Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:488.9k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Akhirnya Helena tahu kenapa waktu itu Arjuna terlihat begitu akrab dengan Calista. Ternyata pria itu diam-diam sedang berusaha mencari tahu siapa yang telah mencampurkan obat tidur ke dalam minumannya.

Saat ini, hatinya benar-benar sangat marah. Sungguh, dia tak habis pikir mengapa Nova tega sekali melakukannya.

Sesampainya di rumah sakit, Helena segera melangkah menyusuri lorong dengan langkah cepat, penuh kemarahan, berniat mencari keberadaan Nova.

Tak lama kemudian, dia melihat Nova yang sedang berjalan beriringan bersama ibunya.

Saat berpapasan dengan Helena, Nova langsung menyapanya sambil tersenyum kecut. "Hei Helena, jangan lupa sebentar lagi kompetisi medis akan..."

Tanpa basa basi, Helena langsung menampar wajah Nova.

PLAK!

"Ahhh!" Nova langsung meringis kesakitan sambil memegang wajahnya.

Zora langsung marah. "Helena, apa yang kamu lakukan?"

Helena menatap tajam. "Apa Mama tahu kelakuan anak kesayangan Mama? Dia sudah menyuruh orang untuk mencampurkan obat tidur ke dalam minumanku."

Zora pura-pura kaget. "Gak mungkin Nova tega melakukan semua itu."

Nova pun segera membela diri dengan nada tinggi. "Jangan menuduh sembarangan. Aku gak pernah melakukannya. Kenapa kamu tega memfitnah aku?"

Pertengkaran mereka terhenti saat mendengar suara Axel. "Ada apa ini?"

Helena langsung menjawab. "Bukannya Papa bilang sedang mencaritahu siapa orang yang sudah mencampurkan obat tidur ke dalam minumanku?"

Axel menjadi salah tingkah. Dia memang sudah tahu bahwa Nova yang melakukannya. Tapi dia tidak bisa memberikan hukuman pada Nova. Dia hanya memberikan teguran keras pada putri sulungnya itu.

"I-iya, Papa sedang mencaritahu tentang apa yang kamu alami semalam. Tapi sampai kini Papa belum mendapatkan informasi."

Helena berkata dengan nada dingin. "Papa gak usah mencaritahu. Karena dia orangnya," ucapnya sambil menunjuk ke arah Nova.

Axel sangat terkejut. Ternyata Helena telah tahu kenyataan itu. "Gak mungkin, Helena. Mana mungkin ada seorang kakak yang tega melakukan semua itu."

Helena tersenyum getir. "Itu yang menjadi pertanyaanku. Rasanya sangat aneh, mengapa ada seorang kakak yang tega melakukan semua itu adiknya sendiri."

Dia menghela nafas panjang. "Tapi kesalahan apapun yang dilakukan oleh Kak Nova. Mama dan Papa selalu membelanya. Kadang aku bertanya-tanya, sebenarnya aku ini anak kalian bukan."

Axel langsung marah. "Jadi kamu tidak menganggap Papa ini ayahmu?"

Helena tersenyum getir. "Melihat dari reaksi Papa. Papa sudah tahu kesalahan yang dilakukan Kak Nova. Tapi Papa telah menyembunyikan semuanya. Apa itu pantas disebut seorang ayah?"

Axel sangat tersulut emosi. Dia langsung menampar wajah Helena.

PLAK!

Wajah Helena langsung tertoleh ke samping. Dia membeku. Sama sekali tidak menyangka, ayahnya akan menampar wajahnya.

"Jadi kamu tidak mengakui Papamu ini sebagai ayahmu?" bentak Axel.

Mata Helena berkaca-kaca. "Apa Papa tahu selama ini aku selalu merasa hidup sendirian? Dari kecil aku tinggal bersama dengan kalian, tapi gak ada satu orang pun yang peduli dan perhatian padaku. Yang kalian perhatikan hanya Kak Nova."

Setelah berkata begitu, Helena segera pergi meninggalkan mereka bertiga.

