Indonesia
NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dewa Pedang

Reinkarnasi Dewa Pedang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bajing33

Di puncak kejayaannya, Ye Xuan — dijuluki Dewa Pedang Sembilan Langit — nyaris mencapai keabadian sejati setelah tiga abad menempa jalan pedang tanpa tanding. Namun pada malam pendakiannya, saudara seperguruan yang paling ia percaya menikamnya dari belakang, bersekongkol dengan kekuatan tersembunyi yang selama ini bergerak dalam bayangan. Jiwanya tercerai-berai, terlempar melintasi ruang dan waktu selama tiga ratus tahun.
Kini, jiwa itu terbangun di dalam tubuh Lin Mu, putra bungsu Klan Lin yang dianggap sampah — pemuda tujuh belas tahun dengan meridian yang rusak parah, sasaran hinaan seluruh kota kecil di Perbatasan Utara, dan baru saja dipukuli setengah mati oleh tunangannya sendiri dari Klan Zhao di depan umum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bajing33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 — Persiapan ke Lembah Kegelapan

Keputusan Lin Mu untuk menjelajahi Lembah Kegelapan tidak ia ambil sendirian. Malam itu, ia mengumpulkan Han Zhengyu dan Su Wan di kebun bambu dekat Aula Pedang, menceritakan semua yang ia temukan di arsip sekte—termasuk, untuk pertama kalinya, sebagian dari kebenaran tentang identitas aslinya yang selama ini ia sembunyikan.

"Jadi kau benar-benar Dewa Pedang Sembilan Langit yang legendaris itu," Han Zhengyu bergumam setelah mendengar seluruh cerita, wajahnya campuran antara takjub dan tak sepenuhnya terkejut. "Sejujurnya, ini menjelaskan banyak hal yang selama ini membingungkanku tentangmu."

"Kau tidak marah aku merahasiakannya selama ini?" Lin Mu bertanya.

"Marah?" Su Wan tertawa kecil. "Aku hanya semakin terkesan. Dan semakin ingin membantumu menyelesaikan urusan yang belum tuntas ini."

"Aku akan pergi denganmu ke Lembah Kegelapan," Han Zhengyu berkata tegas, tak memberi ruang untuk dibantah. "Kita sudah melewati terlalu banyak bersama untuk membiarkanmu menjelajahi wilayah berbahaya itu sendirian."

"Aku juga," Su Wan menambahkan. "Ilusi cahayaku mungkin berguna menghadapi formasi qi kacau yang katanya menyelimuti wilayah itu."

Lin Mu menatap kedua sahabatnya dengan rasa terima kasih yang mendalam, sesuatu yang jarang ia rasakan sejak kejatuhannya tiga abad lalu—dukungan tulus dari orang-orang yang memilih berdiri di sisinya bukan karena kewajiban atau kepentingan, melainkan karena persahabatan murni.

Keesokan harinya, Lin Mu membawa temuannya pada Xuan Bo dan dewan tetua sekte, meminta izin resmi serta dukungan logistik untuk ekspedisi ke Lembah Kegelapan. Berkat status barunya sebagai simbol Aliansi Tiga Sekte, permintaan itu disetujui lebih mudah dari yang ia perkirakan.

"Aku akan mengabari Tetua Agung Puncak Kilat dan Lembah Naga tentang temuanmu," Xuan Bo berkata setelah mendengar seluruh laporan. "Jika benar salah satu dari Tujuh Bayangan pernah beroperasi di sana, ini menjadi kepentingan bersama seluruh aliansi, bukan hanya pencarianmu semata."

Ia menyerahkan sebuah peta kuno yang disalin dari arsip sekte, menandai jalur teraman menuju Lembah Kegelapan serta beberapa pos pemeriksaan Aliansi Kota yang bisa mereka singgahi di sepanjang perjalanan.

