Indonesia
NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Mafia Wanita

Pembalasan Sang Mafia Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Balas Dendam / Mafia / Kultivasi
Popularitas:69.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nani O Miteiru?

Time Travel? Ke tubuh putri sampah? Lalu diknianati oleh keluarganya hingga meninggal? Yang benar saja!

Karena sekarang Xia Yu, seorang mafia wanita dari zaman modern yang mengisi tubuh ini maka jangan harap mereka yang mengkhianati dan memperlakukan pemilik tubuh ini dengan buruk akan selamat dari pembalasannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani O Miteiru?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari yang Ditunggu-tunggu

WARNING! 18+++🔞🔞🔞

Tidak disarankan untuk dibaca bagi yang berumur 18 tahun!

...----------------...

Inilah hari dimana seluruh anggota keluarga dan seluruh manusia yang ada di kediaman Jendral Jing sibuk sejak pagi-pagi buta dan matahari pun belum muncul.

Hal itu tidak hanya berlaku di kediaman Jendral Jing saja, tetapi juga di istana kerajaan, tempat para anggota keluarga kerajaan berada.

Hari apa lagi? Ya hari yang ditunggu-tunggu semuanya. Hari pernikahan putri satu-satunya Jendral Jing, Jing Mei Lan dengan pangeran kerajaan ini, Pangeran Mi Hao.

Kediaman kedua keluarga yang akan mengikat janji suci pernikahan ini sudah sangat sibuk mengurus segala sentuhan terakhir untuk acara besar mereka ini.

Percayalah bahkan Putri yang diakui satu-satunya milik Jendral Jing itu sudah mulai didandani sejak pagi-pagi buta, bahkan ayam pun belum berkokok.

Sementara di kediaman Pangeran Mi Hao pun sama. Pangeran sendiri sedang mencoba baju pernikahannya saat ini.

Para pelayan mondar-mandir di dalam kediaman masing-masing. Raut kebahagiaan yang mendalam menghiasi wajah setiap orang yang ada di kedua kediaman tersebut.

Jangan tanyakan soal Raja dan Ratu yang amat senang melihat putra kedua mereka pada akhirnya bisa melepas status lajangnya setelah takut tak jadi menikah karena tunangannya mendadak hilang lebih dari setengah tahun lalu.

Meski Raja dan Ratu tidak mengetahui bahwa sebenarnya itu terjadi karena campur tangan anak mereka sendiri, makanya mereka sangat senang ketika adik Jing Xia Yu, Jing Mei Lan mengajukan diri untuk menggantikan posisi kakaknya sebagai tunangan dan akan menjadi calon istri anak keduanya ini.

Amat mengasyikkan membayangkan seperti apa ekspresi mereka dan apa yang akan mereka lakukan ketika mengetahui kejahatan anaknya? Hahaha.

Pada nyatanya suasana sibuk seperti ini juga berlaku untuk seluruh kerajaan ini.

Banyak rakyat yang menyambut hari bahagia ini, meski tentu bagi beberapa rakyat yang mengetahui sifat asli mereka hanya menunjukkan sikap berpura-pura senang agar tidak terkena masalah lagi dengan mereka yang memiliki status itu.

Seluruh jalan ibukota telah dibersihkan dan dirapikan.

Ah jangan lupa sudah didekorasi juga hingga satu jalan luas telah bisa membawa pawai iring-iringan sang pengantin nantinya.

Pagar pembatas agar tak ada penonton (rakyat yang menonton mereka) yang melewati batasnya dan menyusahkan pawai iring-iringan pengantin tersebut menuju altar pernikahan.

Para rakyat diharuskan menutup tokonya. Begitupula para bangsawan, khusus hari ini semua dibebastugaskan dan harus menyaksikan pernikahan pangeran kedua kerajaan ini dengan salah satu putri Jendral -eh salah, seharusnya satu-satunya putri Jendral yang terkenal itu.

Kereta kuda para pengantin sudah disiapkan. Sebuah kereta mewah berlambang kerajaan ini, kerajaan Mi.