Tangan Axel nampak bergetar, mungkin karena dia sangat menyesal sudah menampar wajah Helena.

Nova mencoba mempengaruhi ayahnya. "Berani sekali dia berbicara begitu sama Papa. Kalau aku jadi Papa, aku pasti akan..."

"Diam kamu!" bentak Axel.

Nova pun langsung terdiam. Dia tidak menyangka ayahnya akan membentaknya seperti itu.

"Bagaimana pun juga kamu tetap salah. Jangan pernah melakukan kesalahan seperti itu lagi, Nova," sambung Axel dengan penuh penekanan.

Axel pun segera pergi dengan perasaannya yang bercampur aduk.

Nova sangat merasa sedih. "Mama kenapa gak bela aku? Papa sudah memarahiku."

Zora mengusap rambut Nova dengan lembut. "Bukannya Mama gak mau bela kamu. Tapi kalau nanti Mama bela kamu, urusannya akan semakin panjang. Papa kamu kalau lagi marah sangat mengerikan."

Zora langsung menghibur Nova. "Hari ini kompetisi medis babak pertama akan dimulai. Mama yakin tim kamu yang akan menang."

Nova tersenyum kecut, "Tentu saja. Aku pasti akan memenangkan kompetisi ini."

1
Heni Mulyani
lanjut
վօօղíҽ̀z
Nah makanya thor jangan biarkan Arjuna kembali ke dunia vintagenya 🙊...
Apa Helena ngga nangis kejer saat nanti ditinggalkan Arjuna..
Sakit berdarah-darah sedari kecil eehh ketika dewasa pun nasibnya tetap paittt 🤧...
Masa iya tega membiarkan Helena jungkir balik, salto, nyungsep, kayang, terjungkal tanpa ampun 😉/Sob/...
վօօղíҽ̀z
Gimana tidak keberatan, bisa dapat ibunya plus dapat bonus anak perempuan cantik yang mandiri 🙊...
Sepaketlah 🙌...
վօօղíҽ̀z
Bolehkah kalau tetap tinggal di samping Helena 🤔...
Yang artinya melawan takdir dan mungkin ada konsekuensi yang harus diterima Arjuna...
Bisa jadi harus kehilangan kekuatan supernaturalnya...
Bundanya Pandu Pharamadina
tentunya kejutan yg luar biasa... akan di temukan dgn ibunya Helena❤❤
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Siti Nurbaya
lanjut dong, penasaran ni
Siti Nurbaya
mna lanjutan nya
~Hartwyn_Dee~
baguss Juna ....pertemukan Helena sama ibunya
~Hartwyn_Dee~
sepertinya hatimu udah nyangkut sama Helena Jun makanya berat ninggalin ya ...udah lah mending tetep tinggal di zaman modern aja ya...🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
mimpimu ketinggian woyy....
~Hartwyn_Dee~
coba aja kl bisa ,,lagian ya dari pada km nanti malu mending urungkan niat kamu Nova lagian Juna ga bakal mau sama lu 🤪🤪🤪
~Hartwyn_Dee~
makanya jadi orang tuh baik jangan jadi orang jahat.....
Halimah
Bagus Jun....Sebelum km kembali ke zaman kuno pertemukan dl Helena sm ibunya
Halimah
Mimpi aja terooooooos
Halimah
Heeh sundal bolong......Lo pikir Arjuna mau sm eloooo???? Ga usah mimpi deh😛😛😛
Halimah
Karena Helena hatinya baik....Ga ky km busuuuuuk
ken darsihk
Seperti nya bakal ada banyak bawang nih saat Helena bertemu ibu kandung nya
ken darsihk: 🤣🤣🤣🤣👏👏🤭🤭
total 4 replies
Sani Srimulyani
jangan pergi dong Juna siapa tau takdirmu memang bersama Helena.
Sani Srimulyani
asyiiik bentar lagi kamu akan ketemu dengan ibu kandungmu Helena.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!