Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Berkubang Dosa

Wanita Berkubang Dosa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:21.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hawa zaza

"Kamu beneran hamil, Yan?" Herdik Bu Sumi menatap putri kesayangannya.

"Iya, Bu! Yani hamil, gak tau ini anaknya siapa?" Yani menjawab pertanyaan ibunya dengan sikap cuek dan terkesan santai, kehamilan di usia yang masih sekolah tak jadi beban baginya.

"Jangan ngarang, kamu Yan!
Katakan, siapa yang sudah menghamili kamu! Niar ibu dan bapak yang minta pertanggung jawaban dari laki-laki itu!" sungut Bu Sumi dengan wajah yang sudah mengeras menahan emosi juga rasa malu, jika sampai tetangga tau anaknya hamil diluar nikah.

"Gak tau, Bu! Yani melakukannya dengan beberapa orang, tapi Yani mau, Santo yang bertanggung jawab. Dia juga sudah tidur dengan Yani." Yani menatap ibunya dengan tatapan tanpa rasa bersalah.


Yani, gadis kelas tiga SMU yang terjebak pergaulan bebas, hamil diluar nikah tanpa tau siapa bapaknya, membuat orang tuanya kelabakan dan merasakan malu akibat ulahnya, dan laki laki yang dimintai pertanggungjawaban, memilih kabur saat akad akan digelar di KUA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hawa zaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 32

"Mbak Yani juga gak perlu khawatir, nanti setelah bayi itu lahir dan kami akan membawanya pulang, mbak Yani akan kami kasih uang bobok dia juta setengah, sebagai ucapan terimakasih." sambung Bu Rima tenang dan menatap suaminya haru.

"Kalau begitu, kami pamit pulang dulu ya mbak!

Ini ada buah buahan dan susu hamil buat mbak Yani. Dan sedikit uang buat periksa!" Bu Rima menyodorkan dua kantong keresek dan amplop ke arah Yani, disambut dengan suka cita oleh Yani yang langsung merasa senang di dalam hatinya.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

Setelah kepergian dua tamunya. Yani langsung membuka amplop putih pemberian dari calon ibu asuh buat bayinya.

"Wah tujuh ratus ribu, KA!" Yani begitu senang dan menciumi amplop berisi uang, lalu mengambil satu lembar seratus ribuan untuk diberikan pada Ika.

"Ini buat kamu, KA! makasih ya." sodor Yani dengan senyuman sumringah.

"Kok cuma seratus ribu, Yan?

Jam aku yang nyariin orang buat adopsi bayimu itu." Sungut Ika kesal, karena hanya diberi satu lembar saja dari uang yang diberikan oleh calon orang tua asuh bayi yang dikandung Yani.

"Ini kan buat anakku, Ka! Aku juga harus periksa ke bidan nanti sore, agar bayinya juga sehat, dan makan makanan enak." sahut Yani mencebik karena Ika pasti serakah dan ingin bagian lebih, padahal yang mengandung dan yang sengsara dirinya.

"Tau gitu, mana mau aku nolong kamu nyariin orang, nanti aku sudah gak sudi lagi!" balas Ika masih merasakan dongkol luar biasa, harusnya uang itu di bagi separo, agar sama rata karena sama sama bekerjanya, batin Ika kesal.

"Nanti kalau aku dikasih lagi, kamu aku bagi lagi. Kamu tenang saja lah, Ka!" sungut Yani gemas dan tak suka dengan Ika yang terus meminta lebih.

"Aku mau pulang dulu, mau tidur. Pinggangku rasanya sakit sekali. Ini tak kasih buah buahan buat kamu!" Yani meninggalkan buah buahan di meja, di bagi dua dengan dirinya. Tapi Ika hanya mencebik tak suka, berharap Yani masih mau mengasih uang lagi.

Tanpa perduli dengan raut wajah Ika yang masam, Yani pergi begitu saja membawa kantong kresek berisi buat juga susu hamil. Senyumnya terus merekah karena mendapatkan uang secara mudah tanpa harus bekerja keras.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

Harti terdiam, menatap kosong halaman rumahnya. Entahlah tiba tiba hatinya terasa berdenyut nyeri, saat matanya menatap bunga bunga kesayangan nya sudah tak seindah dulu.

Sejak beberapa waktu lalu, bunga bunga di teras rumahnya dihancurkan oleh orang yang tidak tau siapa, karena mereka melakukannya saat tengah malam dan tanpa suara gaduh.

"Siapa ya, yang sudah tega merusak tanaman aku?

Perasaan aku gak pernah punya musuh, dan gak pernah ikut campur dengan urusan orang lain, tapi kenapa masih saja ada orang yang jahil dengan merusak bunga bunga kesayangan aku?" batin Harti menatap sendu pada halaman rumahnya.

Sedangkan Lisa tengah asik dengan laptopnya, membaca dan menulis di salah satu platform dan juga sudah menghasilkan uang meskipun tidak seberapa.

Saat tengah melamun, suara dering ponsel mengangetkan Harti dalam lamunannya.

Terlihat nama Ari yang tengah memanggil.

"Hallo asalamualaikum." sapa Harti lembut dan dengan sikap biasa saja, meskipun tak dimungkiri hatinya menghangat dengan perhatian laki laki yang sampai saat ini masih dia rindukan.

