Indonesia
NovelToon NovelToon
Mereka Mengganti Calon Suami Ku

Mereka Mengganti Calon Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Penyelamat
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33 kedatangan Mama Mertua

    Siang aku makan dengan gado gado yang aku pesan di foodcourt mas Arya pesan nasi rawon kalau siang dia tidak mual hanya pagi saja dia mual dan muntah,

" Alhamdulillah mas bisa makan dek, bentar lagi mas kerumah sakit ya jenguk bayinya Arief dan mengantarkan hadiah itu" kata mas Arya

     Selesai makan aku sholat dulu, kamudian kembali ke kafe dan jaga di kasir. Mas Arya pergi ke rumah sakit dia jenguk bayi berniat sendirian, dan kafe di titipkan ke aku.

    Karena ini week end jadi mall ramai orang berkunjung mungkin sekalian belanja karena ini tanggal muda.

    Aku nanti belanja juga ah besok kan mertuaku datang, aku nggak pernah belanja bulanan, paling juga beli telor ,minyak goreng satu liter saja cukup untuk satu bulan. karena aku nggak pernah memasak, tapi apa ya yang ku beli, oh ya aku beli susu untuk ibu hamil, tapi tunggu suamiku datang dulu.

  Sekitar jam tiga mas Arya datang dari menjenguk keponakannya

" Bagiamana mas keponakan kami cantik pa nggak?" tanyaku

" Cantik banget dek kulitnya putih,bersih dan hidungnya mancung" jawab mas Arya.

" tadi aku ketemu papa dia titip salam kamu katanya kalau tender lagi kamu suruh ngalah" kata mas Arya

" Aku sudah ngalah malah bikin harga lebih tinggi, aku mengutamakan kwalitas dari sebuah bangunan biar tahan lama" jawabku

" Jangan ngalah dek, kamu bikin yang bagus kalau harga kan bersaing" kata mas Arya

" iya lah mas, aku kerja di mana itu yang aku bela" jawabku

" Mas aku ke supermarket sebentar ya mau beli susu hamil" izin ku

" Ayo ku antar jangan pergi sendirian tapi kita sholat ashar dulu ya " kata mas Arya

    Kami pun sholat ashar dulu, selesai sholat aku pun ke supermarket, aku belanja beras lima kilo, gula, minyak susu, camilan. Biscuit dan kebutuhan lain.

    Mas Arya membawa belanjaan kami di masukan ke mobil dan aku kembali ke kafe sambil bawa camilan yang tadi aku beli

    Aku kembali duduk di kasir pengunjung. semakin ramai jadi lumayan repot mas Arya juga ikut melayani dia ikut sebagai barista, dengan karyawanya setelah pergantian shift, dua karyawan sudah pulang sekarang tinggal dua orang penggantinya.

     Pukul sembilan malam kafe kita tutup kemudian kami pulang, kami mampir di angkringan karena mas Arya ingin makan nasi bakar dan minum wedang ronde, he he rupanya dia lagi ngidam, rupanya yang punya angkringan tetangga mas Arya di desa jadi mereka berbincang santai membicarakan masa kecilnya.

" Kamu meskipun anak orang kaya, kamu nggak pilih pilih teman Ar, istrimu lebih baik dari pada Lilis, dia ketus sama kami orang miskin" kata totok teman mas Arya.

" Iya tok, kalau istriku yang ini cerdas dan terampil tidak jaim, dia apa adanya mau di ajak hidup sederhana sekarang dia sudah hamil dua bulan" kata mas Arya.

" Selamat ya Ar kamu sebentar lagi punya anak, kalau aku sudah punya dua" kata totok

    Selesai makan kami pulang dan mas Arya bayar makanan,

" Kembaliannya buat anakmu tok" kata dia

" Terima kasih Ar,kamu tetap baik sepeti ndoro mama" kata totok, ada ada aja para tetangga kalau memangil Mama.

   Kami sampai apartemen sudah malam , tadi sudah mandi di mall jadi kami tingal ganti baju dan sikat gigi, kami pun tidur, seperti biasa mas Arya tidur memeluk ku, dan sekarang lagi mengelus perutku yang masih rata.

     Pagi aku bangun sholat subuh, biasa mas Arya muntah lagi jadi aku bikin teh jahe buat dia biar tidak mual lagi.

" ini mas teh ya" kata ku

" Terima kasih dek, sini duduk dekat mas" kata dia. Aku pun duduk dekat dia dan dia menciumi Aku katanya biar tidak mual.

