Almira wanita berusia 27 tahun belum menikah sehingga sering jadi bahan gunjingan,ia hanya tersenyum tanpa sedikit pun marah karena sudah biasa mendengarnya.Almira hanya pasrah dengan jalan hidupnya. Bagaimana kisah almira apakah ia menemukan pasangan hidupnya?....,akankah ada pelangi setelah hujan?...
jumpa lagi dengan karya ku setelah sekian lama mati suri.Tapi aku tidak janji bisa update setiap hari ya.....Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang receh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
makan siang
Akhirnya Fathir dan Almira sampai disebuah restoran mewah.Almira agak grogi karena ini pertama kali ia makan ditempat semewah ini.Saat sampai Fathir membuka pintu mobil untuk Almira jelas Almira merasa tersanjung diperlakukan seperti itu.
Mereka pun jalan beriringan menuju tempat yang sudah dipesan oleh Fathir.Beberapa orang yang melihat mereka merasa kagum karena pasangan serasi yang laki-laki tampan dan perempuan nya cantik.Bahkan ada yang terlihat iri melihat pasangan ini. Restoran nya memang berada di dalam hotel bintang lima jadi bisa dibayangkan berapa harganya.Menu nya mulai dari menu nasional maupun internasional.
Almira takjub dengan dekorasi nya yang mewah baru pertama kali ia kesini.Sampailah dimeja yang telah dipesan oleh Fathir tempat nya sangat privat.Saat duduk lagi-lagi Almira merasa tersanjung dibuat Fathir dengan menarik kursi untuk Almira serta menggesernya pelan saat Almira ingin duduk.Almira pun mengucap kan terimakasih atas perlakuan Fathir.
" Almira suka kan dengan tempat nya " tanya Fathir saat mereka duduk saling berhadapan.
" Suka mas tempatnya bagus " puji Almira sambil memandang sekeliling tempat.
" Kita pesan dulu menunya tinggal pilih ada menu western juga indonesia " ucap Fathir lagi.
" Almira menu lokal aja mas lebih cocok dilidah Almira " kekeh Almira sambil tersenyum. Fathir pun mengangguk tak lama kemudian datang Waiter
Seorang waiter datang membawa buku menu.Almira dan fathir pun segera memesan menu untuk mereka.Setelah menu nya dipilih waiter pun segera pergi tinggal lah mereka berdua sebelumnya sudah ada sejenis puding di meja mereka beserta minuman sebelum makanan nya tiba.Almira merasa canggung karena bingung mau memulai pembicaraan nya.
" Almira...kalau boleh tahu saat ini apakah ada seseorang yang dekat dengan mu ? " tanya Fathir tiba.Almira yang mendengarnya tentu kaget.
" Maksud mas gini takutnya pacar Almira marah kalau tahu pergi dengan laki-laki lain " ujar Fathir lagi matanya tidak lepas memandang Almira.
" Ngak ada mas kalau Almira punya pacar ngak mungkin nerima ajakan makan dari mas Fathir tapi sebenarnya Almira ngak enak juga pergi berdua gini maunya ada Cyra juga " kekeh Almira lagi.
" Syukurlah kalau gitu berarti masih ada kesempatan " senyum Fathir lagi.
" Ha...." Almira hanya melongo mendengarnya seolah tidak faham maksud dari Fathir.
" Maksud mas ada kesempatan selanjutnya untuk ngakak Almira makan diluar seperti ini " ralat Fathir cepat.Dasar memang duda satu ini langsung gerak cepat.
" Mas mau nanya boleh ? " .
" Mau nanya apa mas ? " tanya Almira penasaran karena terlihat wajah Fathir sedikit serius.
" Kalau seandainya ada seseorang yang menyukai Almira tapi dia mau nya langsung menikah tidak mau pacaran, gimana menurut Almira " tanya fathir sambil memakan puding didepannya. Almira terdiam sesaat dengan pertanyaan Fathir.
" Gimana ya mas susah juga menjawabnya sekarang pria nya mau ngak dengan status Almira yang tidak tahu asal usulnya " balik lagi Almira bertanya.
" Maksudnya apa? " tanya Fathir tak faham.
" Mas ...Almira bukan cucu kandung nenek asal usul Almira tidak tahu dulu kakek yang menemukan Almira dalam keadaan kebingungan apakah Almira anak yang dibuang atau korban penculikan itu tidak diketahui setiap pria yang akan serius dengan Almira pasti berakhir dengan kegagalan.Almira faham mungkin keluarga pria ingin tahu lebih jelas calon istri anak nya.Binti siapa Almira pun tak tahu jadi untuk saat ini Almira tidak berharap banyak yang penting mau menerima keadaan Almira yang tidak tahu asal usulnya " ucap Almira sedih.Fathir yang melihat kesedihan Almira menjadi bersalah.Rasanya ia ingin memeluk Almira dan menghapus kesedihan.
" Maaf Almira sudah membuat dirimu sedih " ucap Fathir dengan rasa bersalahnya.
" Ngak apa mas yang Almira cerita ini memang beginilah keadaannya " kekeh Almira sambil tersenyum ia tidak ingin Fathir merasa bersalah dan bertepatan makanan yang mereka pesan datang.
Bingung nulisnya mau seperti apa masih mikir dulu🤭