Long Chen adalah dewa agung yg menguasai alam dewa, ia yg ingin naik ke alam abadi.
akan tetapi disaat ingin menembus ranah abadi, sang murid dan kekasihnya bahkan orang yang dianggap keluarga nya pun menggagalkan rencananya untuk menembus abadi.
akibatnya dari itu dia terluka parah hingga meredian nya hancur.
Long Chen marah besar dan menggunakan artefak kuno untuk reinkarnasi.
entah sial atau tidak, Long Chen mendapati tubuh suci dialam fana, tetapi meredian nya hancur oleh musuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 3R 1CK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mendapatkan Buah Persik Langit
Mereka yang mendengar cerita Long Chen, semua murid sekte seribu bunga menitikan airmata nya.
“kaisar Tang dan permaisuri mereka memang brengsek, sudah saat nya kita melenyapkan mereka” ucap Wei Mingyue
“belum saat nya bibi Wei, kekuatan mereka jauh lebih kuat yang kalian bayangkan” ucap Long Chen
“apa kekuatan kita masih kurang..? sekteku pasti membantu mu, paviliun Lingbao juga akan membantu mu, dan sekte awan terbang pasti membantu. Apa lagi yang kurang” ucap Wei Mingyue.
“ternyata benar ” ucap Long Chen
“apa..?” Tanya Wei Mingyue
“wanita berdada besar, pasti pemikirannya kecil. hahahaha” Ucap Long Chen sambil tertawa
Pllllaaaakkkk
pllllaaaakkkk
“rubah bodoh, kenapa kau ikut menamparku” teriak Long Chen
“karena dada ku paling besar” ucap Su Yao yang menggoyangkan dada nya. Membuat semua lelaki disana mimisan
“heii tua Bangka, kenapa kau mimisan juga” teroa Wei Mingyue ke Wu Zhang
“hahaha pak tua mesum” ejek Long Chen
“ini semua ulah mulut mu yang selalu sembrono, ponakan durhaka” teriak marah Wu Zhang yang wibawa nya runtuh seketika oleh Long Chen
“Hehehe maaf pak tua.. baik lah kembali kemasalah utama”
“sebenarnya musuh kita bukan dibenua ini saja, kaisar bodoh hanyalah bidak, dan sekte Awan Terbang juga ikut campur tangan. Dari yang aku lihat, iblis yang ada di hutan misterius juga bergabung dengan mereka” ucap Long Chen memberitahu mereka
“apaaa” terkejut semua orang yang mendengar itu
“Yahh, sekte ku sebenarnya lebi rumit dari yang kalian pikirkan, banyak sekali pengkhianat disana” ucap Long Chen
“apa sekte cabang mu juga,,?” Tanya Wu Zhang
“belum tau pasti, tetapi sekte pedang, sekte Kunlun dan tetua sekte mu bibi Wei” ucap Long Chen, yang membuat mereka kembali terkejut.
“pantas saja dia tidak kembali ke sekte, ketua Wei” ucap Tetua agung
“Berengssek’ teriak Wei Mingyue marah karena disekte nya terdapat mata mata dari sekte hitam
“Sudah sudah jangan marah marah terus nanti cepat tua” ucap sembarang Long Chen
Bughhhk
Booomm
“DASAAARRR NEENNEEEKK TUUAAA BREENGSEEKKKKK” Teriak Long Chen
Wussshhhh
Setelah mengejek Wei Mingyue, Long Chen melarikan diri.
Hoooaaannn
“ehh maaf bibi Wei, Yi Yi malah tertidur” ucap Yi Yi terbangun dari tidurnya
“tidak apa apa Yi’er” balas Wei Mingyue sambil mengelus kepala Yi Yi
“ehh kaka Chen kemana..?” Tanya Yi Yi
“kenapa Yi’er mencari anak durhaka itu” jawab Wei Mingyue yang masih kesal
“bibi Wei, jangan marah marah terus. Nanti cantik nya berkurang” ucap Yi Yi menenangkan Wei Mingyue
‘hoo darimana Yi’er pandai merayu..?” Tanya Wei Mingyue
“dari paman tampan “ jawab polos Yi Yi dan menunjuk Wu Zhang
“hei Tua Bangka, jangan mengajarkan Yi Yi yang aneh aneh” ucap Wei mingyue menatap tajam kearah Wu Zhang
Mereka semua pun berbincang sambil bercanda hingga sore hari.
Sementara Long Chen berjalan menelusuri kota Lijiang.