"Waalaikumsallm.

Lagi dimana?" tanya suara bariton di seberang sana, penuh perhatian dan juga masih memendam rasa cintanya untuk Harti di hatinya yang terdalam.

"Di rumah. Ada apa?

kok tumben!" sahut Harti masih dengan suaranya yang lembut dan terdengar tenang.

"Gak papa, aku lagi ingin memastikan kalian baik baik saja. Terus terang, aku jadi cemas setelah ada yang berani merusak tanaman kamu. Entahlah, aku yakin itu perbuatan Yani dan komplotannya itu. Menyebalkan sekali mereka!" sahut Ari dengan suara berat, terdengar ia tengah menarik nafasnya kasar.

"kita gak ada bukti, tidak bisa menuduh orang sembarangan. Biarlah jadi urusan Gusti Alloh." sahut Harti masih berusaha tetap tenang menyikapi segala permasalahan hidupnya, meskipun dalam hatinya merasakan perih luar biasa.

"Satu jam lagi aku akan sampai ke situ, ini masih tengah perjalanan dari Ngadiluwih, aku sudah beli beberapa bunga kesukaan kamu. Dan aku juga sudah minta tukang untuk memasang pagar di rumahmu, mungkin mereka akan sampai sebentar lagi, sambut mereka dan bikinkan kopi ya!" Suara tenang dari Ari membuat Harti terhenyak, perhatian dan keperdulian nya membuka luka itu semakin menganga, sakit dan teramat perih.

"Kenapa kamu lakukan itu, Mas?

Aku takut semua ini jadi fitnah." sahut Harti dengan suara bergetar, tak lagi mampu menahan tangisnya.

"Tolong, biarkan aku melindungi kamu. Aku menyayangimu sampai kapanpun." sahut Ari dengan nada yang terbata, tak sanggup membendung perasaannya. Meskipun sudah menikah dan mempunyai istri, Ari tidak pernah bahagia, istrinya bahkan tidak pernah perduli sama sekali padanya, hanya meminta uang dan menghabiskannya, tanpa mau tau dengan kebutuhan Ari selama ini.

Rumah tangganya hambar, tanpa ada cinta diantara mereka, bahkan istrinya secara terang terangan sudah memiliki lelaki lain. Makanya saat mendengar kabar jika suaminya kembali mendekati mantannya, yaitu Harti. Istri Ari sama sekali tak terpengaruh bahkan tak perduli sama sekali.

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️

jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.

#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)

#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)

#Coretan pena Hawa (ongoing)

#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)

#Sekar Arumi (ongoing)

#Wanita kedua (Tamat)

New karya Hawa

#Negeri dongeng Alisia

#Wanita Berkubang Dosa

#Cinta berbalut Nafsu

Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

1
karissa 🧘🧘😑ditama
perasaan bnyk lah yg tmatan cman sd doang tpi gk lah smpe sebdoh lara ini
karissa 🧘🧘😑ditama
tdak bisa menyalahkan yani,krna dri awal murni mmang slah didikan ortu nya,makan tuh hsil didikan mu
karissa 🧘🧘😑ditama
iblis betina
gaby
Ari pengecut, kalo dia ga stuju harusnya kerjasama saling menolak perjodohan. Bukan malah cm nyuruh Harini. Lagian ga cinta tp ko bisa pny anak 2🤣🤣
Maharani Rania
pelacur ko seleranya rendahan
Maharani Rania
harusnya mati kena azab
Ganuwa Gunawan
oalah kmu lgi hamil toh Harina
Ganuwa Gunawan
Harina kmu salah
belom cerai secara sah kok kmu udah nikah lgi..
pagimna hukum nya tuh...
bahkn bapak kmu ga jdi wali kmu
Ganuwa Gunawan
di nikahin aja toh pak Ari..
biar ga da fitnah..kasihan Ibu nya Lisa
gaby: Nah, aq jg mikir gitu. Katanya dah nikah siri di beberapa bab lalu.
total 2 replies
Ganuwa Gunawan
covok mng s Rudi m s Yani
sebelas dua belas laga m lagu nya kga da yg bener
Ganuwa Gunawan
ya ampun ini s Yani
kga sadar sadar ya
Ganuwa Gunawan
kasihan nasib nya Lara..
suruh kabur aja thor...
suruh k rumah ku..aku ga punya anak perempuan..
Rianti Welys
Thorrr aku gregetan dgn critamu ,,,,sangat baguss seperti benar2 terjadi d dunia nyata...
ttp Semangat ya
Hawa zaza: haturnuhun kak 🙏🤩
total 1 replies
Fatkhan Apdurrohman
ada tobatny ga,
Dwi Fayza
knp klga semua seolah menyalahkan Harina...pdhl Harina berbuat seperti itu krna tau Ari TDK mencintai nya..dan tau kalo Ari masih cinta Sm harti
gaby: Stuju, pdhl dah disebutkan di bab sebelumnya, bila setiap mereka berhubungan badan, suaminya slalu menyebut nama si Janda Harti. Harini salah, tp Ari jauh lebih salah. Bukankah dlm islam, dosa itu merupakan dosa suami jg. Karena sbg suami gagal dlm membimbing istri
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!