Pembaca akan dihadapkan pada dunia yang penuh dengan rahasia gelap dan intrik yang tak terduga. WOLK, sebuah organisasi yang beroperasi dalam bayangan dan menjalankan agenda mereka di balik layar, menjadi pusat perhatian dalam cerita yang mendebarkan ini.
Tidak banyak yang diketahui tentang WOLK, kecuali bahwa mereka merupakan kekuatan yang kuat dan misterius. Di balik tirai rahasia mereka, organisasi ini mengendalikan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia, mempengaruhi jalannya sejarah, dan menjalankan operasi yang tak terlihat oleh mata dunia.
Pada intinya, novel ini mengikuti jejak seorang protagonis yang menemukan dirinya terlibat dengan WOLK. Saat ia mulai menggali rahasia organisasi ini, ia menyadari bahwa WOLK memiliki jaringan yang kompleks, agen-agen yang tak terduga, dan tujuan yang misterius. Melalui serangkaian petualangan yang berbahaya, protagonis berusaha untuk mengungkap kebenaran di balik WOLK dan menghadapi konsekuensi yang mungkin tak terduga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rey_arh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 33 - Bryan calon penguasa organisasi WOLK benua putih
Sepekan setelah pertarungan dengan Viktor akhirnya Bryan terbangun. Alice yang selalu menemaninya tampak tertidur disamping ranjang Bryan. Bryan yang melihat Alice sangat senang karena pertama kali yang dia lihat adalah Alice disampingnya setelah tak sadarkan diri yang cukup lama.
Dia mendapatkan perawatan di rumah sakit khusus organisasi WOLK. Rumah sakit dengan teknologi tinggi yang mampu memberikan perawatan khusus anggota organisasi WOLK. Alice pun terbangun setelah menyadari Bryan sudah bangun dari tidurnya.
“Hai Bryan, bagaimana keadaanmu sekarang? Apakah kau masih merasa sakit?” Tanya Alice yang penasaran.
“Aku merasa baik-baik saja Alice. Bagaimana denganmu? Aku lihat kau tertidur disampingku.” Tanya Bryan sambil tersenyum.
“Aku baik-baik saja Bryan. Aku terus menunggumu disini sampai kau bangun.” Gumam Alice.
“Ah iya bagaimana dengan Viktor? Aku ingat telah mengalahkannya, apakah dia melarikan diri, Alice?” Tanya Bryan yang penasaran.
“Tenanglah Bryan, kau tidak usah memikirkannya, dia sudah aku penjarakan di Asylum Six.” Jawab Alice sambil menenangkan Bryan.
“Bagus, setelah ini aku akan keluar dari rumah sakit dan menanyainya. Apakah kau menghubungi paman Beny?” Tanya Bryan.
“Ya aku memberitahukan paman Beny mengenai keadaanmu. Dan sekarang paman Beny sedang dalam perjalanan kemari.” Jawab Alice.
“Baiklah Alice, terima kasih kau sudah merawat dan memperhatikanku. Entah bagaimana hidupku tanpamu Alice.” Ucap Bryan yang sembari memuji Alice.
Mendengar pujian dari Bryan membuat wajah Alice merah merona. Dirinya senang mendengarnya namun merasa malu walaupun dia sangat suka dengan Bryan.
“Baiklah Bryan, sebaiknya kau beristirahat dulu agar kau cepat pulih. Aku akan menunggumu di Asylum Six, dan disana kita akan menanyai Viktor.
“Baiklah Alice, aku akan banyak istirahat dan makan sehingga aku cepat pulih dan bisa bersamamu lagi.” Jawab Bryan dengan penuh semangat.
Setelah Bryan beristirahat, Alice segera pergi dari rumah sakit dan kembali ke markas. Disana dia bertemu dengan Steven. Mereka berdua merencanakan untuk menyerahkan organisasi WOLK benua putih kepada Bryan. Mereka akan menunggu Bryan sembuh dan memberitahukannya.