“hei manusia kembar, untuk apa kau mengikuti ku terus”ucap Long Chen berhenti di jalan yang sepi
“nama ku Wu Shi dan ini kaka Ku Wu Sho tuan muda Chen dan kami mengucapkan terima kasih atas pemberian air suci tadi tuan muda Chen” ucap Wu Shi memberi hormat
“tuan muda Chen, kami diperintahkan untuk menjaga tuan muda sekaligus memberi petunjuk jalan” ucap Wu Sho
“pak tua kembar, kau tau dimana yang menjual tanaman obat..?” Tanya Long Chen yang tak mau memanggil nama mereka berdua. Dan benar saja muka keduanya terlihat masam
“persimpangan sana, kita kekanan tuan muda, tempat itu paviliun obat”ucap Wu Shi
“tuan muda kenapa harus menggunakan topeng…?”Tanya Wu Shi bingung
“belum saatnya aku mengungkapkan identitas ku, karena musuh ku terlalu banyak” balas Long Chen
“tuan muda Chen bangunan besar itulah paviliun obat” ucap Wu Sho yang juga ikut memakai topeng
“Ayo kita masuk kesana” ucap Long Chen berjalan cepat
Saat mereka memasuki Paviliun Obat, Long Chen Di buat takjub.
“energy yang sangat pekat, jika ku berkultivasi disini, kemungkinan tanaman disini tidak akan berguna lagi hehehe” gumam Long Chen Dalam hati
“selamat datang tuan ditoko kami, ada yang kami bisa bantu” ucap pelayan itu, saat Long Chen sedang melihat lihat.
“apa kalian punya bahan obat untuk pil eleksir tingkat misterius?” Tanya Long Chen
Pelayan yang mendengar itu, ia hanya menyuruh Long Chen untuk menunggu.
Karena, bahan yang Long Chen minta adalah barang kualitas tinggi.
hanya tetua lah yang mempunyai wewenang itu.
Setelah kembali bersama tetua, Long Chen pun diajak masuk keruangan.
“tuan muda, perkenalkan nama ku Lu Gao. Silahkan duduk tuan muda” ucap Lu Gao
“panggil saja aku Chen” ucap Long Chen
“apa benar tuan Chen ingin membeli bahan obat tingkat Kaisar..?” Tanya Lu Gao
“benar, berapapun harganya tidak masalah” ucap Long Chen cepat
Brraaakkk
Tiba tiba saja ada wanita cantik membuka pintu dengan kasar.
“paman Gao, apa hari ini kita pulang ke ibu kota..?” Tanya Lu Lie keponakan Lu Gao
“lie’er apa kau tidak melihat, aku sedang ada tamu. Bukan nya ketuk terlebih dahulu jika ingin masuk.?” Ucap Lu Gao
“maaf tuan Chen dai keponakan ku, emang sedikit agak nakal” ucap Lu Gao
“sudahlah tuan Gao, kembali keurusan kita” ucap Long Chen yang tidak ingin berbasa-basi.
“tuan Chen aku Cuma memiliki 1 buah persik langit saja, untuk yang lainnya aku tidak mempunyai nya.” Ucap Lu Gao mengeluarkan buah persik Langit
“tuan Gao apa kau ingin menukar nya dengan ini” ucap Long Chen memberikan pil resonansi jiwa
“aku tau jiwa mu terluka saat kau meramu pil “ tambah nya
“in-in-ini pil resonansi jiwa” ucap Lu Gao terbata-bata
“bagaimana tuan Gao..?” Tanya Long Chen
“baiklah tuan Chen, saya mau menukarnya” ucap Lu Gao dengan gembira
Setelah selesai bertransaksi, Long Chen dan yang lainnya keluar dari paviliun obat.
“tuan muda Chen, mau kemana lagi kita?” Tanya Wu Shi
“kita cari makanan untuk Yi Yi, dan perbekalan ku esok untuk melanjutkan perjalanan ku” ungkap Long Chen kepergian nya besok
Mereka bertiga pun berkeliling hingga malam pun tiba. Disepanjang jalan hanya Wu Sho lah yang tak banyak bicara.
Long Chen Dan Wu Shi semakin akrab, bahkan mereka selalu bercanda disetiap perjalan nya.
“oii paman Shi, apa Kau tau letak sekte Kunlun..?” Tanya Long Chen
“ouhh apa kau ingin menyerang sekte itu..?” ucap Wu Shi memastikan dan dijawab dengan anggukan oleh Long Chen.
“sekte itu berada di gunung yang menjadi pembatas antara benua barat dan benua kita. 10 KM dari desa sunyi, dimana Tuan Chen saat singgah ” ucap Wu Shi
“ ho ho ho, kebetulan sekali, aku juga ingin kehutan kematian, untuk menemui musuh Su Yao” ucap Long Chen tersenyum senang
Ketiganya pun sampai di Paviliun Lingbao, mereka disambut Su Yao, Yi Yi dan yang lain nya.
“kaka Chen kemana saja..?” ucap Yi Yi kesal
Long Chen yang meliah Yi Yi marah, bukanya minta maaf melainkan menggendong nya.
“Yi’er, kaka bawa ini untuk mu” memberikan permen
“wahhhh bing tanghulu, makasih kaka Chen Tampan” ucap Yi Yi senang dan mencium Long Chen
Cuuppp
“Ayo kita kedalam, ada yang ingin ku bicarakan”ucap Long Chen membawa mereka ketaman tempat berkumpul