cinta datang membawa kebahagiaan dalam hidup begitu juga kepergiannya membawa luka akan kah cinta tersebut akan berbuat adil dengan DEALISA
berawal dari kisah segitiga yang rumit dan berakhir tragedi membuat dealisa harus berpindah ke masa lalu menepati tubuh putri seorang duke bernama monalisa yang harus mati dengan tragis akibat keserakahan adik tirinya
akan kah dealisa menemukan cinta sejatinya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon desi 20@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. solusi atau ancaman
semua mata tertuju pada ku mereka begitu kaget mendengar ucapan ku yang begitu sangat tidak dimengerti oleh mereka
ya wajarlah kan dunia kita berbeda aku dari masa depan mereka adalah pembuat sejarah
'' lisa maksud kamu apa.''ucap ayah
'' maaf ayah lisa cuma salah ngomong maaf ya semua maaf yang mulia hamba hanya salah ngomong saja.''ucap ku kesal dan menggaruk kepala ku tidak gatal
'' bisa2 ini mulut main nyerocos aja kan urusan nya jadi ribet.''batin ku
'' itu bukan salah berbicara lady monalisa coba jelaskan pada ku tentang apa yang kau katakan tadi sepertinya kau mempunyai solusi dari masalah ini.''ucap raja andres
'' maaf kan putri hamba yang mulia hamba mohon ampunan dari yang mulia karena putriku telah lancang berbicara seperti itu.''ucap duke wiliam
'' tidak duke wiliam putri mu tidak ber salah dan tidak perlu meminta ampunan dari ku bagimana apa kau mau menjelaskan atau kau mau aku hukum karena telah membuat kerusuhan di pengadilan tinggi ini.''ucap raja
andres
yang membuat ku sedikit kesal
''itu maksudnya apa deh minta solusi apa mau ngancem sih kalau kejadian ini terjadi di negara +62 udah di bully tuh raja.''batin ku dongkol
'' maaf yang mulia atas ke lancangan hamba tapi sebenarnya yang mulia meminta solusi atau mau mengancam hamba.''ucap ku spontan
yang membuat semua orang yang berada diruangan ini terkejut dengan ucapanku
'' monalisa jaga ucapan mu kamu sekarang kamu sedang berada di pengadilan tinggi apa lagi kamu sedang berbicara dengan seorang raja yang harus dihormati.''ucap duke wiliam geram
sedangkan raja andres hanya tersenyum penuh arti
'' dia berbeda dan berbakat aku suka''.batin raja yang tertarik dengan kecerdasan monalisa
'' ayah apa yang salah dengan perkataan monalisa.aku hanya menyampaikan pendapat apa salah, sekarang kalian fikir kalian yang membutuhkan solusi atas masalah ini harusnya kalian bersikap baik dan menghargai orang yang memberikan kalian solusi untuk kalian bukan dengan cara mengancam.''ucap ku kesal
'' baiklah lady monalisa apa yang kau mau jika kau bisa memberikan solusi untuk masalah ini.''ucap raja andres mantap
'' untuk saat ini hamba belum membutuhkan nya yang mulia tapi hamba akan memintanya nanti.''ucap ku lagi
''baiklah jika itu mau kamu lady jadi bagaimana apa sekarang kau bisa menjelaskan.''ucap nya lagi
aku pun berdiri dan beranjak kedepan peta dan menjelaskan setiap detail semua perkataan yang kukatakan tadi
dan membuat mereka tercengang mendengar setiap ide yang aku keluarkan
setelah presentasi selesai seluruh orang yang berada disitu pun bertepuk tangan serentak
'' aku tak menyangka duke wiliam putrimu sungguh jenius maka dari itu 2 hari yang akan datang lady monalisa pangeran alvins dan tuan fransis akan ke kota yusan untuk memulai semua rencana yang sudah lady monalisa katakan dan lady monalisa lah yang akan memimpin semua pembangunan ini.''ucap raja andres
'' baik yang mulia ''ucap ku dan kedua orang yang ditunjuk secara serempak
'' karena solusi telah didapat kalian boleh meninggalkan ruangan ini.''ucap raja andres
semua orang yang berada di pengadilan tinggi pun meninggalkan ruangan pertemuan begitu juga aku dan ayah ku
'' lisa apa boleh ayah bertanya.''ucap ayah
'' apa yah apa ada masalah.''ucap ku
'' kamu tau semua itu dari mana sayang bukan kah selama ini kau hanya didalam rumah saja.''ucap ayah
'' aku membaca banyak buku ayah.''ucapku bohonh
'' ya kali bilang kalau aku dari masa depan hello mau buat sapi ngamuk mana ada yang percaya dengan omongan ku.''batin ku
saat kami sedang berbicara pangeran mesum itu datang kearah ku
aku pun panik ya bukan panik juga tapi malu apalagi mengingat kejadian kemarin
aku pun berlindung dibelakang ayah.ayah yang melihat tingkah aneh monalisa pun mengerutkan kening apa lagi melihat pangeran devandra ke arahnya
''apa yang sebenarnya yang akan dilakukan pangeran mesum itu sih apa dia tidak puas menggangu ku.''batin ku
like like like