Indonesia
NovelToon NovelToon
Menyamar Sebagai Pria, Aku Hamil Anak Musuh!

Menyamar Sebagai Pria, Aku Hamil Anak Musuh!

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Identitas Tersembunyi / Menikah dengan Musuhku
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zhao_Xena

Sejak kecil, Evelyn dipaksa hidup dengan identitas palsu sebagai Evan—seorang laki-laki. Demi menyelamatkan harta keluarga dari tangan anak haram ayahnya, ia dididik layaknya pria dan dikirim menyusup ke perusahaan musuh untuk menjadi mata-mata.

Namun takdir berkata lain. Di sebuah kapal pesiar, ia terjebak dalam satu malam panas bersama Damian, sang bos besar yang juga musuh bebuyutan keluarganya. Dalam kabut obat dan gairah, Damian tak pernah tahu siapa wanita yang menemaninya malam itu.

Evelyn pergi membawa rahasia besar: ia hamil. Ia menghilang ke luar negeri, dikucilkan oleh ibunya sendiri, hingga tiga tahun berlalu. Kini ia kembali bukan lagi sebagai Evan si pekerja keras, melainkan bersama buah hatinya yang bernama Axel.

Damian yang tak pernah berhenti mencari sosok wanita misterius itu, perlahan mulai menyambung benang merah. Dan saat ia melihat kemiripan yang tak terbantahkan antara si kecil Axel dengan dirinya sendiri, permainan baru pun dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao_Xena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Promosi Karya Baru

Sinopsis :

"Sentuh aku, Paman… Buat aku hamil."

"Kau yakin? Apa yang sudah kutandai tak akan kulepaskan… Kau milikku mulai detik ini, Daniella."

Di saat rumah tangganya di ambang kehancuran hanya karena keegoisan suaminya sendiri, Daniella justru terperosok dalam obsesi liar paman suaminya.

Davion.

Pria matang yang selama ini diam-diam menginginkannya. Hingga akhirnya tak mampu lagi menahan kendali atas dirinya sendiri dan kini, ia mengambil alih.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Episode 1 ~ Cari Pria Lain

Aku tidak akan menyentuhmu, Daniella. Cari pria lain untuk menghamilimu.”

Kata-kata itu membuat Daniella membeku.

Satu tahun menikah dengan Bastian, ia selalu diam diperlakukan seperti apa pun di keluarga ini. Ia menelan semua perkataan tajam, sikap dingin, bahkan tatapan merendahkan dari keluarga suaminya hanya karena baktinya kepada pria yang ia anggap sebagai suaminya.

Meskipun pernikahan ini terjadi karena perjodohan, Daniella tidak pernah berpikir untuk mengkhianati pernikahan mereka. Apalagi sampai memiliki anak dari pria lain.

“Apa yang kamu katakan?!” bentak Daniella untuk pertama kalinya begitu mendengar ucapan tak masuk akal dari suaminya.

Bastian berdiri dari sisi ranjangnya, lalu mencoba mendekat.

“Aku sedang tidak bercanda. Kau tahu sejak awal, pernikahan ini hanya karena keluarga.”

“Tapi itu bukan berarti kamu memintaku untuk menyentuh pria lain, bukan?!” potong Daniella cepat.

Bastian menghela napas panjang.

“Tapi kita tidak punya pilihan lain... Kakek terus mendesak agar kita bisa secepatnya memiliki keturunan.”

Langkahnya pelan terus maju hingga membuat Daniella mundur. Ia merasa begitu asing setelah satu tahun yang mereka lalui tanpa benar-benar mengenal satu sama lain.

“Apa kamu tega, Daniella?” suara Bastian terdengar lebih rendah. “Kakek sedang sakit sekarang. Dia hanya ingin melihat kamu hamil dan melahirkan... itu saja.”

Daniella menatap pria di hadapannya dengan mata berkaca-kaca.

“Dan menurutmu, untuk mewujudkan keinginan itu, aku harus tidur dengan pria lain?”

Bastian terdiam.

Tidak ada satu pun jawaban yang keluar dari mulutnya.

Justru keheningan itulah yang membuat dada Daniella terasa semakin sesak.

Selama ini ia selalu berpikir bahwa meskipun Bastian tidak mencintainya, setidaknya pria itu masih menghargai status mereka sebagai suami istri.

Ternyata ia salah.

“Kalau memang kamu tidak ingin memiliki anak denganku...” Daniella menarik napas dalam-dalam, berusaha menahan air matanya. “Kita bisa bercerai.”

“Tidak bisa.”

Jawaban Bastian begitu cepat.

Daniella mengernyit.

“Kenapa?”

“Karena perceraian kita akan membuat kondisi Kakek semakin buruk.”

Daniella tertawa kecil. Bukan karena lucu, tetapi karena ia benar-benar tidak tahu harus tertawa atau menangis menghadapi situasi ini.

“Jadi aku harus tetap menjadi istrimu demi kesehatan Kakek, tetapi aku juga harus mencari pria lain untuk memberinya cicit?”

