Indonesia
NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri

Pembalasan Istri

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Single Mom / Pelakor / Cinta Terlarang / Cintapertama / Berondong / Chicklit / Tamat
Popularitas:133.4k
Nilai: 5
Nama Author: Serena Muna

Dhita sudah menikah dengan sang suami yang bernama Musa selama 15 tahun dan mereka sudah memiliki dua anak. Selama Dhita dan Musa menikah, Dhita tak pernah menemukan ada yang aneh dari sang suami namun semua berubah ketika malam itu ia memergoki suaminya bercumbu dengan wanita lain di sebuah jalan yang sepi. Hati Dhita pun hancur dan ia melabrak Musa dan pelakor itu namun sesudahnya justru bencana datang menghampiri Dhita hingga ia nyaris meregang nyawa akibat kelakuan suami dan sang pelakor. Pada kesempatan kedua hidupnya ini Dhita bersumpah akan membalas perbuatan Musa dan selingkuhannya. Apakah rencananya bisa terwujud?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serena Muna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejujuran Sang (Mantan) Suami

Ketika Hany sedang berbincang dengan Fahri dirinya dikejutkan dengan seorang wanita yang bergelayut manja di lengan Fahri dan tentu saja hal tersebut tak pelak menjadi pertanyaan untuk Hany siapa gerangan wanita ini? Kenapa wanita ini bisa bergelayut di lengan Fahri dan Fahri sama sekali tak risih dengan apa yang wanita ini lakukan.

"Aku tahu bahwa kamu pasti bertanya-tanya siapa dia kan? Dia adalah Nuri, calon istriku."

Hany nampak ternganga degan jawaban Fahri barusan yang nampak begitu percaya diri ketika mengatakan hal tersebut.

"Kenapa kamu ini? Apakah kamu tak rela jika Fahri menceraikanmu?" tanya Nuri.

"Bukannya begitu hanya saja bukannya kamu sebelumnya sudah memiliki pacar?"

Sontak saja pertanyaan Hany membuat Nuri geram, ia meminta penjelasan pada Fahri mengenai apa yang sudah dikatakan oleh Hany ini benar atau tidak. Fahri mengatakan bahwa Hany hanya asal bicara saja dan tentu saja Hany yang mendengar itu tak bisa menerimanya, Hany meminta Fahri untuk mengatakan yang sejujurnya pada Nuri kalau memang Fahri mau menikahi wanita itu.

"Aku sama sekali tak ada masalah jika kalian mau menikah namun setidaknya kamu katakan pada wanita ini yang sejujurnya jangan sampai nasibnya sama seperti yang aku alami."

Nuri yang mendengar ucapan Hany barusan makin mendesa supaya Fahri mengatakan yang sejujurnya padanya. Fahri nampak geram dengan yang dikatakan oleh Hany barusan yang mana pertanyaan Hany itu sudah secara tak langsung membuat citranya buruk di depan sang calon istri. Fahri menarik Hany pergi menjauj dari Nuri supaya mereka bisa bicara leluasa hingga akhirnya mereka tiba di gang yang sepi untuk bicara.

"Apa-apaan kamu ini? Mengapa kamu mengatakan utubpada Nuri? Apakah kamu memang sengaja ingin merusak kebahagiaanku?!"

"Katakan padaku apakah mas Musa yang menyuruhmu mendekati kakakku dengan tujuan membuat anak-anaknya membencinya?"

"Baiklah, aku akan mengakui semuanya namun dengan satu syarat."

"Syarat? Apa maksudmu dengan syarat lain?"

"Kalau kamu berhasil membujuk Nuri untuk jangan marah padaku dan melupakan apa yang sudah kamu katakan barusan maka aku janji akan mengatakan semuanya padamu."

****

Hany kemudian bicara pada Nuri bahwa ia hanya asal bicara saja dan ia meminta maaf pada Nuri karena sudah berkata demikian. Fahri sendiri sudah mengatakan pada Nuri bahwa semua sudah selesai dan Hany telah meminta maaf jadi Fahri meminta Nuri jangan marah lagi padanya.

"Kamu jangan marah lagi padaku, oke?"

