Indonesia
NovelToon NovelToon
VEROTA

VEROTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Cintapertama / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:44.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Desy Rania Sari

"Lo tu cowok yang gak gentle " Athala menilai Vero dari atas hingga bawah kemudian gadis itu berjalan berlahan mendekati laki-laki dihadapannya dengan jantung yang berdegup lebih kecang "Lo cowok yang terlemah yang pernah Gue temuin" kata Athala berbisik di telinga Varo.

Mendengar itu Vero menarik kasar Athala hingga punggung gadis itu terbetur dinding kemudian mengungkung tubuh gadis di hadapannya.

Wajah Vero yang begitu dekat membuat Athala merasakan deru nafas yang tidak teratur karna menahan amarah.

"Lo gak tau apa-apa tentang Gue" katanya tegas dan menatap Athala tajam.

"Lo mau gue tanggung jawab ?" tanya Vero

"Oke Gue turutin permintaan Lo" kata Vero kemudian menunjukan seringaianya pada Athala.

Beberapa detik kemudian Athala merasakan sebuah beda kenyal menghampiri bibirnya membuat Athala spontan membuka matanya terkejut saat melihat Vero yang menutup kedua matanya dan menempelkan bibirnya pada bibir miliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desy Rania Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

***

Vero menendang bola asal. Kekesalannya masih jelas terlihat di wajahnya. Sial lagi-lagi bola tidak masuk kedalam ring. Vero meremas rambutnya.

"Lo istirahat dulu, Ro" Bagas menepuk bahu laki-laki itu. Sejak tadi Bagas melihat Vero prihatin. Vero terlihat kacau hari ini. Entah apa yang terjadi , Vero tidak atau belum bercerita apapun padanya.

Vero menarik nafas kesal kemudian menelentangkan badannya dia tengah-tengah lapangan basket.

"Minum dulu" kata Gilang sambil memberikan sebotol air putih.

"Makasih" kata Vero seraya duduk, lalu meminumnya.

Gilang mengagukan kepala "Lo kacau, Ro" kata nya sambil meneguk satu botol air minum. Vero mengalihkan pandanganya ke arah Gilang.

"Kalo ada masalah, Lo bisa kasih tahu kita" kata Bagas duduk di depan Vero.

"Gak usah sok sungkan, Lo" kata Gilang yang duduk di samping kanannya.

"Hmm" jawab Vero.

Vero menutup mata nya menahan rasa kesal dan amarah nya. Kemudian melihat Gilang dan Bagas bergantian. Vero gamang, Apakah ia harus menceritakan pada Bagas dan Gilang.

"Gak usah ragu, Gue sama Gilang pasti bantu Lo" kata Bagas

Vero menganggukkan kepalanya. Ia menceritakan tentang Note yang mengancam nya dan apa yang dilakukan nya tadi malam pada Reksa.

"Jadi, muka bonyok Lo..." Vero Menganggukkan kepala nya sebelum Gilang menyelesaikan perkataannya.

"Gue rasa emang bukan Reksa, Ro" kata Bagas

Vero dan Gilang melihat pada Bagas "Iya, Gue rasa, ini orang lain. Reksa gak mungkin ngelakuin hal serendah itu" kata Bagas yakin

Vero menganggukkan kepala nya "Dia juga bilang gitu. Reksa bakal lebih milih baku hantam sama gue ketimbang ngacem-ngancem gak jelas begini" katanya .

"Kalo gitu, siapa?" tanya Gilang.

Vero, Bagas dan Gilang terdiam. Memikirkan siapa yang kemungkinan-mungkinan bisa saja pelakunya.

"Ada satu orang lagi yang mungkin ngelakuin hal seperti ini" kata Vero mengepalkan kedua tangannya saat mengingat satu orang .

Bagas dan Gilang mengernyit bingung.

"Siapa?" tanya mereka bersamaan.

"Dia.."

***

Athala berjalan sendiri menuju perpustakaan, tugas yang menumpuk membuat kepalanya pening. Bintang entah kemana laki-laki itu sejak jam pelajaran ke dua, Bintang izin untuk tidak masuk, sahabat nya itu ada sedikit urusan katanya dengan organisasi yang di ambilnya.

Sedangkan kedua sahabatnya, mereka memilih ke kantin mengisi perut dari pada menemaninya ke perpustakaan.

Dugh

"Aduh" ringis Athala.