" kamu nggak usah ikut ke kafe, nanti Mama datang ke sini" kata mas Arya

" Oh ya mas belanjaan kita masih di mobil ya" kata ku

" Bentar mas ambil, sekarang mas masih lemes habis muntah, mas di kerjain sama anak mas nih" kata dia sambil mencium perut rata ku

" Masih rata sayang, ini juga masih dua bulan" jawabku

" Iya tapi sudah pinter,mengerjai papinya" kata dia sambil tersenyum

   Mas Arya mengambil belanjaan yang tertinggal di mobil aku kedapur katanya mas Arya ingin minum kopi jadi aku bikinkan di cangkir kecil sesuai request beliau.

" Mas aku masak apa ya buat mereka nanti" tanyaku

" Mama bilang kamu nggak usah masak mereka bawa bekal,mungkin bentar lagi mereka datang" jawab mas Arya

" Malu mas masak mertua ke sini nggak di kasih suguhan" kata ku

" Mereka nanti bawa oleh oleh dan itu yang kita suguhkan ke mereka" jawabnya tengil

" Mas kamu ini tengil, pelit atau keterlaluan" kata ku

" Ayo kita beli kue, buat suguhan Meraka" kata mas Arya

    Karena masih pagi aku belanja kue saja di pasar , aku beli jajan pasar saja ada pastel, risoles, bolu gulung, dan lemper.

   Aku beli lontong sayur, karena melihat ramainya pembeli sepertinya enak,dan aku beli lontong dan sayurnya di pisah

Mas Arya menunggu di parkiran, aku samperin dia

"Ayo pulang mas, kita sarapan lontong sayur" ajakku

" iya aku beli aku pisah lontong dan sayurnya sekalian beli kerupuk" jawabku.

Kami sampai di apartemen, mas Arya membantu membawa. belanjaan ku dan kami pun masuk.

" Mas mau lontong sayurnya, aku buatkan ya" kata ku

"Iya mau tapi mas minta disuapi jadi adek bikin satu piring saja nanti kalau kurang tambah lagi" kata dia manja

"Mas ke kafe jam berapa?" Tanyaku

" Kemarin aku bilang ke karyawan,kalau aku datang agak siang jadi mereka kau suruh buka dulu, mas berangkat nunggu mereka datang" jawab mas Arya

Aku makan lontong sambil menyuapi mas Arya, ternyata enak lontong sayurnya gurih dan creamy.

" Enak dek pasti tadi antri ya?" tanya mas Arya

"Iya mas makanya aku penasaran, kapan kapan aku beli lontong kikilnya" kata ku

" Iya dek masakan nya enak,pasti lontong kikilnya enak" jawab mas Arya

Sekitar jam delapan yang di tunggu datang, aku membukakan pintu untuk mereka,kerena mas Arya mandi dan siap siap mau berangkat ke kafe.

Mama memeluk dan menciumi wajahku juga mengelus perutku dengan gembira aku pun menyalaminya dan mencium punggung tangan beliau, termasuk bi Rahayu dan pak Samsul ku cium juga punggung tangannya, karena mereka sudah di anggap orang tua sendiri oleh mas Arya. Mas Arya keluar dari kamar sudah ganteng dan wangi.

" Aden semakin ganteng sekarang" kata pak Samsul

" Iya dengan rambut pendek dan kulitnya semakin putih pasti non Nadia pinter merawat Aden" kata bi Rahayu

" Iya dong bi aku sekarang, pakai skincare dan bodycare biar kulitku lebih putih, masak istriku di lirik dan di kasih senyuman sama Arief terus" jawab mas Arya

" kamu cemburu le?" tanya mama sambil mencium anak lelaki kesayangannya

" Iya ma, mana Arief selalu memperhatikan dan tersenyum pada istriku lagi" kata dia sambil manyun

" Tapi ma aku nggak meladeni mas Arief kok cintaku hanya untuk mas Arya seorang" jawabku

" Kamu dengar lho dia cinta nya hanya pada kamu seorang emang kapan kalian bertemu dengan Arief?" tanya mama

" Waktu tender ma, dan pas aku periksa di klinik kita ketemu, Amelia mau lahiran, kemudian dia di rujuk ke rumah sakit" jawabku

" Istrinya di rujuk ke rumah sakit eh dia malah kasih senyuman ke istri ku apa itu nggak nantang namanya" jawab mas Arya dengan semangat