Bastian kembali diam.

“Lalu setelah aku hamil...” suara Daniella bergetar, “apa yang akan terjadi padaku?”

“Kamu masih tetap istriku, Daniella.”

“Lalu.. Bagaimana nasib anak itu?”

“Anak itu akan menjadi pewaris keluarga. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya.. Aku berjanji."

Bastian mendekat, mengangkat kedua tangannya menyentuh lengan istrinya. "Tapi jika kamu ingin kita bercerai.. Kita bisa bercerai setelah kakek meninggal. Aku akan memberikan sepuluh persen aset yang kumiliki. Hidupmu akan tetap terjamin."

Daniella menatapnya tidak percaya. Begitu mudahnya Bastian berbicara tentang seorang anak seolah-olah yang sedang mereka bicarakan hanyalah sebuah benda yang dibutuhkan keluarga. Dan sekarang.. dia bahkan lebih terlihat seperti iblis, bukan manusia.

Daniella segera menepis kedua tangan itu dengan kasar.

“Aku tidak mau!”

“Daniella.”

“Aku bilang tidak mau!”

Untuk pertama kalinya selama satu tahun pernikahan mereka, Daniella meninggikan suaranya tanpa memedulikan siapa yang sedang berdiri di hadapannya.

“Aku memang tidak pernah meminta pernikahan ini. Aku juga tahu kamu tidak mencintaiku. Tapi aku tetap menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri. Aku tidak pernah menuntut kasih sayangmu. Aku tidak pernah memaksamu menyentuhku. Bahkan ketika keluargamu memperlakukanku seperti orang asing di rumah ini, aku tetap bertahan.”

Air mata akhirnya jatuh dari sudut matanya.

“Tapi sekarang kamu menyuruhku mencari pria lain?”

Bastian mengepalkan tangan. “Aku hanya ingin menyelesaikan masalah ini.”

“Masalah?” Daniella tersenyum getir. “Yang kamu sebut masalah itu adalah hidupku, Bastian!"

Ia mengusap air matanya kasar, lalu berjalan melewati suaminya. Namun baru beberapa langkah, suara Bastian kembali menghentikannya.

“Aku akan memberikan apa pun yang kamu inginkan.”

Daniella berhenti.

“Uang, rumah, atau apa pun. Setelah semuanya selesai, kamu tetap akan menjadi Nyonya Arvamov.”

Daniella perlahan menoleh. “Dan kamu pikir semua itu cukup?!”

Bastian tidak menjawab.

Daniella menatapnya lama sebelum akhirnya berkata pelan, “Aku tidak akan menjual harga diriku hanya karena keluargamu menginginkan seorang pewaris.”

Ia membuka pintu kamar.

“Tapi kalau kamu benar-benar ingin anak itu lahir tanpa menyentuhku...” Daniella berhenti sejenak. “Cari sendiri pria yang menurutmu pantas.”

BRAKK! Pintu kamar tertutup keras.

Untuk pertama kalinya, Bastian berdiri sendirian di dalam kamar itu tanpa mampu membalas perkataan istrinya.

Sementara di balik pintu, Daniella berjalan cepat menuju tangga.

Ia tidak tahu ke mana harus pergi. Yang ia tahu, malam ini rumah besar keluarga Bastian sudah tidak lagi terasa seperti rumah.

Dan keputusan suaminya telah menghancurkan satu-satunya keyakinan yang selama ini ia pegang, bahwa meskipun pernikahan mereka tanpa cinta, setidaknya kesetiaan masih memiliki arti.

Daniella menuruni tangga dengan langkah tergesa. Pandangannya kabur oleh air mata yang sejak tadi berusaha ia tahan.

Ia hanya ingin keluar dari kamar itu. Untuk sementara, ia tidak ingin melihat wajah Bastian ataupun siapa pun dari keluarga itu.

Namun ketika sampai di ruang bawah, langkahnya mendadak terhenti. Seseorang muncul dari arah lorong tepat ketika Daniella berbelok.

Bruk! Tubuh mereka bertabrakan.

Daniella hampir kehilangan keseimbangan, tetapi sebuah tangan dengan sigap merengkuh pinggangnya dan menahannya agar tidak terjatuh.

Sementara itu, kedua telapak tangan Daniella refleks menekan dada pria di hadapannya yang terasa begitu kokoh.

Aroma parfum maskulin langsung menusuk ke indra penciumannya. Ia bahkan bisa merasakan otot di balik kemeja pria itu yang begitu padat ketika tubuh mereka berdekatan.

Dada mereka saling menyentuh, dan Davion dapat merasakannya... kenyal dan begitu lembut. Membangkitkan sesuatu yang selama ini mencoba ia redam setiap kali menatap wajah wanita itu, atau hanya sekedar mencium aroma tubuhnya dari jauh.

Daniella membeku. Perlahan, ia mengangkat wajah. Tatapan mereka bertemu.