Aliansi organisasi WOLK yang tergabung dari beberapa organisasi WOLK seluruh benua mereka bubarkan dan kembali ke benuanya masing-masing.
Steven dan Alice mengatakan kepada seluruh pemimpin untuk selalu bersatu apabila ada ancaman yang akan menghancurkan organisasi WOLK dan juga akan memberikan bantuan kepada organisasi WOLK lainnya apabila membutuhkan bantuan. Mendengar ucapan ini tentunya para pimpinan organisasi WOLK benua lainnya sangat senang, dan tenang.
Alice juga mengatakan untuk selalu bekerja sama dalam sumber daya antar organisasi sehingga siapapun anggota organisasi WOLK dimanapun dan ke benua manapun akan mendapatkan sumber daya, menggunakan sumber daya dari organisasi WOLK untuk kepentingan organisasi.
Dengan kepemimpinan Alice akhirnya organisasi WOLK seluruh dunia yang tadinya mengalami perpecahan menjadi bersatu kembali. Mereka sepakat untuk tidak melihat perbedaan, namun membantu sesama khususnya organisasi WOLK.
Alice meminta kepada semua pimipinan organisasi WOLK di seluruh benua untuk menggunakan kembali prinsip organisasi WOLK ketika baru pertama kali di bangun yaitu saling membantu sesama organisasi, saling membagi informasi dan sumber daya demi memajukan kekuatan dan kehebatan organisasi WOLK.
Para pemimpin organisasi WOLK yang melihat tujuan Alice setuju, dan mereka mengikuti keinginan yang ditunjukan oleh Alice. Kesepakatan ini disetujui bersama oleh seluruh pemimpin organisasi WOLK.
“Baiklah, aku berterima kasih kepada kalian semua yang sudah membantu untuk mengalahkan organisasi WOLK benua putih pimpinan Magnus. Namun sayangnya kita tidak berhasil menangkapnya.” Ucap Alice.
“Berdasarkan informasi yang aku dapatkan, Magnus sedang menyusun kembali kekuatannya dengan membuat sebuah organisasi baru yaitu World United Global atau WOG.” Ucap Steven.
“Aku tidak tahu dengan kalian semua para pimpinan organisasi WOLK, namun aku akan bersiap untuk melawannya apabila dia hendak menyerang organisasi WOLK kembali.” Ucap Alice yang bersemangat.
“Aku akan ikut membantu dan berperang untukmu Alice.” Ucap Steven yang mendukung perkataan Alice.
“Kami juga akan bergabung denganmu Alice. Kami para pimpinan organisasi WOLK benua hijau, kuning, dan hitam akan mendukungmu.” Jawab para pimpinan organisasi WOLK benua lainnya.
Mendapatkan dukungan seratus persen dari seluruh pimpinan organisasi WOLK membuat Alice yakin apabila terjadi perang lagi dengan Magnus, maka Magnus tidak akan bisa mengalahkannya. Alice juga berharap dengan dukungan dan kerjasama penuh antar organisasi WOLK di seluruh benua akan mampu menghambat dan memperkecil gerakan organisasi WOG buatan Magnus.
Dengan semakin kuat dan eratnya persatuan yang dilakukan oleh seluruh pimpinan organisasi WOLK akan membuat mereka semua menjadi semakin kuat dan berkuasa di dunia. Tentunya setiap organisasi memiliki aturan yang saling mengikat satu dan yang lainnya.
Mereka akan selalu mendukung setiap benua untuk selalu bertahan dan menyerang kepada siapapun musuh yang berani menantang organisasi WOLK.
Sementara di sisi lain, Magnus sibuk dengan merekrut orang-orang di organisasinya. Dia mengharapkan dengan rekrutan barunya dia bisa segera mengalahkan organisasi WOLK dan menguasai seluruh benua.
