Indonesia
NovelToon NovelToon
JODOH KU CEO KU

JODOH KU CEO KU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:540.5k
Nilai: 4.4
Nama Author: Dewi Meitania

Ganetta Prastiwi seorang mahasiswi teladan dari universitas A. Anet terlahir dari keluarga yang sedarhana. Ayahnya hanya penjual sayuran d pasar dan Ibunya ibu rumah tangga yg sesekali membantu Ayahnya d pasar. Anet anak kedua dari dua bersaudara. Kakaknya Gavin Prasetya seorang Guru SMP d kotanya. Dia telah menikah dengan teman seprofesinya.
Raditya Putra Wijaya pewaris keluarga Wijaya. Dia meneruskan kuliahnya d Inggris. Radit memiliki adik perempuan Amelia Putri Wijaya. Amel masih bersekolah d SMA.
" Net, jadi pindah kos?" Tanya April
" Jadi kayanya Pril. Kosan lagi renov mana bisa aku konsentrasi ngerjain tugas akhirku."
" Jadi kapan rencananya kamu cari kos? "
" Siang ini hehehe....."
Mereka pun masuk kelas karena masih ada satu mata kuliah yang harus d hadiri.
Sepulang dari kampus Anet keliling mencari kosan yg tidak jauh dari kampus. Namun sayang kos-kosan dekat kampus sudah d penuhi mahasiswi2 baru. Anet terpaksa harus mencari kosan sedikit lebih jauh dari kampus.
Anet menemukan sebuah rumah sederhana bertuliskan " Masih ada kamar kosong." Anet memberanikan diri mengetuk pintu gerbang yg tertutup rapat. Tak lama seorang perempuan paruhbaya keluar.
" Ada yang bisa saya bantu neng?"
" Maaf bu, mau tanya disini terima kos?"
" Iya neng. Ini rumah tapi d koskan neng sama pemiliknya. Katanya biar yang kos d sini serasa d rumah sendiri."
" Neng, mau liat-liat?"
Mereka pun masuk kosan yg nampak seperti rumah itu. Anet terlihat senang pasalnya d rumah kosnya itu ada juga yang sudah berumah tangga. Sepertinya keluarga kecil. Karena Anet menyukai anak kecil.
" Gimana neng mau?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Sesampai di kantor anet dan radit di sibukan dengan aktifitas yang cukup padat. Radit harus mengikuti beberapa rapat dan anet selalu berada di sisinya.

Tak pernah ada yang menyangka kalo anet adalah tunangan radit. Karena saat di kantor keduanya selalu bersikap profesional. Hanya ketika berdua semua berubah menjadi lebih hangat. Karena radit termasuk pimpinan yang cukup tegas terhadap anak buahnya.

Seminggu sudah dilalui usia pertunangan anet dan radit. Yang sudah di sepakati bahwa hari pernikahan mereka sebulan lagi. Tepatnya dua minggu setelah pernikahan tasya dan firman.

Drrreeet.... Dreeeet.... Suara ponsel anet membuyarkan konsentrasi anet dan radit. Radit menoleh kearah anet. Anet melihat nama yang tertera di ponselnya dan langsung menjawab telfon tanpa memperhatikan ekspresi penasaran radit.

"Halo,, ya."

".........."

"Oke,, nanti anet kabarin ya." Jawab anet sedikit manja.

".........."

"Bye.. Sampai ketemu."

Radit terus melihat kearah anet sambil menopang dagunya oleh kedua tangannya. Tatapan begitu dingin. Anet menyadari perubahan pada kekasihnya.

"Cemburu?" Tanya anet sambil mengusap pipi radit.

"Iyalah... Mana bisa ga cemburu." Jawab radit sedikit kesal.

"Duuuuh,,,, jangan cemburu dong tadi kan bunda yang telfon."

"Mana ada. Sama bunda ko mesra gitu?"

"Eh, mana ada mesra?! Iiih,,,, nih masih ga percaya klo bunda yang telfon."

"Abis kamu sih angkat telfonnya bikin penasaran aja."

Anet mendekati radit dan bergelayut manja di lengan radit.

"Eh, udah berani godain nih?"

"Iiih,,, nyebelin." Anet memukul lengan radit dan berlalu kembali ketempat duduk semula.

Radit tertawa gemas melihat tingkah kekasihnya. Mereka kembali mengerjakan pekerjaan yang sempat tertunda.

Tok...Tok...

"Masuk."

"Permisi pak. Bapa sudah di tunggu d ruang rapat." Jelas firman

"Oke."

Radit pun segera menuju ruang rapat. Anet selalu setia di sampingnya begitupun firman. Selama rapat berlangsung anet hanya terdiam memperhatikan kelangsungan rapat. Tiba-tiba gelagat aneh dirasakan anet. Sudah lama sekali anet tidak merasakannya. Namun kali ini rasa itu begitu kuat. Radit melihat ada yang aneh dengan kekasihnya.

"Bu Anet." Tegur radit.

Anet tersenyum dan langsung berdiri dari tempat duduknya semula. Anet membungkukan badannya tanda hormat kepada peserta rapat.

"Mohon maaf sebelumnya kepada semua yang berada di sini. Pihak kami akan mempertimbangkan ulang tawarannya. Kami akhiri rapatnya sampai disini."

"Loh, ga bisa begini dong bu. Ko ga ada kejelasannya."

"Mohon maaf pa sebelumnya. Silahkan anda perbaiki dulu semuanya ataukah kami harus melaporkan apa yang akan anda lakukan kepada perusahaan kami?" Jelas anet dan itu membuat radit tersentak kaget begitupun dengan kliennya.

"Ma...maksud ibu apa?"

"Saya rasa saya tidak perlu menjelaskan apa-apa kepada anda karena anda tahu apa kesalahan yang akan anda lakukan kepada perusahaan ini."

"Melakukan apa?"

"Mohon maaf pa. Silahkan tinjau ulang proposalnya." Tunjuk firman kepada proposal yang mereka bawa.

"Kami permisi pa." Pamit anet kepada peserta rapat.

Klien yang dimaksud merasa heran karena mereka tau sejak tadi anet tidak memegang proposal yang mereka bawa. Mereka saling berpandangan merasa heran.

Tak ingin ambil pusing dengan penuh kekesalan mereka akhirnya pulang.

Diruangan radit. Radit dan firman menatap anet bersamaan.

"Oiii.... Sabar-sabar bapak-bapak sekalian. Maaf ya saya ngga tau loh. Saya pun baru kali ini terjadi lagi." Jelas anet sambil berlalu dan duduk di sofa dengan santainya.

Terima kasih semua yang sudah mampir 🙏🙏🙏

1
Ana
kok aku aja yg punya indra ke enam🤭
rahayu kamis
Luar biasa
Novita Yen
Buruk
Novita Yen
Kecewa
Junita Makakombo
Biasa
Junita Makakombo
Buruk
susi 2020
😘😘😘
susi 2020
👍👍👍👍
susi 2020
🥰🥰🥰
susi 2020
😍😍😍
susi 2020
😘😘😘
susi 2020
🥰🥰🥰
susi 2020
🥰🥰😘😘
susi 2020
😍😍😘😘
susi 2020
😘😘😘
susi 2020
😍🥰🥰
susi 2020
💕😘😘
susi 2020
💕💕😍🥰
susi 2020
🥰😘😍🥰😘
susi 2020
😘😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!