" Mama senang, anak mama yang cuek sama perempuan bisa cemburu juga, kalian sudah jenguk keponakan kalian, cewek atau cowok?" tanya mama

" Nadia nggak boleh ikut ma, jadi mas Arya yang menjenguk sendirian dan memberi hadiah" jawab ku

" ya sudah kamu nggak usah cemburu nanti ditertawakan anakmu yang di perut Nadia" kata mama

" Anak Arya selalu ngerjain papinya ma, masak tiap pagi mual,muntah dan lemas tiap siang ingin makan rujak dan berebut dengan maminya" jawab dia antusias

" kamu sudah sarapan itu mama bawa makanan banyak" kata mama

" Sudah ma tadi di suapi sama Nadia" jawab mas Arya

Aku menyuguhkan kue yang tadi aku beli di pasar ku buatkan teh hangat dan kopi buat pak Samsul kalau bi Rahayu lansung ke dapur sepetinya menyiapkan sarapan buat kami.

Bersambung.

1
Noor hidayati
up lagi thor
Miftahul Khoiriyah: masih belum bisa 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Sri Supriatin
Sehat2 terus bumil n lanjut thor🙏🙏🙏
Miftahul Khoiriyah: 😍😍😍😍😍😍😍😍👍👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Sehat dan sukses selalu , tidak ada proyek yang tidak memuaskan klien
Miftahul Khoiriyah: terima kasih
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga rencana pembuatan pabrik Copi dan coklat serta rest area segera terwujud Nadia, juragan mertua dan Mas Arya.Ini Arief dan istrinya kok tidak muncul
Miftahul Khoiriyah: terima kasih doa dan dukungannya kakak
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga pekerjaan dan rezeki lancar Nadia
Miftahul Khoiriyah: 😍😍😍😍😍👍👍👍👍
total 1 replies
Sri Supriatin
semoga rezekimu lancar terus Nadia🙏🙏🙏
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih doa terbaiknya
total 1 replies
Rubi Yati
namanya og berubah ubah sih thor🤭
Miftahul Khoiriyah: maaf sebenarnya sudah di perbaiki
total 1 replies
Dilla Fadilla
kutunggu karmanya Arief cs n Amelia jalang thor😡
Miftahul Khoiriyah: siap 😍😍😍😍
total 1 replies
sunaryati jarum
Sukses selalu, kapan Arief dan istrinya,mertua perempuan dan Wicaksono dapet karmanya
Miftahul Khoiriyah: ikuti terus nanti pasti ada karmanya
total 1 replies
sunaryati jarum
Katanya Arief kaya kok anaknya mau dititipkan mertua tidak diasuh baby sister.Untuk bayar hutang nggak minta Arief,malah kerja.
Miftahul Khoiriyah: nanti ada lanjutan ceritanya
total 1 replies
sunaryati jarum
Arief yang dibanggakan karena kekayaan akan makin habis karena selalu kalah tender dengan perusahaan tempat Nadia bekerja,yaitu mantan istri Wicaksono ayah Arief
Sri Supriatin
Tks double upnya thor 👍👍🙏🙏
Miftahul Khoiriyah: sama sama 😍😍😍😍😍
total 1 replies
Sri Supriatin
Semoga sukses rancangan hotelnya Nadia 👍👍🙏🙏🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih doanya
total 1 replies
Noor hidayati
double up thor
Miftahul Khoiriyah: sip 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
Sri Supriatin
Jadi ngiler pengen lontong kikil, kalau pulkam sy suka cari sate kikil bumbu kuning di Bogor kenangan masa kecil n asinan Bogor👍👍😍😍
Miftahul Khoiriyah: he he pasti enak
total 1 replies
Sri Supriatin
Betul bi Rahayu pasangan yg serasi n harus dinikmatin 🙏🙏🙏
Miftahul Khoiriyah: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat
Noor hidayati
jangan jangan lilis juga datang ke situ karena sudah dipesan sama papa mertuanya nadia
Sri Supriatin: Namanya bos kelebihan duit🤭🤭🤭
total 2 replies
Sri Supriatin
Hebat nian juragan mamah, hidup fi ndeso tapi berkelas 🙏🙏👍👍
Miftahul Khoiriyah: iya dong dia banyak gelar
total 1 replies
sunaryati jarum
Semangat balas dendam pada orang - orang yang membuang kalian.Emak tunggu hasilnya
Miftahul Khoiriyah: 👍👍👍👍👍👍👍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!