Indonesia
NovelToon NovelToon
Dikejar Mafia, Tapi Gue Cuma Mau Lulus Skripsi

Dikejar Mafia, Tapi Gue Cuma Mau Lulus Skripsi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa / Komedi
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nisaicha

Target gue cuma satu,Lulus Skripsi. Tapi, gara-gara Abang kurir salah kirim paket barang ilegal, gue malah berurusan sama Arka, bos mafia paling ditakuti.
Bukannya dihabisin, gue malah disandera dan dipaksa jadi asisten pribadinya dengan ancaman gila, "selesaikan skripsimu, atau hidupmu tamat detik ini juga!"
Asli, kepala gue rasanya mau pecah, udah pusing mikirin revisian dosen killer, ditambah harus ngadepin bestie halu, Bara si bodyguard sedingin kanebo kering, dan Dino yang otaknya suka buffering pas lagi genting.
"Mas, tolong dong, mas.."Suara gue bergetar nahan nangis."Gue cuma mau revisi, bukan mau cari mati."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisaicha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waktunya Berburu

Udara di dalam Bunker 04 terasa sangat berat dan mencekam setelah Arka mengucapkan kalimat mematikan itu. Pria itu tidak sedang menggertak. Ia benar-benar akan memenggal kepala pengkhianatnya malam ini juga.

Dengan langkah panjang dan tenang, Arka berjalan menuju rak baja di ujung bunker. Ia meraih dua buah pistol Glock 19. Bunyi klik dari magasin yang dimasukkan menggema tajam, memecah keheningan ruangan.

Bara langsung menunduk hormat. Rahangnya mengeras. "Dilaksanakan, Bos. Helikopter tempur dan pasukan Shadow sudah bersiaga di landasan darurat."

Melihat Arka bersiap untuk berperang, Rara refleks melangkah maju, menghalangi jalan pria itu.

"Arka, lo gila?!" omel Rara panik, matanya membelalak tak percaya. "Perut lo baru aja distaples, lukanya masih basah! Lo mau mati konyol di luar sana?!"

Arka berhenti melangkah. Ia menunduk, menatap Rara lekat. Tidak ada lagi sisa-sisa tatapan tenang atau nada menyebalkan di matanya. Yang tersisa hanyalah karisma murni seorang penguasa dunia bawah yang sedang murka.

"Duduk dan diam di sini, Rara. Ini duniaku," ucap Arka mutlak, suaranya sangat berat dan menggetarkan udara. "Dino, kunci bunker ini. Jika ada satu orang saja yang berhasil masuk, ledakkan tempat ini sebelum mereka bisa menyentuh Rara."

Tanpa menunggu bantahan lagi, Arka dan Bara melangkah keluar melewati pintu hidrolik, menyisakan Rara yang mematung dengan jantung berdebar gila.

Di detik itu Rara sadar, pria yang dihadapinya bukanlah manusia biasa. Ia adalah iblis yang sesungguhnya.

Tiga puluh menit kemudian, di kawasan Villa Puncak.

Suara tembakan membabi buta menghancurkan kaca-kaca villa mewah tersebut. Pasukan bayaran The Ghost terus merangsek masuk, menendang pintu dan menyisir setiap ruangan untuk mencari target mereka.

Di halaman depan yang berantakan, berdiri seorang pria paruh baya dengan cerutu di mulutnya Leo, Kepala Divisi Timur. Seringai serakah terlukis jelas di wajah keriputnya.

"Geledah sampai dapat! Dewan Tertinggi menjanjikan posisi penguasa tunggal kalau aku bisa membawa kepala Arka malam ini!" teriak Leo pongah kepada anak buahnya. "Dia pasti sedang bersembunyi menahan sakit di dalam sana!"

"Semuanya kosong, Bos Leo! Arka tidak ada di dalam!" lapor salah satu prajurit bayaran yang berlari keluar dari villa dengan napas terengah-engah.

Kening Leo berkerut tajam. "Tidak mungkin! Pesan daruratnya jelas bilang dia bersembunyi di sini! Cari lagi ke ruang bawah—"

Namun, belum sempat kalimat Leo selesai, suara deru baling-baling yang memekakkan telinga terdengar membelah langit malam. Angin berembus sangat kencang, menerbangkan debu, pecahan kaca, dan daun kering di halaman secara brutal.

Sebuah helikopter tempur hitam pekat turun perlahan, menyorotkan lampu sorot raksasa yang menyilaukan tepat ke wajah Leo dan pasukannya.

Para prajurit The Ghost panik. Mereka serempak mengarahkan laras panjang ke atas. Namun terlambat. Sebelum satu pun pelatuk sempat ditarik, puluhan titik laser merah pembidik jitu sudah lebih dulu menari-nari dan bersarang di dahi serta dada mereka. Pasukan sniper elit Arka telah mengepung mereka dari area perbukitan gelap di sekitar villa.

"Turunkan senjata kalian atau kepala kalian hancur!" gema suara Bara dari pengeras suara helikopter, mengalahkan suara angin.

