Indonesia
NovelToon NovelToon
The CEO'S Speed Limit

The CEO'S Speed Limit

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Raelyn Elamora, mahasiswi cerdas yang keras kepala dan doyan balapan liar, mendadak lemas saat sang papa menjodohkannya demi melunasi utang. Calon suaminya adalah Alvarez Arran Danadiaksa CEO muda super dingin dan cekatan yang menguasai bisnis sekota. Raelyn bersumpah tidak akan tunduk pada si "balok es," sementara Alvarez punya seribu cara pintar untuk menjinakkan istri liarnya. Apakah si kepala batu bisa meluluhkan hati si raja es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 32

Alvarez melipat kedua tangannya di dada, berdiri tegak menjulang di depan Elang dengan karisma mutlak seorang pengusaha kelas atas.

"Saya peringatkan kamu... untuk menjauh dari istri saya," ucap Alvarez perlahan, namun setiap kata yang keluar memiliki intonasi menekan yang teramat berat.

Elang mencoba mengumpulkan kembali sisa-sisa keberaniannya setelah syok melihat bukti cincin tadi. Dia mengepalkan tangannya kuat-kuat, menatap Alvarez penuh dendam.

"Lo pikir gue bakal percaya begitu aja kalau lo suaminya Raelyn?! Paling kalian cuma nikah kontrak atau pernikahan bisnis dari keluarga, kan?!" gertak Elang menebak situasi.

Alvarez tidak memalingkan wajahnya, tatapan matanya tetap sedatar papan bursa efek.

"Saya tidak peduli kamu mau percaya atau tidak dengan status kami. Tapi satu hal yang perlu kamu camkan baik-baik di dalam otakmu... kalau sampai saya melihat kamu berani mendekati, menyentuh, atau mengganggu Raelyn lagi setelah hari ini... saya tidak akan segan-segan untuk membuat kamu menghilang dari tempat ini seutuhnya," ancam Alvarez dengan nada suara yang sangat tenang, namun memiliki daya hancur yang nyata bagi siapa pun yang mendengarnya.

Elang mendengus sinis, mencoba menutupi rasa takutnya yang mulai menjalar di punggungnya akibat aura mengintimidasi dari Alvarez.

"Lo pikir gue takut sama ancaman kosong lo itu, hah?! Gue gak akan pernah ngelepasin Raelyn gitu aja!"

Elang memajukan tubuhnya, menatap Alvarez dengan senyum sombong yang dipaksakan.

"Asal lo tahu ya... gue itu adalah cinta pertamanya Raelyn! Hubungan kita dulu sangat dalam. Bahkan sampai sekarang pun, selama lima tahun gue di luar negeri, Raelyn gak pernah punya pacar lagi selain gue! Bisa lo lihat sendiri kan, seberapa besar cinta dan kesetiaan Raelyn cuma buat gue seorang? Lo itu cuma orang asing yang kebetulan masuk ke hidupnya!" ucap Elang dengan nada sombong, mencoba menyerang titik balik mental Alvarez menggunakan kartu masa lalu.

Mendengar kalimat kesombongan mengenai 'cinta pertama' dan 'kesetiaan lima tahun' yang keluar dari mulut Elang, tangan kanan Alvarez yang berada di dalam saku celananya sempat mengepal kuat-kuat hingga urat-urat tangannya menegang sempurna. Rasa ingin memukul wajah pria di hadapannya ini sangat besar menuntut untuk dilepaskan.

Namun, sebagai seorang Alvarez Arran Danadiaksa yang memiliki pemikiran logis dan tingkat kewarasan yang tinggi, dia tahu betul bahwa melakukan tindakan kekerasan fisik di area kampus hanya akan membuat Raelyn marah besar dan merusak reputasi rahasia pernikahan mereka di depan publik.

Alvarez justru menyunggingkan sebuah senyuman smirk yang teramat meremehkan di bibir tipisnya. Dia menatap Elang dengan pandangan mata yang penuh dengan keangkuhan seorang pemenang sejati.

"Saya tidak peduli dengan apa yang kamu katakan tentang masa lalu," ucap Alvarez dengan suara yang teramat tenang namun menghanyutkan.

Dia menjeda kalimatnya sejenak, menatap Elang dengan kilatan mata yang mutlak.

"Yang perlu kamu tahu dan camkan baik-baik hari ini... Raelyn Elamora itu... adalah istri saya. Milik saya seutuhnya sekarang dan untuk selamanya."

Setelah mengatakan kalimat penutup yang telak menghancurkan seluruh argumen kesombongan Elang, Alvarez langsung membalikkan tubuh tegapnya tanpa menunggu balasan apa pun lagi. Dia melangkah lebar dan mantap menuju mobil sport hitamnya, membuka pintu kemudi, lalu masuk ke dalam kabin.

VROOOMMM!

Mobil sport hitam itu melesat cepat membelah jalanan parkir kampus, meninggalkan Elang yang hanya bisa berdiri mematung sendirian di tengah kepulan asap knalpot dengan wajah yang dipenuhi rasa kekalahan, amarah, dan kecemburuan yang terlambat seumur hidupnya.

1
Muchammad Shobris
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!