Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Calon Kakak Ipar

Menikah Dengan Calon Kakak Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Sehari sebelum pernikahan, Selena Anderson ditinggalkan tunangannya. Ethan Carter pergi ke luar negeri tanpa berpamitan hanya meninggalkan pesan bahwa ia belum siap menikah.

Ketika kepergian Ethan mengancam nama baik dua keluarga besar, Jason Carter, kakak Ethan datang dengan sebuah tawaran yang tak pernah Selena bayangkan. Ia bersedia menggantikan Ethan di altar.

Selena akhirnya menikah dengan pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya.

Namun kehidupan bersama Jason perlahan mengubah segalanya. Di balik sikap dinginnya, Selena menemukan perhatian yang tidak pernah ia dapatkan dari Ethan.

Sampai Ethan kembali. Dan ingin mendapatkan Selena kembali. Sayangnya, perempuan yang dulu ia tinggalkan kini telah menjadi istri kakaknya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Malam itu juga, setelah memastikan Selena berada di kamarnya dan Ethan dibawa ke kamarnya sendiri, asisten rumah tangga senior segera menghubungi Richard dan Victoria Carter. Ia menceritakan keributan yang terjadi, termasuk bagaimana Jason menghajar adiknya hingga beberapa pembantu harus turun tangan untuk melerai.

Richard dan Victoria terkejut mendengarnya. Selama ini, Jason dikenal sebagai pria yang tenang, santun, dan jarang kehilangan kendali, bahkan ketika sedang marah. Mendengar putra sulung mereka sampai menghajar Ethan membuat keduanya merasa ada sesuatu yang serius telah terjadi. Tanpa menunggu pagi, mereka memutuskan pulang malam itu juga.

Keesokan paginya, Richard dan Victoria sudah berada di ruang makan. Wajah keduanya tampak serius ketika Jason turun dan mendapati kedua orang tuanya duduk menunggunya. Jason sempat terdiam, tetapi segera menyapa mereka dengan sopan sebelum menarik kursi.

"Jason, duduklah. Kita perlu bicara," kata Richard.

Jason duduk tanpa membantah. Victoria menatapnya lekat-lekat sebelum bertanya, "Ibu sudah mendengar apa yang terjadi semalam. Kenapa kau sampai menghajar Ethan seperti itu? Ibu tahu kau bukan orang yang mudah kehilangan kendali."

Jason meletakkan sendoknya. "Karena Ethan sudah melewati batas."

"Batas apa?" Richard bertanya tegas. "Apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini?"

Jason terdiam sejenak. Ia tahu kedua orang tuanya berhak mendapatkan penjelasan, tetapi ia tidak ingin membuka rahasia istrinya tanpa izin.

"Aku tidak bisa menceritakan semuanya sekarang," jawab Jason. "Tapi aku tidak akan memukul Ethan tanpa alasan. Semalam, dia melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dia lakukan kepada Selena."

Wajah Victoria langsung berubah. "Apa yang dia lakukan kepada Selena?"

Jason menatap ibunya dengan serius. "Ibu sebaiknya bertanya langsung kepada Ethan. Aku tidak ingin berbicara mewakili Selena tentang sesuatu yang sangat pribadi baginya."

Richard dan Victoria saling bertukar pandang. Jawaban Jason justru membuat mereka semakin khawatir. Jika putra sulung mereka yang biasanya begitu terkendali sampai kehilangan kesabaran, berarti kejadian semalam jauh lebih serius daripada sekadar pertengkaran antarsaudara.

Tak lama kemudian, Selena turun ke ruang makan dengan langkah pelan. Wajahnya masih tampak pucat, sementara matanya sedikit sembap akibat menangis semalam. Ia terkejut mendapati Richard dan Victoria sudah duduk bersama Jason. Keduanya langsung mengalihkan perhatian kepadanya.

"Selena, kemarilah, Sayang," panggil Victoria lembut.

Selena menghampiri mereka dan menyapa dengan sopan sebelum duduk di kursi kosong. Jason meliriknya sekilas, memastikan istrinya baik-baik saja, tetapi tidak bertanya apa pun di depan orang tuanya.

Beberapa menit kemudian, Ethan muncul. Ada bekas lebam di wajahnya akibat perkelahian semalam. Ia berjalan menuju meja makan tanpa banyak bicara, lalu duduk berhadapan dengan Jason.

Tatapan Richard langsung tertuju pada wajah putra bungsunya. "Ethan, setelah sarapan, ikut Ayah ke ruang kerja. Ayah ingin mendengar penjelasanmu tentang kejadian semalam."

Ethan mengusap sudut bibirnya yang masih terasa sakit. "Tidak ada yang perlu dijelaskan."

"Jangan menjawab seperti itu!" tegur Richard. "Kakakmu sampai menghajarmu semalam. Ayah ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi."

Ethan melirik Jason, lalu pandangannya beralih kepada Selena. Perempuan itu segera menunduk, tidak ingin bertatapan dengannya.

Melihat reaksi tersebut, Victoria mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres. Ia menyentuh tangan Selena dengan lembut.

"Selena, apa yang terjadi semalam? Apakah Ethan melakukan sesuatu kepadamu?"

Selena terdiam. Jemarinya saling meremas di bawah meja, ia merasa malu harus menceritakan kejadian semalam, apalagi kejadian seperti itu bukan pertama kali nya. Ia takut membuat mertuanya jadi salah paham padanya.

Sementara Jason mengangkat wajah, bersiap menghentikan siapa pun yang mencoba menekan istrinya untuk menjawab sebelum ia siap.

"Aku..." Selena berhenti sejenak. "Ethan masuk ke kamarku semalam. Dia sedang mabuk dan... hampir melecehkanku."

Victoria membelalak. "Apa?"

Richard yang sedang memegang cangkir langsung meletakkannya ke meja dengan keras. Wajahnya berubah tegang, sementara Victoria menatap Selena seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"Selena, kau yakin dengan apa yang kau katakan?" tanya Victoria, suaranya bergetar.

Selena mengangguk kecil.

Richard perlahan menoleh kepada Ethan. Tatapannya tajam, menahan amarah yang nyaris meledak. "Ethan, apa yang dikatakan Selena benar?"

Ethan tidak langsung menjawab. Ia mengusap wajahnya, lalu mengalihkan pandangan. Sikap itu justru membuat Richard semakin marah.

"Jawab Ayah!" Richard membentak hingga semua orang di meja makan terdiam. Ia menarik napas panjang, berusaha mengendalikan dirinya sebelum kembali berbicara.

Richard berdiri dan merapikan jasnya. "Jason, Ethan, ikut Ayah ke ruang kerja. Sekarang."

Jason langsung bangkit tanpa membantah. Sebelum pergi, ia sempat menoleh kepada Selena dan memberikan tatapan singkat untuk meyakinkannya bahwa ia tidak perlu takut.

Ethan menyusul dengan wajah kaku. Richard berjalan lebih dahulu menuju ruang kerja, menahan amarah yang semakin sulit dikendalikan.

Begitu mereka bertiga masuk, Richard menutup pintu dengan keras.

"Jelaskan semuanya," katanya dingin sambil menatap kedua putranya bergantian. "Dan kali ini, jangan ada yang berani menyembunyikan kebenaran dariku."

1
Allea
selena bodoh🤭
Dessy C: iya kak 🤭 pemeran utama versi oon kak 🙈
total 1 replies
Allea
selena kurang tangguhlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!