Helikopter itu mendarat di tengah lapangan rumput dengan sempurna. Pintu kabin terbuka perlahan.

Sepatu pantofel hitam menginjak tanah dengan tenang. Arka melangkah turun menembus kepulan debu. Jas hitamnya berkibar ditiup angin baling-baling. Tangannya bertumpu santai di dalam saku celana, sementara sebelah tangannya yang lain memegang pistol. Wajahnya begitu arogan, dingin, dan benar-benar tak tersentuh.

Leo membelalakkan matanya ngeri. Cerutu di mulutnya jatuh ke tanah. Kakinya mendadak lemas melihat pria yang seharusnya sedang sekarat itu kini berdiri tegak di hadapannya seperti dewa kematian.

"B-Bos Arka...? T-tapi... informasinya kau terluka parah..." suara Leo bergetar hebat.

"Kau sangat mudah ditebak, Leo," desis Arka. Langkahnya pelan, namun setiap pijakannya memancarkan aura maut yang sangat pekat.

Belasan pasukan The Ghost yang disewa Leo kini perlahan meletakkan senjata mereka ke tanah, menjatuhkan diri dan berlutut, terlalu gemetar melihat pasukan Arka yang mengepung mereka tanpa celah sedikit pun.

Arka berhenti tepat satu meter di depan Leo. Tatapannya menyorot tajam, seolah sedang menatap seekor hama kotor yang tak berharga.

"Maafkan saya, Bos! S-saya dijebak oleh Dewan Tertinggi! Mereka mengancam keluarga saya!" Leo tiba-tiba menjatuhkan diri, berlutut di tanah dan merengek ketakutan. Air matanya menetes bercampur keringat dingin. "Tolong ampuni saya, Bos! Saya bersumpah akan setia! Saya bersumpah"

Arka memiringkan kepalanya sedikit. Sudut bibirnya membentuk senyum simpul yang sangat kejam.

"Saya tidak peduli."

DOR!

Suara tembakan itu memecah malam, terdengar sangat nyaring dan mematikan. Tubuh Leo seketika ambruk ke tanah tanpa nyawa, tepat di ujung sepatu Arka, dengan lubang peluru yang bersarang rapi di tengah dahinya.

Arka tidak berkedip sedikit pun melihat darah pengkhianat itu mengalir membasahi rumput. Ia memutar tubuhnya perlahan, menatap sisa pasukan bayaran yang kini menangis gemetar ketakutan di hadapannya.

"Bara," panggil Arka dingin tanpa menoleh.

"Siap, Bos."

"Bakar tempat ini beserta seluruh tikus yang ada di dalamnya," perintah Arka absolut. "Tinggalkan satu orang hidup untuk membawa pesan ke telinga Dewan Tertinggi... bahwa masa berburu mereka sudah habis. Mulai malam ini, giliran saya yang memburu mereka."

1
Yoes Lisbud
lanjut
beybi T.Halim
ya Allah gak ada tenang nya 1 hr pun ,neng rara apa gak tauma berat itu waduh..,mana mau sidang lagi kudu konsentrasi🙈laa ini malah tembak2an ,kejar2an haih saket dadaku
nischa: Hahaha maafkan Rara ya kak, Ujian hidupnya emang paket komplit, urusan skripsi bonus kejar-kejaran mafia 😭 Makasih banyak ya udah ikutan gregetan sama ceritanya
total 1 replies
beybi T.Halim
🤣🤣🤣🤣kocak ini
beybi T.Halim
kita mampir.,suka karakter ceweknya di awal sedikit penakut tapii bar bar👍kita lanjutkan
nischa: makasih kak✨
total 1 replies
Yuyum Yunengsih
lanjut Thor pengen baca bab selanjutnya
Yuyum Yunengsih
mulai seru nih, interaksi antar tokohnya dapet banget
Yuyum Yunengsih
wah, awal cerita yang langsung bikin penasaran sama karakternya😍
Yuyum Yunengsih
keren banget ceritanya, nggak nyesel ikutan baca dari awal. pertahankan terus kualitas tulisannya author
nischa: makasih kak✨
total 1 replies
Yuyum Yunengsih
semangat💪cerita nya seru😍
Winna Yun
wah wahh seru ni ka, lanjut ka
nischa: siap,ka😍
total 1 replies
Erni Saputri
lama kali upnya Thor🥺
Erni Saputri: ok semangat💪💪💪
total 2 replies
Suzie
💪 mangatt
nischa: siap,makasih🤩
total 1 replies
Cilia
Ceritanya enteng banget! Enak buat dibaca pas lagi ngisi waktu kosong. Vibesnya berasa lagi baca AU yang target audience nya emang nyari bacaan pas lagi penat😆
nischa: Makasih banyak ya! Senang banget kalau ceritanya bisa jadi teman pas lagi santai atau penat. Enjoy terus ya bacanya! ✨
total 1 replies
partini
lucu banget ini mahasiswi
nischa: terimakasih kak sudah mampir😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!