Pria itu jauh lebih tinggi darinya. Wajahnya tegas dengan garis rahang yang kuat, sementara sorot matanya terlihat tenang tetapi tajam. Usianya jelas lebih matang dibandingkan Bastian, namun justru membuat auranya semakin berwibawa.

Davion. Paman Bastian.

Salah satu pria yang selama ini jarang sekali terlihat di rumah keluarga itu. Karena memang baru saja pulang dari Eropa sekitar satu bulan yang lalu. Namun ia bahkan jarang sekali berbicara ataupun berbaur dengan yang lain.

Davion lebih suka menghabiskan waktunya di kamar atau ruang kerjanya setelah pulang dari kantor.

"Kau tidak apa-apa?"

Suara berat Davion membuat Daniella tersadar. Ia buru-buru menarik kedua tangannya dari dada pria itu.

"Maaf..." gumamnya.

Namun tangan Davion masih berada di pinggangnya, justru semakin erat, seolah tak berniat untuk melepaskannya. Pria itu menatap wajah Daniella beberapa saat sebelum akhirnya menyadari ada air mata yang menggenang di sudut mata wanita itu.

"Kau menangis?"

Daniella spontan menggeleng.

"Tidak." jawabnya cepat.

Davion mengernyit tipis. "Matamu mengatakan sebaliknya."

Daniella menunduk, berusaha menghindari tatapannya. "Aku baik-baik saja."

Langkahnya mundur perlahan mencoba menjauh dari sentuhan kokoh itu. Daniella tidak tahu kenapa... Tapi sejak pertama kali mereka bertemu, ada tatapan yang sulit diartikan dari mata Davion yang membuat degup jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Davion melirik ke arah tangga. "Apa Bastian ada di atas?"

Daniella kembali menundukkan kepala. "Ya. Dia ada diatas."

Hanya satu kata. Namun ekspresi Davion berubah sedikit.

"Dia melakukan sesuatu padamu?"

"Tidak," ulang Daniella. "Ini hanya... tidak sengaja terkena debu."

Davion masih menatapnya beberapa saat, seolah berusaha mencari sesuatu dari wajah Daniella. Namun wanita itu justru semakin tidak nyaman.

"Kalau begitu aku permisi," ucap Daniella pelan.

Davion tidak langsung menjawab. Tatapannya turun sejenak ke punggung Daniella yang semakin menjauh. Entah bagaimana, tapi rasanya ada yang wanita itu sembunyikan darinya.

❤️

Jangan lupa mampir dan ramaikan ya....💋💋💋

1
ina
nasib evan perempuan, kalau benar² pria .. hahahhaa🤣
You `ka
ayo ikutin Damian... semoga kali ini damian tau siapa evan
You `ka
ternyata Arlos dalangnya. dia nggak sadar karena perbuatannya Evelyn hamil dan harus pergi ke London...
You `ka
iya .. Daddy Axel sangat tampan 🤣🤣
gemess sama Axel
You `ka
sebenarnya Tuan Harley gengsi untuk mengakuinya kalau dia tidak rela jauh dari Axel
Zhao_Xena: mana iya, lagi...🤣🤣
total 1 replies
You `ka
yakin kamu Damian.. kalau tau nanti Evan ternyata putra Harley dan wanita yang bersama kamu dikapal.. gimana reaksinya..😆😆
You `ka
opa maluu....ucukk.. ucukk.. gamesnya sama Axel..😆😆
You `ka
jantungan nggak tuh Tuan Harley..🤣🤣🤣
Zhao_Xena: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
You `ka
tetap semangat thor.... makin kesini makin buat penasaran ceritanya...💪💪
Zhao_Xena: terimakasih banyak
total 1 replies
You `ka
ayo cari mereka Damian 💪💪😆😆
You `ka
lanjut💪
You `ka
haduh.. dag-dig-dug aku yang baca. takut ketahuan...😭😭
You `ka
Damian akan sangat kecewa mungkin akan melakukan hal yang tidak bisa kamu bayangkan Evelyn, jika kamu benar-benar mengkhianatinya.

tapi jadi Evelyn juga pasti tidak akan mudah, dibawah tekanan keluarga,.dia harus melakukan semuanya
You `ka
mungkin lebih baik memang pergi Evelyn.. tinggalkan keluarga toksik itu
You `ka
hamil pasti..🫣🫣
You `ka
pasti sekarang Damian dan Haris merasa sama-sama merasa sudah gila 😆😆
You `ka
🤣🤣🤣🤣 Damian merasa tertarik pada Evan..
Cty Badria
satu kata untuk Evelyn ...bodoh mau di jadikan pion. kl ketauan jadi buronan. bpk dazal enak aja ongkang2 kaki...
You `ka
jangan-jangan Evelyn hamil yah??🫣🫣
Zhao_Xena: coba tebakkk...🤣🤣
total 1 replies
You `ka
🤣🤣🤣 justru kalau pingsan nanti kamu bisa tau.. dia laki-laki atau perempuan..
Zhao_Xena: waduhh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!