Kegagalannya dalam memecah belah organisasi WOLK seluruh benua membuat dirinya dendam terhadap Alice, Steven dan Bryan. Dia juga telah kehilangan orang kepercayaannya yaitu Viktor semenjak pelariannya dari benua putih.
Paman Beny yang mendapatkan kabar dari Alice mengenai Bryan sehingga dia masuk rumah sakit langsung menuju ke markas organisasi WOLK benua merah di Khadaton Merak. Bryan di rawat dirumah sakit khusus yang berada di markas organisasi WOLK benua merah. Mendapatkan berita bahwa Bryan terluka parah membuat dirinya cemas dan ingin melihat kondisinya saat ini.
“Hai nona Alice, apa kabar? Sudah lama kita sudah tidak bertemu.” Sapa paman Beny ketika menemui Alice.
“Hai paman Beny, Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu? Aku lihat paman semakin bugar saja.” Jawab Alice kepada paman Beny.
“Ya sekarang aku rajin berolahraga dan berlatih beladiri untuk persiapan apabila nantinya ada musuh yang datang menyerang dan kondisiku cukup mampu untuk menghadapi mereka.” Jelas paman Beny.
“Wow..hebat sekali paman. Aku benar-benar takjub dengan semangatmu.” Balas Alice.
“Bagimana kondisi tuan Bryan saat ini nona Alice?” Tanya paman Beny.
“Sekarang kondisinya sudah makin membaik, dia sudah sadar paman.” Jawab Alice yang melegakan kecemasan paman Beny.
“Apa yang sebenarnya terjadi Alice? dan mengapa tuan Bryan sampai terluka parah?” Tanya paman Beny yang penasaran.
“Bryan terluka akibat pertarungannya dengan Viktor, tangan kanannya Magnus. Sepertinya ada suatu dendam dalam diri Bryan yang dilampiaskan kepada orang itu paman.” Jelas Alice.
“Viktor? Hm..sepertinya aku mengenal nama itu di suatu tempat, dan terasa tidak asing nona Alice.” Ucap paman Beny.
“Apa..Benarkah itu paman? Apakah kau mengenal Viktor?” Tanya Alice yang penasaran.
“Aku pernah mendengar nama Viktor dari ayah tuan Bryan. Kalau tidak salah Viktor mengajari ayah tuan Bryan untuk bertarung.” Jawab paman Beny.
“Viktor dan ayah tuan merupakan teman dan rekan di tempat kerjanya. Kabarnya ayah tuan Bryan mati karena kecelakaan.” Jelas paman Beny lagi.
“Apakah mungkin Viktor terlibat dengan kematian ayah Bryan, paman?” Tanya Alice lagi.
“Entahlah nona Alice, aku tidak mengetahui hal itu. Namun mendengar ceritamu mengenai tuan Bryan dan Viktor bertarung mati-matian, sepertinya tuan Bryan mengira Viktor adalah pembunuh ayahnya.” Jelas paman Beny.
“Apa!! Kalau itu benar, maka itu menjelaskan kemarin Bryan ingin membunuh Viktor.” Gumam Alice.
“Mungkin lebih baik kita menanyakan saja kepada tuan Bryan, nona Alice.” Ucap paman Beny.
“Baiklah paman, setelah Bryan lebih sehat dan kuat aku akan menanyakan kepadanya.”
Pembicaraan Alice dan paman Beny sangat mengejutkan mengenai Viktor dan Bryan. Mereka masih penasaran dengan kejadian sebenarnya dari pertarungan Bryan dan Viktor. Mengetahui hal ini membuat Alice penasaran dengan yang sebenarya terjadi kepada Bryan, ayahnya dan juga Viktor.
Apakah benar Viktor yang membunuh ayahnya Bryan? Dan apakah benar ayahnya Bryan mengetahui rahasia Magnus sehingga dia mati terbunuh? Lihat terus kelanjutannya di chapter selanjutnya.