Indonesia
NovelToon NovelToon
My Arrogant Princess

My Arrogant Princess

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Tamat
Popularitas:478.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Bpearlpul

Mengisahkan seorang wanita yang menjadi salah satu pelayan di istana. Semua orang bersikap kasar dan merendahkannya. Namun, saat tiba akhirnya semua dibungkam.

"Dia ternyata seorang putri Kaisar!"

Dibalik penyamarannya, tak disangka ia malah menemukan kebenaran insiden penculikannya 19 tahun yang lalu.

Penasaran? Join now!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Identitas Terungkap

Kamar Rakia

"M ... mmm...."

Wanita itu bangkit sambil mengusap sebelah matanya.

Pandangannya menuju ke arah luar jendela. "Masih hujan? Apakah belum reda sejak kemarin?"

Rakia tersadar. "Ah! Benar juga, aku harus segera bersiap, dan membuat sarapan, lalu mengecek keadaan Rui."

......................

Dapur Istana

Seperti biasa, Rakia mengambil bahan-bahan saat dirinya menyiapkan sarapan untuk Pangeran Kelima.

"Lihat, dia pikir dapur ini miliknya? Seenaknya saja dengan alasan Pangeran menyuruhnya."

"Ush pelankan suaramu. Tidak ingat betapa kejamnya dia menyeret Nona Haruka ke lantai? Jangan sampai mentalnya kambuh lagi, dan kita menjadi sasarannya."

"Benar juga, bisa gawat kalau mentalnya kambuh lagi, lebih baik jangan berurusan dengan psikopat itu."

"Cih! Wanita itu membuatku muak."

Mendengar ocehan itu, Rakia hanya menghela nafas karena sudah terbiasa. Meskipun dalam hatinya ia sudah emosi.

"Huu, sabar Rakia. Setelah masa hukumanmu selesai, kau baru bisa membereskan tikus-tikus itu."

Haruka yang melihatnya dari jauh hanya tersenyum. "Rakia, bisa kuakui mentalmu kuat juga dengan ocehan seperti itu. Biasanya orang akan menyerah dan memilih mengundurkan diri, tapi berbeda denganmu, kau masih bertahan seperti biasanya. Benar-benar wanita yang angkuh. Mari kita lihat sampai mana kau akan bertahan?"

......................

Kamar Pangeran Kelima

Rakia masuk membawa hidangan dan es krim yang sudah dibuatnya.

"Pangeran Rui, Bagaimana kondisi Anda?" tanya Rakia membantu pria itu bangkit dan menyandarkannya dengan bantal.

"Um, lumayan. Sepertinya es krim yang kau buat sedikit bekerja," jawab pria itu.

"Kalau begitu sudah waktunya Anda sarapan, Aa~ mm."

"Biar aku saja."

"Anda masih sakit, sebagai pelayan pribadi ini sudah tugasku."

Pangeran Rui mengalah dan membiarkan Rakia menyuapnya.

"Aku penasaran kenapa Ayahanda sampai repot menyuruhmu melayani kami secara pribadi? Padahal kalau masalah pelayan, kami tidak kekurangan. Bahkan setiap Pangeran di sini memiliki 20 pelayan masing-masing untuk mengurusnya."

Rakia membuang muka.

20 pelayan masing-masing? Aku rasa dia tidak tahu kalau Pangeran Bamie tidak pernah mengizinkan satu orang pun menjamah surga makanannya, kata Rakia dalam hati.

Pangeran Rui mengerutkan dahi. "Kenapa diam?"

"Eh, ah ... Mm ... Itu ... Stt ahaha sebenarnya...."

"Mm?" Pangeran Rui menunggu.

"Sebenarnya hiks ... Saya butuh biaya pengobatan untuk keluarga."

Pangeran Rui yang melihatnya jadi merasa bersalah. "Maaf, aku tidak bermaksud membuatmu sedih, apakah orangtuamu yang sakit atau saudaramu?"

"Hiks, semuanya jatuh sakit. Jika ingin membawa mereka ke rumah sakit, maka butuh biaya yang besar."

Pangeran Rui meminta maaf dan menyudahi pembahasan mereka. Setelah menghabiskan sarapan dan es krim, Rakia menuju ke dapur.