Nuri menghembuskan napasnya berat dan ia pun menganggukan kepalanya. Fahri akhirnya dapat bernapas lega karena hubungannya dengan Nuri dapat selamat saat ini. Kini giliran Hany yang menagih janji Fahri bahwa pria itu akan mengatakan siapa yang sudah menyuruhnya mendekati Dhita.

"Baiklah, aku akan mengatakannya padamu bahwa memang benar kalau Musa yang menyuruhku melakukan semua ini. Apakah kamubsudah puas dengan jawabanku barusan?"

Hany menganggukan kepalanya, Hany berterima kasih pada Fahri karena dirinya sudah mau mengatakan yang sejujurnya padanya. Selepas itu Fahri dan Nuri pergi dari sini dan Hany segera masuk ke dalam rumah yang mana Rohyati sudah menantinya sejak tadi.

"Apakah Mama sudah lama di sini?"

"Yang barusan itu apakah Fahri?"

"Iya Ma. Yang barusan aku temui adalah Fahri dan wanita yang tadi digandeng olehnya adalah calon istrinya."

"Apa katamu?"

****

Hany menceritakan pada sang mama bahwa Fahri mengakui siapa yang sudah menyiruhnya mendekati Dhita dan orang itu adalah Musa. Rohyati nampak geram sekali mendengar bahwa Musa kagi-lagi yang menjadi dalang di balik semua ini. Rohyati sejujurnya masih tak terima dengan apa yang sudah dilakukan oleh Musa dan pelakor itu pada Dhita. Rohyati masih tak habis pikir bagaimana bisa Dhita hendak dibunuh oleh kedua iblis itu?

"Kedua orang itu iblis yang sesungguhnya."

"Iya Ma. Sejujurnya sejak awal aku sudah curiga kalau Musa adalah dalang di balik semua ini sayangnya aku tak punya bukti. Sekarang aku sidah memiliki bukti kuat bahwa memang pria itu adalah dalang di balik semua ini."

Dhita kemudian menghanpiri mama dan adiknya. Dhita bertanya apa yang terjadi saat ini dan Hany pun menceritakan pertemuannya dengan Fahri barusan. Hany nenceritakan bahwa pada akhirnya Musa mengakui semuanya, Musa memang disuruh oleh seseorang untuk mendekati Dhita supaya hubungan Dhita dan anak-anak menjadi rusak akan tetapi untungnya saja Fahri sudah mengakui semuanya.

"Jadi benar kalau mas Musa dalang di balik semua ini?"

"Begitulah Kak. Aku sendiri juga sudah curiga dan mendjganya namun aku selama ini tak berani mengatakannya padamu karena tidak memiliki cukup bukti akan tetapi kalau sekarang tentu saja aku berani karena memiliki alat bukti."

****

Dhita tak bisa tidur karena memikirkan apa yang diceritakannoleh Hany padanya. Sejujurnya Dhita tak menhangka kalau Musa akan melakukan tindakan kriminal seperti itu apalgi ketika tahu bahwa Musa sengaja ingin membuat pandangan yang buruk dari anak-anak namun ia bersyukur karena rencana Musa sama sekali tak terjadi dan ia tetap dipercaya oleh anak-anak.

"Apa yang harus aku lakukan?"

Ketika Dhita tengah berlikir mengenai la gkah apa yang harusnya ia lakukan nampak ia memikirlan sesuatu dan ka teringat juga bahwa Broto juga sudah pernah menawarinya sebuah balas dendam akan tetapi sejujurnya ragu dengan ide tersebut.

"Hari sudah malam dan kami belum juga tidur."

"Oh Mama. Sejujurnya rasa kantukku menghilang entah ke mana."

"Sepertinya saat ini kamu sedang memikirkan sesuatu kan?"

Dhita menganggukan kepalanya dan kemudian membuat Rohyati jadi penasaran apa yang sebensrnya terjadi Dhita. Kalau Rohyati sudah tahu apa yang dimaksudkan oleh Dhita maka ia tak akan menanyakan lebih lanjut mengenai apa yang dirasakan oleh Dhita.

"Aku memikirkan soal tawaran tuan Broto, Ma."

"Tawaran pak Broto? Maksudmu tawran beliau untul balas dendam?"

Dhita menganggukan pertanyaan untuk menjawab pertanyaan dari sang mama barusan.

