haiyy... ini novel pertama aku ya, mungkin nnti ada bnyak typo. mohon di maklumi ya.
syifa putri ardiyanti wijaya, anak satu-satunya dari pasangan ardiansyah wijaya dan riyanti wijaya.
syifa anak yg cukup cantik, putih, pinter dan mandiri.
Dia tinggal hanya bersama kedua orang tua nya, hidup dengan bahagia dan harmonis, smpai Akhirnya tuhan mengambil mereka berdua di hari yang sma hanya berselang beberapa jam, dan seketika dia kehilangan Dua orang yang sangat berarti dalam hidup nya.
Disisi lain ada Rendi yang sempat koma setelah mengalami kecelakaan, yang setelah sembuh membuat nya trauma dan hampir gila karena kehilangan kekasih yang dia cintai, sampai akhirnya dia bertemu dengan syifa yang mampu membuat dia move on dari masa lalunya
Tapi semuanya tak berjalan dengan mulus dan indah, Disaat hubungan mereka semakin dekat, malah terjadi kesalah pahaman diantara mereka.
Syifa kaget saat dia tau orang yang telah menempati ruang dihatinya itu, adalah orang yang menyebabkan kematian kedua orang tuanya.
penasaran? bagaimana syifa menjalani hidupnya tanpa kedua orang tua nya
dan apakah syifa bisa bisa memaafkan dan menerima Rendi setelah dia tau jika Rendi adalah penyebab kematian kedua orang tua nya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rina agustini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siasat Tasya 2
Akhirny Rendi mengiyakan, lalu dia berdalih bilang ngantuk, Agar Tasya berhenti berharap balasan dari nya
^^^Rendi^^^
^^^okeh.^^^
^^^sudah dulu ya. aku ngntuk^^^
Tasya
iya kak, selamat bobo.
semoga mimpi indah
makasih kak.
Rendi bergidik ngeri saat melihat notif dari Tasya, seperti melihat sesuatu yang menyeramkan atau menjijikkan, Ntah kenapa dia tak pernah tertarik dengan sikap Tasya bahkan dia ilfil.. Padahal, Tasya jauh lebih cantik dan kaya bahkan dia memiliki segalanya. hingga membuat nya nyaris sempurna.
***
Malam berlalu, dan matahari sudah mulai menampakkan sinar nya. Baru saja Syifa selesai mandi. ponsel nya sudah bergetar ternyata pesan masuk dari Tasya
Tasya
fa, jangan lupa nanti kabarin ya. kapan kamu bisa menemui ku.😊
"pagi-pagi begini dia sudah mengingatkan ku, aku makin penasaran, sepenting apa sih yang ingin di katakan nya" ucap Syifa
^^^Syifa^^^
^^^nanti siang, InsyaAllah bisa sya.^^^
^^^nanti ada waktu 1 jam an sebelum aku ngajar privat.^^^
Tasya
okeh,, ku tunggu, nanti kabarin aja.
^^^Syifa^^^
^^^bagaimana kalau sekalian makan siang Sya.?^^^
Tasya
boleh tuh,, mau makan dimana?
^^^Syifa^^^
^^^terserah kamu aja Sya. aku Acc aj^^^
Tasya
baik fa... nanti aku share lock tempat nya.
^^^Syifa^^^
^^^iya Sya, udah dulu ya. aku mau siap-siap.^^^
Tasya
okeh..!!
Saat Syifa mau menutup aplikasi WhatsApp nya tiba-tiba matanya tertuju pada pesan chat Rendi yang ternyata sudah terbaca dan belum di balas nya.
"Astaga, tadi malam aku lupa balas chat nya, kalau aku balas sekarang gimana ya" gumam syifa
"ya gak papa, lebih baik di balas dari pada gak sama sekali" jawab Syifa pada diri nya sendiri
"tapi bukan kah, sudah gak asik bangat, kalau sekarang baru balas, terus aku harus balas apa lagi coba" ucap Syifa lagi
"udahlah, ngapain gengsi gitu sih, ya tinggal balas aja, bilang minta maaf, apa susah nya sih.. orang gampang gitu di bikin susah sendiri." jawab nya lagi
"tapi kan...."
"gak usah tapi-tapi an, siapa tau Rendi tadi malam nungguin balasan kamu, tapi malah kamu read doang dan kamu malah masih online, gimana kalau dia salah paham, dan beranggapan yang tidak tidak." jawab nya lagi
"ya biarin aja, itu urusan nya. mau berpikir apapun tentang aku, lebih baik aku siap-siap aja"
Syifa pun mengambil baju yang tersusun rapi dalam lemari nya. lalu memilih setelan outfit dengan Sweater rompi warna pink dan dipadukan dengan kaos putih, Rok pink dan kerudung putih. yang membuat nya semakin terlihat sederhana, elegan, kalem tapi ber damage saat di pakai nya.
Setelah selesai berpakaian, dia pun mengambil 2 buah roti tawar, lalu mengoleskan selai rasa coklat caramel.
