Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Dengan Batu Roh

Balas Dendam Dengan Batu Roh

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mata Batin / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Beby_Rexy

Kayden berada pada titik terburuk hidupnya ketika di mana ia dipecat dari perkerjaan, kekasihnya pun mengkhianatinya. Sang ibu yang juga tengah sakit kritis dan butuh biaya berobat membuat masalahnya semakin pelik.
Namun seolah Tuhan memihak padanya di waktu yang tepat, Kayden tiba-tiba melihat sebuah tampilan hologram yang menawarkan kekayaan dengan kekuatan super. Syaratnya, Kayden harus balas dendam.
Pada detik itu juga, Kayden berubah menjadi yang tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beby_Rexy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Markas Blackjack

Tenmu tentu saja kaget. Apa tidak salah bajingan ini datang langsung ke markas Blackjack?!

Apa dia sudah gila?! Dari mana datangnya rasa percaya dirinya itu?! Tenmu tidak habis pikir untuk sesaat. Ini kejadian yang baru baginya.

Tentu saja, hal ini membuat Tenmu mengagumi Kayden. Ia belum pernah bertemu seseorang dengan tingkat kepercayaan diri seperti ini. Ia tak kuasa menahan diri untuk berkata, "Menarik! Kamu benar-benar bocah yang menarik. Berani datang langsung ke markas Blackjack, aku mengagumimu! Karena itu, aku akan memberimu sesuatu yang menarik!" ujarnya, entah berniat memuji atau menantang.

Namun Kayden menjawab dengan nada acuh tak acuh, "Hentikan omong kosongmu dan datanglah ke sini! Jangan membuatku menunggu terlalu lama."

Mendengar itu, Tenmu tertawa terbahak-bahak. Pria ini benar-benar gila, pikirnya! Tapi tentu saja, ia dengan senang hati menurutinya. Kapan lagi ada bocah yang datang ke markasnya sendiri kemudian menantangnya. Wah! Tenmu lalu berkata kepada anak buahnya, "Hancurkan bajingan itu dan bawa dia kepadaku! Tunjukkan padanya siapa Si Blackjack yang sebenarnya!"

Para anteknya langsung mengangguk mengerti. Masing-masing dari mereka saling memancarkan niat membunuh yang besar, terlihat tak ragu untuk mencabik-cabik tubuh Kayden hingga berkeping-keping. Mereka berwajah bengis, berbadan besar dan berotot, serta pengalaman bertarung, jangan ditanya lagi. Mereka memang telah menunggu perintah Tenmu sejak awal kemunculan Kayden.

Detik berikutnya, sepuluh orang di antara mereka melangkah lebar ke arah Kayden. Tiga di antara mereka bahkan mengeluarkan pisau, siap menusuknya jika ia mencoba kabur.

Di sisi lain, saat mereka melangkah lebar ke arahnya, Kayden melakukan hal yang sama. Ia berlari cepat, tanpa ingin menunda ia menyerang dengan kekuatan penuh. Kayden tidak takut sama sekali, itu karena sistem telah memberikannya kekuatan baru.

Hal pertama yang dilakukan Kayden adalah mengangkat salah satu lututnya ke udara, menghantamkannya tepat ke wajah salah satu pria berotot. Benturan keduanya menyebabkan efek domino. Pria itu terpental mundur dengan hidung berdarah, menabrak beberapa orang di belakangnya.

Apa yang dilakukan oleh Kayden tersebut mengejutkan semua orang. Mereka tidak menyangka Kayden akan menyerang mereka dengan percaya diri seperti itu. Dia benar-benar sudah gila!

Melihat keterkejutan di wajah mereka, Kayden tak mau melewatkan kesempatan ini. Ia memutar kaki kirinya ke udara, lalu menendang wajah salah satu dari mereka. Pria itu pun berputar, sebelum akhirnya jatuh terduduk dan pingsan. Akibatnya, empat orang jatuh dalam waktu yang sangat singkat.

Melihat bagaimana Kayden berhasil menjatuhkan empat anak buahnya dengan mudah, Tenmu tak kuasa menahan diri untuk berteriak, "Jangan lengah dan panik! Bentuk lingkaran dan jangan biarkan titik buta terekspos!"

Tenmu akhirnya mengerti dari mana datangnya kepercayaan diri Kayden. Ia memang orang yang sangat kuat. Kemampuan individunya sangat mengesankan. Karena itu, cara terbaik untuk mengalahkannya adalah dengan membentuk formasi lingkaran. Dengan begitu, mereka dapat menemukan celah untuk menyerang Kayden dan menjatuhkannya.

Segera setelah menerima perintah dari Tenmu, mereka membentuk formasi lingkaran, menjadikan Kayden sebagai pusatnya.

Di sisi lain, Kayden mengagumi Tenmu. Tidak seperti Leon yang merupakan pemimpin yang bodoh, Tenmu adalah pemimpin yang hebat. Ia tidak menyalahkan anak buahnya atas kekalahan mereka. Sebaliknya, ia membantu mereka, memberi mereka nasihat untuk menang. Ia tidak mudah terprovokasi.

