kecelakaan tunggal yang membuat nya tewas, di rencanakan oleh orang yang selama ini begitu dia sayangi. demi harta, mereka tega melenyapkan lili tanpa perasaan sedikit pun. hal itu membuat lili bukan nya mati, malah terjebak di tubuh sang Antagonis. lili tak menyangka harus menjalani hidup di sebuah wilayah kekaisaran kuno, bagaimana lili akan bertahan, apakah lili sanggup menjalani peran yang di dapatkan nya untuk bertahan hidup? saksikan terus cerita lili dalam menjelajahi wilayah kuno tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab.33 kebenaran tentang jendral pei
Di Kediaman sang jendral pula, saat ini beliau telah sadar dan membuka mata seketika. Para pelayan yang melihat sang jendral telah sadar, langsung berantusias dan langsung memanggil tabib Untuk memastikan kondisi sang jendral saat ini.
"Bagaimana kondisi jendral pei tabib?" tanya Gopi yang merupakan salah satu orang kepercayaan sang jendral.
"Bagus, peningkatan tubuh nya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Jamu yang dibuat oleh yang mulia ratu benar benar sangat ampuh." ucap sang tabib yang mengatakan kebenaran nya.
Gopi menghela nafas lega, dan merasa berhutang Budi dengan sang ratu saat ini. Berkat beliau, kondisi jendral pei mengalami peningkatan dan sembuh lebih cepat dari biasanya.
Gopi termenung seketika. Dia masih mengingat jelas, tentang bagaimana perjuangan jendral pei untuk bisa menaklukkan wilayah kutub Utara. Tapi segerombolan orang orang itu, malah membuat nya terluka. Entah siapa yang berkhianat dari para anggota prajurit nya itu.
"Jendral, akhirnya jendral sadar juga."ucap nya dengan tersenyum lebar saat melihat jendral pei yang terbangun dari tidur nya.
"Apakah ini di paviliun ku Gopi?"tanya nya kepada Gopi.
"Benar jendral. Sudah beberapa hari jendral tak sadarkan diri." ucap Gopi yang menjelaskan
"hmmm, kepala ku terasa berat saat ini." gumam nya yang memegang kepala nya yang tampak terasa berat.
"Sebaiknya jendral beristirahat lah terlebih dahulu, tabib menyuruh jenderal untuk tidak melakukan hal yang berat berat."
"Bagaimana kondisi para prajurit itu?'tanya nya yang masih berempati terhadap para prajurit yang membantu nya hari itu.
"Sebagian ada yang terluka parah jendral dan sebagian lagi ada yang meninggal!"
jendral pei menghela nafas berat nya. Dia bertindak terlalu gegabah, dan membuat beberapa dari prajurit nya terluka parah.
"Baiklah, aku akan pikirkan strategi lagi untuk bisa menaklukkan wilayah kutub Utara itu!"
"Jendral, apakah sebaiknya jendral beristirahat terlebih dahulu?" ucap Gopi yang masih begitu khawatir dengan kondisi jendral pei.
"Aku tak akan biarkan wilayah itu jatuh ke tangan musuh Gopi!"
"Tapi jendral sudah melakukan apapun untuk Kerajaan ini. jendral bahkan tak mementingkan keselamatan jendral sendiri!" ucap Gopi yang tak ingin jendral nya terus menerus merasa bersalah dengan kaisar kian.
Mendengar hal itu, jendral pei terdiam sambil termenung seketika. Banyak hal yang bahkan tak bisa dia lakukan saat ini. Hubungan nya dengan kaisar negri ini masih sangat baik baik saja. Ada hutang Budi yang membuat nya harus bertindak seperti ini. Kalau saja tak ada hutang Budi itu, mungkin dia tak akan bertindak sejauh ini.
"Jendral, ada sesuatu yang kemungkinan besar akan membuat pemikiran jendral akan berubah." ucap Gopi yang mengatakan hal yang cukup serius.
" Apa maksud mu Gopi! Katakan dengan jelas!" ucap nya dengan nada datar.
"Ini tentang hubungan antara jendral dan juga kaisar di masa lalu." ucap nya yang sedikit ragu ingin memberikan nya atau tidak.