"Makanya kalo jalan jangan nunduk" kata Vero saat Athala menabrak Gilang yang sedang berjalan.

Gilang mengelus dada nya yang di tabrak Athala "Jantung gue mau jatoh kaya nya" goda Gilang pada Athala.

"Sorry, Kak" kata Athala sambil tersenyum canggung.

"Gak papa" kata Bagas sambil tersenyum. Hati nya berdesir melihat mata gadis dihadapannya.

"Lo mau kemana?" tanya Gilang

"Mau ke Perpus" kata Athala sambil menunjuk ruang perpus tak jauh dari tempat mereka sekarang. Bola mata gadis itu sedikit melirik Vero yang hanya diam memperhatikan kedua temannya.

Sedang kan yang di lirik tidak menyadari nya. Vero yang sejak tadi diam hanya memperhatikan ketiga nya. Vero mengangkat satu alis nya saat melihat Bagas yang sedang memperhatikan Athala sambil tersenyum-senyum.

"Em gue duluan ya, Kak" kata Athala sambil berjalan meninggalkan ketiga nya.

Gilang menganggukan kepalanya mempersilahkan Athala meninggalkan mereka.

"Adek nya bang Rafa cantik, sayang kaca mata nya ganggu" kata Gilang sambil melihat Gadis itu berbelok memasuki ruangan Perpustakaan.

"Ayok" kata Vero mengajak kedua temannya itu.

"Bentar, Gue ada perlu" kata Bagas meninggalkan mereka berdua dengan tatapan heran.

"Lah Gas" kata Gilang

Vero mengernyitkan dahi nya saat Bagas memasuki ruangan Perpustakaan.

"Dia ajak sama, Athala?" tanya Gilang pada Vero saat melihat temannya itu mengikuti Athala memasuki ruangan Perpustakaan.

Vero mengangkat kedua bahu nya "Gue gak tau" kata nya sambil berjalan meninggalkan Gilang yang masih melihat arah Bagas menghilang.

Entah kenapa saat melihat Bagas yang melihat Athala secara intens detak jantung nya berdetak kencang menahan amarah. Ia tidak suka entah kenapa Athala, gadis itu membuat nya selalu memikirkan nya.

1
Andini Agustin
visualnya dong thor
Andini Agustin
tulisannya agak kurang rapi sih
Novie Louretta
cerita ini harusnya belum "end" ya..kok gantung gini, tapi sebagai bentuk penghargaan untuk karyanya, kuberi buket bunga ya kak author...tema ceritanya bagus lho, kalau bisa diterusin dong biar tuntas, yuk ahh😉😘😘
Desii Bune Arka
masih bingung alurnya gimana... sooo terlalu banyak kata
Abby Lie
Hay Kakak,, ijin Promo ya.. kakak Readers mampir juga ya kenovel baru judulnya
👋❤️ I NEVER SAY GOODBYE ❤️🙏🏻 Terimakasih Author.
Anjlia D Nasution
wah jadi ingat pas MOS dulu🤣🤣 semangat kk
Anjlia D Nasution: aku sampai download apk nya loh KK buat KK. hehehe jangan lupa mampir di nome aku kk
total 1 replies
Tania Permatasari
lanjuuuut
Tania Permatasari
penuh teka tekiiiiii
Ning Diah
thooorr up
Rosa Lia
semangat...
Tina Kusuma
semangat terus thor
Eci Rania
semangat kak
Feni Andriani
semangat kk😍
Feni Andriani: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 2 replies
E. S
hai kak, yu mampir dicdrita teman aku "pangeran gayung dan putri tidur"
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ LhanLy Madu 2 BM
Semangat..
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ LhanLy Madu 2 BM
Waalaikumsalam... author.m
Biru
Semangat Thor... Dah aku like semua dan rate. Jgn lupa mampir😊
Akira ✨
Semangat, kakak. Saya udah mampir nih. Terus berkarya karena karya kakak itu keren banget. Ditunggu ya kelanjutannya.

Salam The Other Side dan Pemeran Pembantu
Hello kak👋 aku suka cerita kk👍
Udah aku BL + rate 5 + favorite ya kak😄
Salam hangat dri "Semua Karena Paksaan"💙

Semangat kk💪 jangan lupa mampir yaa😄
𝓽𝓲𝓲__✍︎
hallo kak Aku mampir, semangat yaa buat up nya

jika punya kesempatan mampir di novelku Gadis Buangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!