Kuda yang digunakan untuk menarik kereta pun kuda terbaik di kerajaan ini berwarna emas dengan surai putih yang tak kalah indahnya.

(Mohon maaf ini hanya khayalan author, jadi sepertinya tak ada visualnya. Mohon untuk membayangkan sesuai keinginan saja pokoknya kuda mewah deh hehehe :v)

Kembali ke kediaman Pangeran Mi Hao yang masih menampilkan sang mempelai pria, Pangeran Mi Hao tepatnya, sedang memasang aksesoris untuk upacara pernikahannya dibantu oleh tangan kanannya selama ini, Ji Ji.

"Jadi bagaimana penampilanku saat ini Ji?" Tanya sang pangeran kepada tangan kanannya itu.

"Sempurna pangeran, akan lebih sempurna lagi jika pangeran bisa diam dan membiarkan saya memasang pernak-pernik terakhir ini." Jawan sang tangan kanan dengan datar dan serius.

"Yah, kau memang selalu seperti ini Ji. Itulah yang kusuka darimu."

Ah ternyata pangeran ini semacam playboy pemirsa. Bahkan sang tangan kanannya sendiri yang merupakan seorang wanita pun pada akhirnya tak bisa lepas.

Dan sang tangan kanan hanya memutar bola matanya, kemudian menjawab dengan datarnya "Yang Mulia Pangeran. Tolong Anda perhatikan tata krama Anda. Saat ini Anda sudah akan menikah hanya dalam hitungan beberapa jam ke depan bersama putri Jendral Jing, Jing Mei Lan."

"Tolong jangan lupakan, bahkan Anda rela menyingkirkan kakaknya yang seharusnya menjadi tunangan Anda demi Jing Mei Lan ini." Lanjutnya lagi tanpa sedikitpun rasa takut.

Memang selain mereka sebagai pelaku utama, hal terlarang itu hanya diketahui oleh Ji Ji sang tangan kanan pangeran, juga Ibu Jing Mei Lan sendiri, Su Ran Ran.

Sekejap kemudian sang pangeran berhenti menggoda tangan kanannya itu. Dan memilih diam seribu bahasa karena tak ingin cerita itu sampai ke telingah ayah dan ibunya.

"Sebaiknya kau tetap tutup mulut dan biarkan ibu dan ayah tak mengetahui hal ini. Atau kau tahu bukan apa yang bisa aku lakukan?" Ancam si pangeran terhadap Ji Ji, si tangan kanannya sendiri.

"Yeah, kurasa kau tak akan berani melakukan apapun terhadapku bukan? Atau kau sudah tak sayang dengan status dan kedudukanmu lagi?" Balas Ji Ji meremehkan si Pangeran.

Merasa kesal, pada akhirnya si pangeran menghentikan tangan Ji Ji yang sedang memasang pernik terakhir di bajunya itu, dan membawa tubuh Ji Ji ke hadapannya.

Ia memeluk pinggang Ji Ji dengan erat dan meniup telinganya. Juga berkata, "ingatlah aku bisa melakukan yang lebih dari ini kalau kau tak mau menurut padaku. Dan aku bisa memfitnahmu sebagaimana aku memfitnah Jing Xia Yu bersama Jing Mei Lan."

"Ah aku juga bisa mendapatkan kenang-kenangan yang lebih dari tubuhmu ini." Lanjut Pangeran Mi Hao dengan tatapan yang melecehkan lawan bicaranya saat ini.

Ah pangeran satu ini ternyata memiliki ifat mesum juga. Tidak mengherankan dia lebih memilih Jing Mei Lan yang lebih terawat dan menggoda daripada Jing Xia Yu si sampah itu dengan wajah yang sangat buruk karena tak pernah berseka, em berdandan maksudnya.

Sementara Ji Ji hanya tersentak dan terdiam terpaku menatap betapa beraninya Pangeran Mi Hao padanya. Memang ia belum ada setahun-dua tahun ini bekerja menjadi tangan kanan Pangeran Mi Hao, itu pun karena titah Raja dan Ratu.