"okeh,, sekarang saat nya sarapan dulu, terus baru berangkat kuliah" ucap Syifa pada diri nya sendiri.
Syifa pun memakan Roti, dengan segelas susu. belum habis Roti yang ada di tangan nya, matanya tertuju pada jam tangan yang ada dipergelangan tangan nya.
"Astagfirullah, udah setengah delapan ajah, aku harus buru-buru kalau tidak ingin terlambat" ucapnya
Syifa langsung cepat-cepat menghabiskan Roti nya sambil berjalan mengambil buku dan tas nya, lalu mengeluarkan motor bebek kesayangan nya,
Saat dia menghidupkan motornya, dia sempat melihat dirinya di kaca spion motor nya, yang ternyata dia tak memakai helm.
Dengan cepat Syifa masuk lagi kedalam rumah dan mengambil helm.
Namun saat dia ingin membuka pintu, dia baru sadar jika kunci rumahnya ada bersama dengan kunci motor nya, yang di gabung nya menjadi satu gantungan.
"Astagfirullah, kunci nya.. aduh bisa bisa nya aku lupa gini, bikin ribet sendiri, pengen cepat malah bikin terlambat kan" omel nya pada diri nya sendiri.
Dia pun kembali mengambil kunci nya lalu cepat-cepat membuka pintu dan masuk mengambil helm.
Setelah semua sudah lengkap, dia pun. meninggalkan rumah nya, lalu melaju ke arah tempat dia kuliah sekarang.
15 menit kemudian
"fa... Syifa....." teriakan seseorang
Baru saja Syifa memarkirkan motor nya, tiba-tiba ada yang berteriak memanggil namanya. saat dia menoleh kebelakang ternyata Serlina sudah ada di belakang nya dengan tersenyum
"kamu yang teriak-teriak tadi" tanya syifa
"menurut mu siapa, kan cuma ada aku disini" jawab Serlina
"ya, siapa tau, ada setan kepagian nongol terus manggil- manggil gue hehe.." ucap Syifa lalu tersenyum
"jahat bangat sih fa, gak ada louh.. setan secantik gue inih" ucap Serlina gak terima di katakan setan
"lagian kebiasaan jelek di pelihara" ucap Syifa
"hehe.. maafin aku ya Syifa cantik yang baik hati, rajin dan suka menabung" ucap Serlina
"nah.. ini nih pasti ada mau nya.. sekarang masih ada 10 menit sebelum pak dosen masuk. masih ada waktu buat menyalin tugas" ucap Syifa
"makasih fa, kamu emang teman ku ter the best" puji Serlina
"hemmm.. ayok kita masuk" ajak Syifa yang sudah tau kebiasaan temannya itu, yang jarang sekali mengerjakan tugas dan hobby nya menyontek hasilnya dengan Syifa.
"Yok..." Serlina langsung menggandeng tangan Syifa dan berlalu meninggalkan parkiran motor
***
jam sudah menunjukkan 12:25..
"Baiklah, pelajaran hari ini, sampai disini dulu, nanti kita lanjutkan di pertemuan berikutnya" ucap pak budi dosen ekonomi
"akhirnya selesai juga semua mata kuliah hari ini" ucap Syifa lalu dia memasukkan buku dengan cepat-cepat
"fa, sebelum pulang, kita makan siang bareng yok" ajak Serlina
"Aduh, lain kali aj ya lin, aku sudah ada janji soalny" tolak Syifa
"janji.. ada janji dengan siapa fa..??" tanya serlina penasaran
"ituh, Tasya tiba-tiba ngajak ketemuan berdua, katanya ada yang pengen di kasih tau ke aku, aku duluan ya lin." jelas Syifa lalu dia berdiri dan berjala meninggalkan Syifa.
^^^Syifa^^^
^^^Sya, aku sudah selesai kuliah.^^^
^^^sekarang di mana ketemuan nya.^^^
^^^share lock ya.^^^
Tasya
okeh, aku share lock ya.
^^^Syifa^^^
^^^baiklah, aku OTW sekarang.^^^
Setelah tau dimana titik lokasi yang di maksud Tasya, Syifa langsung melajukan motor nya ke arah alamat yang di maksud, dengan menggunakan google map.
hanya butuh 10 menit, Syifa sudah berada di tempat yang di tuju, dia pun memarkirkan motor nya lalu berjalan masuk kedalam sebuah restoran yang cukup mewah.
Dari jauh, Tasya melihat 2 orang lelaki dan wanita sedang duduk berdua makan layaknya sepasang kekasih.
Semakin dekat, semakin Syifa mengenali 2 orang itu, mereka tak lain adalah Tasya dan Rendi.
Syifa pun mempercepat jalan nya, ingin memastikan apakah benar laki-laki itu adalah Rendi. namun saat dia sudah lebih dekat dia tabrakan dengan seseorang hingga membuat nya terjatuh.