Melihat bagaimana Tenmu memimpin anak buahnya, Kayden tiba-tiba mendapat ide. Sepertinya Tenmu akan berguna baginya!

Namun, sebelum itu, ia harus keluar dari masalah ini terlebih dahulu. Tentu saja, ini sangat mudah.

Perlu dicatat bahwa meskipun Tenmu berhasil memberikan nasihat yang baik kepada para pengikutnya, nasihat itu tidak sempurna! Bahkan penuh celah! Tenmu tidak tahu bahwa Kayden begitu kuat, sehingga formasi lemah ini dapat dengan mudah dihancurkannya. Kayden hanya perlu menyerang balik dengan kekuatan penuh, membuat formasi mereka langsung hancur berantakan.

Kayden menghantamkan bahunya keras ke perut salah satu dari mereka, menyebabkan pria itu merasakan sakit yang luar biasa. Ia jatuh sambil memuntahkan darah. Rasanya seperti baru saja menabrak truk.

Kemudian, Kayden segera bangkit dan menyerang mereka satu per satu. Setiap pukulan yang dilancarkannya berhasil menjatuhkan satu orang, jadi mengalahkan mereka semua tidak membutuhkan banyak usaha.

Meski sebagian dari mereka menggunakan losives, namun dengan kemampuan melihat ke depan, dia mengetahui titik serangan mereka dengan sangat baik, sehingga serangan balik pun mudah dilakukan.

Dalam waktu dua menit, semua orang tergeletak tak berdaya di lantai, meninggalkan Fredrinn dan Tenmu dengan ekspresi ketakutan.

Tentu saja, yang paling ketakutan di antara mereka berdua adalah Fredrinn. Dialah yang memprovokasi Kayden, apalagi Kayden datang untuknya, jadi jelas dia akan bernasib lebih buruk daripada mereka.

"Sialan! Siapa dia?! Kok bisa sekuat ini?! Apa dia monster?!" tanya Fredrinn dalam hati dengan wajah panik.

Pada titik ini, Kayden mengambil langkah panjang ke arahnya, menyebabkan dia secara alami mengambil langkah mundur dengan tubuh gemetar.

Melihat reaksi Fredrinn, Kayden tertawa, "Apa kamu takut, Fredrinn?! Ke mana perginya rasa percaya dirimu sebelumnya?! Bukankah kamu terlihat begitu senang melihatku datang, seolah-olah aku pasti akan dibunuh di sini?!"

Mendengar kata-kata Kayden yang penuh dengan niat membunuuuh, Fredrinn menjawab dengan wajah pucat dan keringat dingin bercucuran di dahinya, "A-apa yang kamu katakan, Kayden?! A-aku sama sekali tidak seperti yang kamu katakan. Aku tidak pernah berpikir seperti itu!"

“Kamu sengaja kan memancing orang ini supaya menyerangku? Jadi kamu bisa cuci tangan tanpa melawanku. Katakan!”

Fredrinn semakin ketakutan. Ia menjawab, "Tunggu, Kayden! Maaf, aku benar-benar minta maaf."

Namun, sebelum Fredrinn sempat menyelesaikan kalimatnya, Kayden terlebih dahulu meninju wajahnya dengan keras, membuat hidungnya mimisan lagi. Ia bahkan memuntahkan tiga giginya lagi, sebelum akhirnya jatuh ke lantai sambil menangis.

"Kumohon, kumohon hentikan ini, Kayden! Aku pasti sudah gila karena telah menyinggungmu! Aku benar-benar bodoh! Maafkan aku. Aku bersedia menjadi anjingmu yang paling setia asalkan kamu menghentikan semua siksaan ini!"

Membayangkan kembali momen di mana Kayden memukulinya secara membabi buta, menciptakan teror dan trauma dalam benaknya. Ia tidak ingin hal itu terjadi lagi. Karena itu, ia rela melakukan apa saja, bahkan menjadi anjing Kayden, asalkan Kayden mau memaafkannya.

Sekarang dia tahu bahwa dia tidak bisa mengalahkan Kayden apa pun yang dia coba, jadi satu-satunya pikirannya saat ini adalah bertahan hidup! Dia harus melarikan diri dari Kayden sejauh mungkin!

Namun, bagaimana Kayden bisa memaafkan Fredrinn begitu mudahnya setelah dia berencana menghancurkannya?!

“Aku bukan malaikat, dasar brengsek! Aku iblis yang akan membalas perlakuan buruk musuhku seribu kali lipat!”

Karena itu, Kayden menendang wajah Fredrinn dengan keras, sambil berkata dengan senyum jahat, "Tak ada ampun untukmu, Brengsek! Kita akan bermain sebentar, jadi pastikan kamu selamat!"

Mendengar itu, wajah Fredrinn memucat seperti kertas. Ia tahu ia tak bisa lepas dari monster ini! Bajingan ini benar-benar kejam!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!