Meski ia, bisa bersikap seenaknya membantah perintah pangeran namun itu terbatas, ada beberapa hal yang tak bisa ia laporkan dan tak bisa ditolak juga perintahnya, salah satunya saat kasus Jing Xia Yu yang menghilang dulu.

Karena saat itu pangeran hanya meminta dia mencarikan para bandit lelaki tua untuk mengerjai Xia Yu. Secara garis besar seperti itu yang ia tahu. Terlebih saat itu Pangeran Mi Hao mengatakan hanya untuk memberi pelajaran saja, makanya ia tak bisa menolak.

Ternyata mereka malah melakukan hal sebaliknya dan memanfaatkan celah yang ada itu. Bahkan Pangeran Mi Hao dan Jing Mei Lan menganggap Jing Xia Yu itu sudah mati karena menurut laporan mereka, dia telah dibuang ke jurang yang ada di sekitar sana.

Meski tahu kebenarannya dan secara tidak langsung ikut andil dalam membuat Jing Xia Yu menghilang, nyatanya Ji Ji telah terikat sumpah setia pada pangeran jadi hanya bisa membantu pangeran menutupinya.

Makanya sejak saat itu, Ji Ji hanya menanpilkan sifat aslinya yang muak dengan pangeran genit satu ini.

Sebenarnya ia juga menyimpan rahasia lain, bahwa lelaki ini yang bertitel seorang pangeran terhormat adalah seorang yang mata keranjang.

Meski belum sampai pada adegan naik ke atas ranjang tapi mulutnya sangat berbisa bagi wanita-wanita lemah itu.

Jadi dia cukup terkejut melihat saat ini, lelaki di hadapannya ini berani sekali melecehkannya seperti ini.

1
Zeny Zen
maaf Thor jgn pakai kata2 moderen di zaman kuno Thor 👍
Ika Bella
up LG dong
Mimih Milania
lanjut donk
lina
bsa latah gtu 🤣🤣
lina
semangat bls dendam Jiang
lina
wiiih bls dendam
Ras Imin
ky,'a mending panggil nona eh thor dr pd mbak,ini ksn nama" cina bukan ido maaf cuma saran 😁🙏
Kuuhaku: oh iya makasih sarannya. aku ga kepikiran hahhaa
total 1 replies
lina
semangat nani
lina: 👍👍👍👍👍
total 2 replies
angel🧚‍♀️👼
Thor semngt 💪
Kuuhaku: wahh makasih banyak yaa iyaa👍
total 1 replies
Nagi Sanzenin
tentu saja vote-ku Minggu ini untukmu thor, wkwk
Kuuhaku: WOAHH NAGIKU SAYANGG. TERIMAKASIHHH BUANYAKKK HEHEHE
total 1 replies
Sully Cungliie
lanjut thor
Kuuhaku: wokehh. sabar yaa hehehe :v

btw makasih dah mampir :)
total 1 replies
Nagi Sanzenin
ah ah ah, bagaimana balita bisa berbicara begitu lancar wkwk 😂😂😂
Kuuhaku: mari kita bayangkan di imajinasi wkwkwk
total 1 replies
Nagi Sanzenin
gila 😂😂 adeknya semua 36, itu mau main sepak bola dua regu bisa, ehh, tiga regu bisa
Kuuhaku: iyaa masih lebih pula wkwkwk. but mereka kumpulan anak2 sih. bukan kandung semua wkwkwk
total 1 replies
Ailurophile 🐯
kak follback aku
Ailurophile 🐯: makasih kak
total 2 replies
lina
semangat
Ianatus Syafa'ah
lnjut Thor
Kuuhaku: wokehh :)

ditunggu aja yaa hehehe
total 1 replies
lina
semangat tor
lina
wawawa, pangeran mata keranjang
Nagi Sanzenin
wkwk, ouh iya, ada fitur komentar paragraf ya sekarang di mangatoon update, jadi lebih bisa garcep kalau ada typo wkwk
Kuuhaku: aku baru update dong wkwkwk
total 2 replies
Nagi Sanzenin
Bagian ini typo thor wkwk
Kuuhaku: woahh terimakasih nagii. biar ku cek kembalii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!