"Wilayah itu terkenal karena formasi qi alaminya yang kacau," Xuan Bo memperingatkan. "Kompas kultivasi biasa tidak akan berfungsi dengan baik di sana, dan indra qi kalian mungkin akan mengalami gangguan serius jika tidak berhati-hati. Aku akan memberikan kalian beberapa jimat pelindung yang bisa membantu menstabilkan persepsi kalian di tengah kekacauan itu."

Selama beberapa hari berikutnya, Lin Mu, Han Zhengyu, dan Su Wan mempersiapkan diri secara matang—mengumpulkan bekal, mempelajari peta dengan seksama, dan berlatih tambahan untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi wilayah yang bahkan sekte-sekte besar jarang berani menjelajahinya.

Lin Mu juga menyempatkan diri mengirim surat kepada Lin Wan, menceritakan sebagian rencananya tanpa mengungkap terlalu banyak detail berbahaya, memastikan keluarganya tidak akan terlalu khawatir dengan kabar yang mungkin sampai lebih lambat dari biasanya selama ekspedisi ini.

Ia juga menghubungi Jiang Ling, yang kini telah naik status menjadi murid dalam berkat kerja kerasnya sendiri selama beberapa bulan terakhir, menawarkan kesempatan untuk turut serta jika ia berminat.

"Aku ingin sekali," Jiang Ling berkata dengan mata berbinar saat mendengar tawaran itu, "tapi aku rasa kekuatanku belum cukup untuk wilayah berbahaya seperti itu. Aku akan tinggal di sini, mendoakan kalian, dan berlatih lebih giat agar suatu hari bisa benar-benar berguna dalam ekspedisi semacam ini."

"Kau sudah cukup berguna hanya dengan menjadi sahabat yang jujur pada dirimu sendiri," Lin Mu menjawab hangat, menepuk pundak Jiang Ling. "Jaga dirimu baik-baik, kami akan kembali dengan selamat."

Pada pagi keberangkatan, seminggu setelah keputusan itu diambil, Lin Mu, Han Zhengyu, dan Su Wan berdiri di gerbang selatan Sekte Awan Putih, ransel dan bekal lengkap tersampir di punggung masing-masing, jimat pelindung dari Xuan Bo terikat aman di leher mereka.

"Berhati-hatilah," Xuan Bo berkata, wajahnya penuh kekhawatiran yang jarang ia tunjukkan secara terbuka. "Dan jika situasi menjadi terlalu berbahaya, jangan ragu untuk mundur. Kebenaran tentang masa lalu tidak sepadan jika harus dibayar dengan nyawa kalian bertiga."

"Kami akan berhati-hati, Tetua," Lin Mu menjawab, membungkuk hormat sebelum berbalik menghadap jalan panjang yang membentang ke arah selatan, menuju wilayah yang selama ini hanya ia dengar lewat cerita dan legenda.

Ketiga sahabat itu melangkah bersama, meninggalkan ketenangan Pegunungan Awan Putih di belakang mereka.

1
Ilham Yono
mulai ada titik terang
semngat thor/Determined/
Ilham Yono
hem ...cukup menegangkan/Determined/
Ilham Yono
👍👍👍👍👍 good
Ilham Yono
langkah cerdik🤯
Ilham Yono
alur cerita bagus ..laut cerita yang runtut, tidaknyerlalu cepat dan tidak lambat juga..nice story
Ilham Yono
nice ude, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh
Aisyah Suyuti
seru
Ilham Yono
di tunggu Thor lanjutannya
Ilham Yono
ada ancaman tersembunyi
Ilham Yono
fightings
Ilham Yono
good battle
Ilham Yono
finely
Ilham Yono
musuh yang bergerak dibalik bayangan/Grimace//Joyful/
Ilham Yono
hem...aula bayangan... Shadow recruit
Ilham Yono
aula bayangan muncull assassin's mo yin
Ilham Yono
feeling good
Ilham Yono
bahaya mengintai
Ilham Yono
good feeling
Ilham Yono
hem/Facepalm//Determined/
Ilham Yono
hem.....musuh bergerak dalam bayangn/Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!