Gopi menyerahkan sebuah surat usang itu, dan memberikan nya kepada jendral pei. awalnya dia akan memberikan surat itu nanti, tapi saat memikirkan bahwa ini adalah waktu yang tepat, jadinya dia tanpa basa basi langsung menyerahkan dan ingin jendral pei tau tentang kebenaran yang sebenarnya terjadi.
jendral pei membaca surat itu dengan tatapan datar nya. Pada isi surat di atas menunjukan bahwa dia lah pewaris kaisar yang sebenarnya dari kaisar Roy dan juga ratu Elizabeth. Tapi saat itu, posisi kerajaan PHILADELPHIA ini lagi tak baik baik saja. beberapa dari rakyat mulai terkena sebuah penyakit aneh, sehingga membuat mereka menuntut pertanggungjawaban terhadap pihak istana untuk menurunkan bantuan nya.
tetapi sampai detik detik para rakyat mulai tak berdaya, pihak istana sama sekali tak ada menurunkan bantuan sedikitpun. rakyat begitu emosi, dan kecewa terhadap kaisar Roy. dan melakukan sebuah tindakan agresif kepada pihak istana untuk menurunkan kaisar Roy sebagai kaisar di negri Philadelphia ini.
padahal sebenarnya yang terjadi, kaisar Roy dan juga ratu Elizabeth sudah begitu banyak memberikan bantuan terhadap para korban yang terkena dampak penyakit tersebut. Tapi adik nya Kris dan juga istri nya Wei melakukan sebuah intrik istana secara diam diam untuk menghasut para petinggi kerajaan . Agar berpihak kepada mereka berdua. Intrik yang mereka lakukan benar benar berhasil sehingga kaisar Roy dan juga ratu Elizabeth dipandang buruk oleh rakyat Philadelphia.
Semua bantuan yang mengalir dari kaisar Roy dan juga ratu Elizabeth, di manipulasi oleh adik kandung kaisar Roy sendiri. Beliau mengamankan barang barang itu di gudang penyimpanan.
Pada saat para rakyat melakukan pemberontakan terhadap istana, kaisar Roy yang memang sudah kehabisan bahan baku saat itu, tak berdaya. Rakyat emosi dan tak ingin mendengarkan nya lagi. oleh sebab itu, tahta nya di turunkan secara tiba tiba oleh para petinggi kerajaan.
Dan saat tahta nya di copot, adik nya Kris langsung melakukan sebuah konspirasi untuk membuat para rakyat percaya dengan nya.
meneruskan tahta yang seharusnya bukan milik nya, dan mengambil jatah rakyat yang seharusnya dibagikan.
"Turun turun turun!"
"Lebih baik turun tahta, dibandingkan harus melihat penderitaan rakyat kembali!" teriak para rakyat Philadelphia itu
"Berikan hak kami. Pihak istana benar benar tak punya hati. kami benar benar kelaparan saat ini." teriak mereka yang menggema di aula istana. Tapi tetap beberapa prajurit tetap berjaga dan tetap siaga agar para rakyat tak berkerumunan di sana.
Para rakyat langsung protes di gerbang istana. mereka tak perduli tentang kehormatan kaisar lagi. yang mereka pikirkan adalah cara bertahan hidup dari kelaparan dan juga penyakit yang mematikan ini.
kaisar Roy dan juga ratu Elizabeth benar benar mengalami hal buntu dan tak ada satu orang pun yang membantu
diam diam Kris dan juga Wei mengirimkan bantuan kepada para rakyat PHILADELPHIA secara diam diam. Tujuan nya tetap untuk mencari simpati rakyat agar para rakyat itu mendukung nya sepenuhnya.
"Yang mulia, bagaimana ini?" ucap ratu Elizabeth yang tampak cemas dengan kemarahan rakyat.
"Semua nya hancur berantakan. Rakyat begitu emosi terhadap kerajaan. Dan mereka ingin menggulingkan kekuasaan kaisar!' ucap ratu Elizabeth dengan nada lesu nya. Saat itu dia telah melahirkan seorang pangeran yaitu
Tok...tok...tok..cklek... Ratu Elisabeth langsung membuka pintu
kaisar Roy tampak diam sambil memikirkan cara untuk menemukan jalan keluar nya. tatapan nya berubah menjadi datar, saat salah satu orang kepercayaan nya memberitahukan tentang pangeran kriss yang bertindak untuk menyingkirkan nya.
"Brak.....kurang ajar!" pekik nya dengan emosi yang membara.
tatapan kekecewaan yang dirasakan oleh kaisar Roy terhadap adik nya benar benar sangat dalam. Tak menyangka bahwa pangeran kriss telah menyusun rencana untuk menjatuhkan tahta nya.
nah lo bang kai mulai.. mulai kepo sama ratu lili🤭🤭🤭