Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30 Memenangkan Tender
Aku beli ikan kakap bakar yang besar buat kami berdua tadi pagi masih punya nasi cukup buat makan malam berdua, selesai kami pulang sampai di apartemen sudah sudah magrib jadi aku mandi dulu kemudian sholat. Selasai sholat ku cari mas Arya di mana tenyata dia sedang menyiapkan makan malam, dia sudah mandi sebelum menjemputku dan saat aku mandi dia sholat terus sekarang dia sudah ada di dapur.
Mas Arya menata ikan di piring besar terus dia mengambil nasi di piring yang lain.
" Adek malam ini mas manjakan sekarang mas suapi, ayo ! duduk sini depan mas" ajak dia
Aku makan di suapi sama suamiku katanya biar tanganku tetep bersih, dia menyuapiku pakai tangan, Hem romantis banget.
" Kenapa terasa enak banget ya mas karena apa memang enak masakannya apa karena kena tangan ayang beb?" tanya ku
" ya memang masakan enak di tambah Kena tangan Jude jadi lebih nyaman" jawab dia dengan percaya diri.
" Dek kamu jangan dekat dengan Arief ya?" pinta mas Arya
" Buat apa, aku sudah punya suami yang perhatian dan sayang ke aku, melirik laki laki lain pun ogah" jawabku
" Dia lebih ganteng, lebih kaya di banding aku dek" kata dia
" Mas dengarkan ya, aku mencari suami yang membuat aku nyaman masalah kaya atu tidak rejeki bisa di cari bersama"jawabku
" Kita berdua makan banyak, bisa gemuk kita berdua" kata mas Arya
" Mas kalau aku gajian kita makan di sana saja ya dengan ikan yang besar nanti aku yang traktir" kata ku
" Siap sayang" jawab mas Arya.
Selesai makan mas Arya pamit merokok di balkon aku aku masih kenyang, jadi main hp ku lihat ada story Amelia memamerkan perutnya yang sudah kelihatan besar,mungkin sudah tujuh bulan,ku lihat mereka duduk bersama bapak dan ibu tiriku, mereka kelihatan bahagia banget, setalah merebut mas Arief dariku.
Biarkan mereka bahagia aku juga sudah bahagia dengan keluarga baru ku, apalagi punya suami yang perhatian dan mama mertua hebat yang menyayangi aku.
" Dek sana kamu buka baju mu ganti pakai sarung biar mas pijit" kata dia
Dengan senang hati, mas Arya kalau pijit enak banget, ku berikan minyak urut dan handbody, dan mas Arya mulai memijit kakiku terasa enakan dan nyaman, kaki ku capek kerana memakai sepatu hak tinggi, terutama betis ku dia pijat merata sampai punggung.dan karena kenakan aku jadi ketiduran.
Aku bangun mas Arya memelukku kami tidur satu selimut untung minyak urutnya wangi jadi aku nggak malu memang badanku terasa enak dan segar.
Aku bangun lansung ke kamar mandi dan sholat subuh dulu, kemudian aku bikin kopi dan juga sandwich, ku lihat di kulkas ada nugget jadi ku goreng saja, kami kalau sarapan jarang makan nasi, mas Arya bangun katanya selasai sholat subuh. Dia memelukku dari belakang dan menciumi wajahku.
" Makasih mas badanku sekarang lebih rileks dan segar mas mng jos, ini kopinya" kataku sambil memberikan kopi
" Mas manjain dan sayangi kamu biat nggak di ambil sama Arief lagi mas sudah terlanjur cinta sama kamu" kata dia menegaskan lagi.
" Kalau aku tergantung imam sih kalau imamnya konsisten mencinta aku dan tidak menduakan aku, aku nggak akan berpaling ke yang lain dia khianati itu sakit" jawabku
Kami makan sandwich dan nugget sambil minum kopi dan bercanda,kemudian aku pamit mandi dan siap siap mau kerja.
Mas Arya sudah siap mengantar aku kerja mobil sudah di panasi, dia membawa tas rangsel di cangklong di punggung nya, pintu mobil di bukakan, aku di suruh masuk.
" cie suamiku romantis banget dan ganteng lagi" kata ku bercanda
" Iya dong kan suami setia dan sayang istri" jawab dia
Mas Arya berjalan memutar dan dia naik sekarang dia mengemudikan di sebelahku dan mengantarkan aku kerja.