"Lantas kalau begitu apakah kamu sudah memiliki keputusan, Nak?"

"Sejujurnya sampai saat ini aku masih belum tahu."

****

Broto mendapatkan telepon dari Dhita dan raut wajah yang sumringah itu langsung menghiasai bibirnya. Tanpa banyak menanti maka Broto langsung menjawab telepon dari Dhita ini.

"Halo Dhita, ada apa ini? Tumben sekali kamu menelponku?"

"Tuan sebenarnya saya ingin mengajak Tuan keluar karena ada sesuatu yang sangat ingin saya bicarakan."

"Baiklah, siapa yang menentukan tempag kita bertemu?"

"Aku akan menyerahkan semua keputusannpada anda Tuan."

"Baiklah kalau begitu maka aku akan mengirimkan pesan padamu supaya kamu tahu di mana kita harus bertemu."

"Baiklah Tuan, saya akan menuruti apa yang Tuan katakan."

Selepas obrolan yang singkat ini maka kemudian Dhita menutup sambungan teleponnya dan memikirkan keputusannya barusan.

1
angel
cerita yg bertele2 ...masa mantan mertua gk ada pembahasan soal kematian cucu nya? ...pembalasan yg bertele2
Serena Muna: BACOT
total 1 replies
Atmita Gajiwi
/Determined/
Serena Muna: terima kasih kak
total 1 replies
Ira Sulastri
Cakep mudah2 an Sharon segera merasakan nikmatnya hidup di hotel prodeo
Ira Sulastri
Fandi salah sih bertindak sendirian, kenapa ga kasih tau papanya/ pak Broto biar bs atur strategi yg baik dan harusnya menempatkan orang2 untuk selalu berjaga dan melindungi Fandi
Ira Sulastri
korek semua informasi ttg Sharon ya Fandi buat bapaknya sendiri yg bongkar semua kejahatan anaknya biar mereka bisa masuk bui semua
Ira Sulastri
Dhita lebih baik cari kebenarannya selidiki lebih teliti, semua bahan2 kue kan bs di lihat asli dr toko kamu atau bukan. Fandi jg gitu sewa detektif biar semuanya jelas
Ira Sulastri
Innalilahi....

Nauzubillah.....

Wanita serakah licik dan ambisius yg sangat menyeramkan 🥴
Ira Sulastri
Cakep Sharon sudah dalam kuda Nil Alan, jadi ga bs gangguin Dhita dan Fandi lg
Ira Sulastri
Harusnya Dhita manggil suami jangan nama lg walaupun Fandi lebih muda.

Fandi waspada selalu akan segala kemungkinan terjadi balas dendam dr Sharon
Ira Sulastri
Betul Fandi mempersiapkan diri dg segala kemungkinan itu lebih baik drpd nanti susah menghadapi balas dendam yg akan di lancarkan Sharon, sebagai laki-laki gentleman jangan takut segala sesuatu yg terpenting jujur dan komunikasi kan semua dg istri dan keluarga dg baik supaya dpt melindungi keluarga jg
Ira Sulastri
Nah kan kena batunya jg
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh begitu orang yg terlalu ambisius dan terobsesi tak. bisa menyadari kesalahan bisa nya menyalahkan orang lain
Ira Sulastri
Di lanjut kak author
Serena Muna: iya kak terima kasih sudah setia ngikutin ceritanya
total 1 replies
Tine Lasut
thor dlm cetira ini si dhita memang goblok ya? sampai2 saya yang tumbuh tanduk.
Serena Muna: sabar ya kak/Facepalm/
total 1 replies
Ira Sulastri
Cakep Fandi mmg harus tegas pada pelakor, jangan sampai nanti mengganggu rumah tangga yg baru kamu bina
Soraya
bingung mau komen apa❓
Soraya
perhatikan ketikannya thor
Serena Muna: lagi proses untuk edit ya kak
total 1 replies
Soraya
baru mampir thor tpi baru bab awal dh banyak typonya🙏
Ira
ada ibu bodoh seperti Dhita.. seandainya dia dr awal lapor polisi suami dan pelakor di proses hukum anak nya tak mungkin celaka..ayam aja lebih baik dlm menjaga anaknya
Mika Su: JULID MULU BISA NULIS AJA KAGAK
total 2 replies
Nur Adam
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!