"Tapi wanita itu memang terlihat familiar bagiku," tatap Pangeran Rui.

......................

Koridor Istana

"Syukurlah Rui tidak membahasnya lagi."

Rakia menyusuri jalan sampai dirinya tidak sengaja berjumpa dengan seorang pria.

Dilihat dari pakaiannya, dia pasti salah satu Pangeran di sini, kata Rakia dalam hati.

"Jadi kau pelayan pribadi yang diutus Ayahanda, ya?"

Rakia mengangguk menjawab pertanyaan itu. Suasana menjadi canggung saat keduanya hanya terdiam, sampai akhirnya pangeran berjalan melewatinya.

"Aku tidak mengerti, apa yang dipikirkan Kaisar Helios sampai mengutusmu melakukan pekerjaan ini."

"Eh, apa yang Pangeran katakan?"

Langkah Pangeran itu terhenti kemudian berbalik menatap Rakia.

"Tidak perlu berpura-pura, aku tahu siapa dirimu. Pelayan pribadi kami atau bisa aku panggil ... Dai San Hime(Putri Ketiga), Rakia de Gabrielle Helios."

Mata Rakia membulat besar.

"Aku menantikanmu sebagai pelayan pribadiku," senyum pangeran itu meninggalkan Rakia yang masih mematung.

"Eh? Ti-Tidak mungkin. Aku bahkan belum pernah bertemu dengannya."

1
Restu
.
Tiwik
Luar biasa
Dede Windi Maryati
bagus sekali sampai termehek-mehek. ga nyesel baca novel ini 🥰❤️
Bpearlpul: thank u kak Dede, jan bosan memberi dukungan
total 1 replies
restu s a
Lumayan
Sharon
Anakku terlalu pintar kan kaisar helios😁
Bpearlpul: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Sharon
Hahahah rakia rakia… kalau gk buat heboh bukan rakua nama nya🤣🤣🤣.
Sharon
Nikahkan ber3 seretak langsung gk bakal akan ada pertanyaan dr para rakyat.
Bpearlpul: wkwkwk
total 1 replies
Sharon
Benar benar luar binasa eh biasaaa 🤣🤣🤣 ada aja muter otak nya.
Bpearlpul: sesekali olahraga otak
total 1 replies
Sharon
Bgm bs orng yg salah mau mengutuk orng yg dia buat celakan tp napa tuhan jg menyabut dgn suara petir … aku rasa kurang adil 🙏🏻
Bpearlpul: dah dibutakan karena cintanya ke rui/Sweat/
total 1 replies
Sharon
Rui sebenarnya yg nolong cuma ramos sll mau mempunyai rui punya kaya nya🫣🤭 takut salah benar gk sih
Bpearlpul: hmmm~
total 1 replies
Sharon
Asli yg nolong rasa rui , tp napa ramos yg bicara kalau dia yg nolong .. aku bingung😩
Bpearlpul: mari peras otak untuk mikir dulu www/Chuckle/
total 1 replies
Sharon
Pangeran yun ganteng😁
Ayunindya Khoirunnisa
ceritanya bagus, penulisannya juga mudah dpahami
Bpearlpul: sankyuu kak ayunindya
total 1 replies
wanwann
maksudnya gimana, sya ngeleg🗿😭
Bpearlpul: mereka saling sapa kak
total 1 replies
wanwann
agak kasian ama Rui🗿💅
Sucii Amidasarii
nyaris aku pingsan!! 😅
Bpearlpul: aduh😅
total 1 replies
Bpearlpul
semoga ceritanya menghibur untuk para readers tercinta, dan jangan bosan untuk tetap memberi dukungan, terima kasih~
Dewi
Bisa dong pangeran Bamie di sogok pakai makanan manis-manis yang membuatnya ketagihan
Dewi
Hanya Rakia sih yang berani manggil gitu
Dewi
Pangeran kesebelas memang beda ya, 90% kata katanya diucapkan dalam hati, 10% jika perlunya saja. Moga aja Rakia bisa bikin pangeran tidak segan berbicara lagi
Bpearlpul: iya semoga aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!