Hukum tidak berpihak pada Anggita, jadi aku yang akan jadi hukumnya. Satu misi yang menjadi tujuanku hancurkan Arvin Teriaz. Aku Nabila Azzahra, topengku sekretaris, senjataku kode. Rencana sempurna begitu sempurna sampai Galen Teriaz, dokter yang membenci darahnya sendiri, mengulurkan tangan dalam misiku.
Apakah misi mereka berhasil dalam, menghancurkan seorang Arvin Teriaz ?
Baca selengkapnya !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33 PERANG TERBUKA
“Jangan berharap jalan hidupmu akan sama dengan orang lain. Setiap orang memiliki jalan kehidupan yang unik dan penyelesaian masalah yang berbeda-beda. Just be yourself”
\_ Nabila Azzahra \_
"Kadang tanpa disadari kita mengeluh, menggerutu, dan mencaci keadaan yang sedang kita alami. Teramat sering kita menghakimi diri sendiri. Padahal, sikap tersebutlah yang ternyata menambah beban menjadi makin berat saja"
\_ Anggita Larasati \_
"Kesulitan yang datang hari ini bisa menjadi kekuatanmu di masa akan terasa lebih ringan ketika kita belajar menerima hal-hal yang tidak bisa diubah"
\_ Galen Teriaz \_
Berita konferensi pers itu kayak bom, karena 3 hari berturut-turut TV datang untukonasi 200 juta masuk. Polda janji ‘Sastro akan kami tangkap 1x24 jam, tapi janji polisi kalah cepet sama paniknya penjahat.
Selasa pada jam 2 siang, di kantor polda. Sastro di borgol, dan duduk di ruang interogasi.
"Siapa yang nyuruh kamu ngawasin Rumah Singgah?" Tanya Penyelidik
"Gak ada" Jawab Sastro
Tiba-tiba lampu mati.
BRUK !
Pintu didobrak.
3 orang bertopeng masuk, dan terdengar tembak ke atas.
DOR ! DOR !
"LEPASIN DIA!" Teriak Salah satu dari mereka
Dalam 2 menit Sastro udah di mobil, dan di bawa Kabur.
Penyidik teriak di HT
"BURON LEPAS! BURON LEPAS!"
*****
Sedangkan di tempat lain, ponsel Galen bunyi.
Bu Dewi [Galen! Sastro kabur! Katanya mau ke Cisarua!]
Galen langsung berdiri [SIAGA! SEMUA MASUK! KUNCI GERBANG!]
Jam 5 sore, jalan menuju Cisarua Nabila dari pasar sambilawa rujak karena bumil itu sedang ngidam. Nabila tidak menyadari jika mobilnya dari belakang ada Avanza hitam, yang mengikutinya.
Nabila langsung nelpon Galen
Nabila [Sayang, ada yang ngikutin aku]
Galen di rumah. Langsung lari [JANGAN BERHENTI! KE POS BRIMOB!]
Avanza terusngebut dan nyalip mobil lain, Sastro turun sambil membawa pistol di tangannya. "BERHENTI NABILA!" Teriak Sastro
Nabila banting stir dan masuk gang …
DOR …
Peluru kena spion.
Galen dateng dari arah berlawanan pake motor.
`BRAKK!`
Galen teriak
"BILA KELUAR!"
Nabila lari kearah Galen dan memeluk, Sastro mengarahkan pistolnya kea rah Nabila dan Galen arahin pistol.
"MATI KALIAN!" Sarkas Sastro
`DOR!`
Brimob dari atas menggunakan hellycopter
"TANGAN DI ATAS!" Teriak sambil turun
Sastro lari ke hutan, karena takut di tangkap brimob. Galen peluk Nabila kenceng, lalu ngecek perut istrinya.
"Kamu gak apa-apa kan? Dedeknya ?" Tanya Galen
Nabila gemetar
"Gak. … gak apa-apa... tapi..." Jawab Nabila terbata-bata tak lama
BRUK …
Nabila terjatuh pingsan, karena perutnya terasa kram dari tadi di tahan olehnya dan berakhir pingsan tak tertahan lagi.
“Sayang, buka mata kamu. Kita akan kerumah sakit sekarang” Ucap Galen sambil menepuk pipi istrinya
*****
Rumah sakit, pukul 8 malam di IGD. Dokter dengan cepat mengUSG kandungan Nabila
"Pasien pingsan karena kaget, dan mengalami dehidrasi tapi bayi aman dan detak masih normal" Jelas Dokter
"Tuhan, terima kasih" Ucap Galen
Berita: `SINDIKAT BRAM KEMBALI BERAKSI, IBU HAMIL JADI SASARAN`
Trending lagi. #TangkapSastro
*****
Kamis, pada pukul 10 pagi hakim melakukan sidang darurat
"Karena terdakwa mengancam saksi, masa tahanan Bram diperpanjang" Putus Hakim
Sedangkan di Rumah Singgah sekarang kayak markas, anak-anak latihan evakuasi tiap pagi. Nabila duduk di teras sambil ajut baju bayi kecil, karena dokter sudah memperbolehkannya pulang.Galen duduk di sebelah, sambil membaca Alkitab
"Mazmur 91:1. `Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi...`"
“Semoga anak kita selalu kuat, menghadapi segala marabahaya” Ucap Nabila
“Amin” Jawab Galen