Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 32

Sinar matahari pagi menembus dinding kaca penthouse, membiaskan cahaya keemasan di atas meja kerja tempat koper source code Nusantara AI dan tas taktis berisi dokumen operasional Helios tergeletak. Keheningan malam telah berganti dengan kesiapan mutlak.

Maya berdiri di depan cermin besar, merapikan kerah blazer hitamnya yang bergaris tegas. Wajahnya tenang, matanya jernih, dan tidak ada lagi sisa kepanikan atau keraguan. Di pantulan cermin, sosok Leo muncul di belakangnya. Pria itu kembali mengenakan setelan jas hitam yang rapi, tampak begitu karismatik dan sigap sebagai pimpinan tim keamanan tertinggi Maheswari Group sekaligus pelindung sejati yang menggenggam penuh hatinya.

Leo melangkah mendekat, membantu merapikan pin emas simbol Maheswari Group di dada kiri Maya.

"Semua tim hukum, kejaksaan agung, dan otoritas pasar modal sudah bersiap di Maheswari Tower," kata Leo dengan suara rendah yang amat mantap. "Kapal kargo Helios di Tanjung Priok resmi disita jam empat pagi tadi. Vanguard dan seluruh jaringannya sudah diproses di bawah pengamanan ketat tim bayangan saya."

Maya menoleh, menyentuh lengan tegap Leo seraya menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan kepercayaan. "Hari ini, kita selesaikan semuanya sampai tuntas."

Pukul 09.00 WIB, suasana di lobi utama Maheswari Tower mendadak gempar. Ratusan awak media, wartawan finansial, dan pengamat hukum telah berkumpul memadati area ruang konferensi pers. Isu mengenai penangkapan Hendra Maheswari pasca-RUPS kemarin dan penghentian mendadak operasi Konsorsium Helios telah menjadi berita utama di seluruh media nasional maupun internasional.

Maya melangkah masuk ke dalam aula utama dengan langkah yang begitu anggun dan penuh wibawa. Di samping kirinya, Leo berjalan dengan ketepatan taktis seorang pengawal pribadi utama, memancarkan aura intimidatif yang membuat barisan pengawal media mundur memberikan jalan.

Saat Maya berdiri di balik mimbar utama, puluhan kilatan lampu kamera menyambar bertubi-tubi. Maya tidak sedikit pun gentar. Dengan gerakan yang sangat tenang, ia menyalakan mikrofon.

"Selamat pagi," suara Maya bergema jernih di seluruh ruangan. "Hari ini, Maheswari Group berdiri untuk menyampaikan transparansi mutlak kepada publik dan para pemegang saham."

Maya mengodekan tangannya. Di layar proyektor raksasa di belakangnya, tim hukum Maheswari Group mulai menayangkan dokumen-dokumen terenkripsi yang didapatkan Leo dari pos komando Helios di Tanjung Priok.

"Berkas yang Anda lihat di layar adalah bukti transaksi ilegal, alur dana sabotase, serta upaya pencurian aset intelektual Nusantara AI yang melibatkan mantan direksi kita, Hendra Maheswari, bersama entitas asing Konsorsium Helios," tegas Maya. "Pagi ini, Kejaksaan Agung bersama Kepolisian RI telah resmi membekukan seluruh aset Helios di Indonesia dan memproses ekstradisi bagi seluruh agen asing yang terlibat."

Seruan kaget dan bisik-bisik riuh langsung memenuhi aula konferensi pers. Bukti-bukti yang dibeberkan sangat solid, rapi, dan tak terbantahkan sebuah eksekusi hukum yang begitu bersih dan mematikan.

Di sudut ruangan, beberapa sekutu tersisa dari kubu Hendra yang mencoba hadir tampak memucat pasi. Mereka menyadari bahwa dalam hitungan jam, surat penangkapan bagi mereka juga akan segera diterbitkan.

Dari samping mimbar, Leo berdiri mengawasi seluruh sudut ruangan. Matanya yang tajam bagai elang menyapu setiap pergerakan orang di dalam aula, memastikan tidak ada satu pun ancaman tersembunyi yang bisa mendekati istrinya. Namun di balik ketajaman itu, ada rasa bangga yang pekat saat melihat Maya menguasai panggung dengan dominasi mutlak.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!