Sampai di depan gedung dia berhenti aku cium punggung tangan nya dan dia mencium keningku, kemudian aku keluar dari mobil.
" Hati hati kerjanya,nanti mas jemput" kata dia
" Siap sayang Love you" jawabku
Aku masuk ke gedung kemudian aku masuk ke lift menuju kantor PT Makmur sejahtera aku langsung absen dan ke meja kerjaku,mulai kerja, aku melihat prospek kerja ku, membangun perumahan dan mengamati hasil foto kemarin.
" Mba Nadia di panggil bos" kata asisten pak Dimas
"Ok aku ke sana" jawabku
Aku pun mengetuk pintu ruangan pak Dimas dan di persilahkan masuk.
" Nad sambil menunggu kabar dari proyek rumah sakit kamu pelajari ini" kata pak Dimas
" Siap pak nanti setelah aku pelajari, aku akan segara menghadap bapak" jawabku
Aku kembali ke meja kerja ku dan ku pelajari yang di berikan pak Dimas, wah ini proyek besar ini pembangunan jalan di daerah tapal kuda daerah sana ada pabrik semen dan truk besar mengangkut pasir dan batu sehingga jalan cepat rusak dan aspal mengelupas,
Ku lihat laporan di pingir jalan di keruk kemudian di cor biar aspal tidak meluber ke pinggir dan cepat rusak, kalau daerah tersebut sering banjir ya di betulkan dulu drainase nya.tapi kalau yang lewat semacam tronton, container dan truk besar dengan muatan ber ton ton ya jalan harus di cor bukan aspal lagi, tentu saja dengan lapisan besi yang Kokoh
Asik mempelajari kerjaan yang di berikan pak Dimas ternyata sudah waktunya istirahat dan akupun ikut teman teman makan di kantin. Aku makan bakso saja sama lontong biar kenyang, makanan berkuah satu itu bikin segar di siang hari apalagi si tambah minum es jeruk.
Selesai makan aku segera sholat dhuhur dan kembali ke tempat kerja tiba tiba pak Dimas datang ke meja kerja tim ku dan memberikan pengumuman.
" Kawan - kawan setelah sekian lama kita kalah tender alhamdulilah kita memenangkan tender pembangunan rumah sakit jadi besok kita meeting untuk membentuk tim sambil terima gaji kita makan makan, untuk bonus belum cair bulan ini ya" Kata pak Dimas
Semua karyawan bersorak dan bertepuk. tangan gembira, mereka tahu banyak orang yang akan terlibat dan tentu saja bonus yang di terima akan lumayan.
Karena sudah waktunya pulang kami semua bersiap pulang dan aku pun pulang pasti aku sudah di jemput, dan benerkan waktu aku sampai di tempat parkir, mas Arya lagi bercanda sama satpam di situ, aku pun menghampiri dia, mas Arya memang supel jadi gampang kenal dan berbincang dengan orang.
" Mari pak yang saya jemput sudah datang" kata dia dengan sopan,
" Iya mas hati hati di jalan, dan jaga istri baiknya" kata pak satpam Aku pun masuk duduk di samping suamiku dia mengemudi.
" Dek pak satpam tahu, kalau aku bucin dan posesif sama kamu" kata dia
" Aneh, aku nyaman dengan bucinmu dan keposesifan kamu yang" jawabku sambil ku cium pipi suamiku
" Mas ada kabar baik perusahan menang tender" jelasku
" Selamat ya dek kamu memang hebat, benar kata juragan mama kamu adalah berlian yang kusut karena nggak pernah di rawat dan di buang sama mereka" jawab mas Arya
" Mas berlebihan mana ada belian hobi kentut dan kentutku bau sekali" jawabku sambil terkekeh
" Kamu dek, mas rayu kamu malam jawaban kamu jujur " kata dia sambil terkekeh
" Mas besok aku gajian, kita makan kakap bakar dan sup ikan ya aku pingin lagi dan rasanya seperti ngiler" jawabku
" Sekarang juga bisa sayang mas belikan" tawar dia
" Nggak ah, pinginnya besok kalau sekarang ingin ikut mas, ke kafe dan minum kopi ice cream rasa vanila buatan suamiku" jawabku
" Ok my love, bucinku dan istri kesayangan ku" jawab dia, itulah yang aku suka dari dia yang punya hobi gombali aku
Bersambung.