dan apalah daya ku jika memang kita gak bisa bersama "
" Aku harap kamu bahagia ky , aku akan berusaha menghapus rasa yang sudah mulai tumbuh di hati ini " batin Aletta air matanya menetes kembali
Sedangkan Tian ? Dia hanya mengecek keadaan Rifky kemudian mendudukan tubuhnya disofa menunggu Aletta yang tidak tau akan pulang atau tidak
Perlahan mata Aletta terasa berat . Tanpa ia sadari ia juga tertidur dengan tangan menggenggam tangan Rifky matanya juga masih basah karena menangis
Tian juga sama , ia tak bisa menahan kantuknya dan tertidur di sofa
Beberapa saat kemudian pintu ruang rawat Rifky terbuka , masuk dua sosok pria dan wanita . Siapa lagi jika bukan orang tua Rifky yang di telepon pihak rumah sakit
Naisyila mama Rifky , matanya sudah basah ia bergegas menuju ranjang sang putra berbaring .
Matanya menangkap sosok gadis cantik tertidur dengan mata yang basah dan tangan menggenggam yangan putranya , dilihatnya gelang yang sama di pergelangan tangan sang gadis dan putranya . Ia menyimpulkan bahwa gadis ini kekasih Rifky
Hendra yang masih tetap santai melirik sekilas kearah Tian yang tertidur di sofa lalu menyusul istrinya yang sedang mengusap sayang kepala sang putra
" Pa ... " lirih Naisyila
" Mama tenang , Rifky anak yang kuat dia akan baik baik saja " ucap Hendra merangkul sang istri
" Siapa dia ma ? " tanya Hendra
" Mama tidak tau , sepertinya kekasih Rifky . Terlihat ia sangat menyayangi Rifky "
" Mama benar, gadis ini sampai tertidur disini"
Karena merasa terusik , Aletta terbangun ia mengerjapkan matanya . Matanya langsung menatap Rifky yang masih terlelap , ia mengalihkan pandangannya dan mendapati sepasang suami istri disana
Sontak Aletta berdiri " Maaf , apa om dan tante orang tua Rifky ? " tanya Aletta
" Iya nak , kami mama dan apao Rifky " jawab Naisyila ia mendekat kearah Aletta
" Siapa namamu cantik " tanya Naisyila
" Na-nama saya Aletta tan-te " jawab Aletta gugup ia menundukkan wajahnya
" Aletta ? Nama yang cantik seperti orangnya " puji Hendra
" Kamu benar pa , kapan kamu kenal Rifky Aletta ? " tanya Naisyila mendudukan tubuh Aletta disampingnya
" Ka-kami bertemu ketika Olimpiade sains " jawab Aletta
" Ah ya , tante ingat kau ada ditelevisi bersama Rifky " ucap Naisyila
Saat Naisyila hendak menanyai Aletta lagi Tian terbangun " Al ? "
" Iya ? " Aletta menoleh
" Kita pulang ya , udah larut malem " ajak Tian
" Ah iya , om tante Kita pamit pulang dulu " ucap Aletta
" Kalian pulang kemana ? Biar supir kami mengantar kalian " ucap Hendra
" Tidak perlu om , takutnya merepotkan " ucap Tian
" Jangan sungkan , biarkan supir mengantar " ucap Naisyila
Akhirnya Aletta dan Tian pulang diantar supir pribadi kekuarga Atmadja
Sesampainya dirumah , Aletta langsung masuk kedalam . Rumah sudah nampak sepi , para ART yang bekerja disana sudah terlelap hanya Bi Suri yang masih menunggu Aletta dengan khawatir
" Non al sudah pulang ? " ucap Bi Suri yang melihat Aletta masuk
" Iya bi , Aletta lelah . Aletta mau langsung istirahat saja ya "
" Silahkan non " Bi Suri memberikan bow
Aletta masuk kedalam kamarnya , ia menjatuhkan diri diatas kasur . Matanya tak berhenti mengeluarkan cairan bening
Entah karena sedih melihat pujaan hatinya lemah tak berdaya dirumah sakit atau karena rasa kecewanya akibat kejadian tadi sore masih ada .
Perlahan mata Aletta menutup membuat Aletta terlelap membawanya kedalam mimpi indah , bertemu dengan Rifky seolah sedang berbahagia bersama tanpa beban .
" Aku akan melepaskan kamu ky , aku akan membiarkan kamu bahagia bersama orang yang kamu cintai dan mencintai kamu . Aku bukan orang yang ingin merusak hubungan orang walau hati ini benar benar menginginkan kamu "
____________________________________________
*Hai readers:) salam hangat . jika suka jangan lupa klik Like and vote🖤
Jangan lupa mampir di novel baru ku
I'M NOT PERFECT
yang menceritakan tentang pembully-an yang dialami seorang gadis berasal dari keluarga konglomerat !
happy reading🖤*
Mampir juga yaa
jangan lupa feedback ya
d tggu jejaknya
mendukung terimakasih
Semangat ngetik 💪✨
hempas aja thor yang bikin emosi jiwa... skalipun emaknya Aleta
Sekian terima gaji😃
Semangat Thor! aku tunggu update berikutnya. 💚
kan seharus ny Aletta sma Rifky
cocok ny juga Bryan sma Syakira
kan sma" jahat tuh
-=TETAP SEMANGAT KAK NISA,AKU PADAMU<3🖤=-