Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:78.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dinda shazia

Zahra seorang gadis berusia 19 tahun yang masih duduk di salah satu universitas Riau, dia seorang gadis ceria yang terkenal pandai di fakultasnya, karena terdesak oleh keadaan ekonomi zahra harus bekerja di cafe. ada sosok pria yang membuat hati zahra tertarik dan zahra menyukainya, dia adalah seorang tentara, sayang cinta zahra kini menjadi kelam kelabu saat tentara itu harus dipindah tuganskan tentara itu bernama leon. butuh waktu bagi zahra untuk melupakan sosok itu tapi tetap saja zahra tidak bisa melupakanya. beberapa tahun kemudian zahra akhirnya wisuda dan mendapat kerja diluar kota, ntah kenapa takdir kini menuntunnya dan membawanya pada sosok yang ia kenal.
Apakah benar sosok yang zahra temui pada saat itu itu adalah leon, akankah cinta zahra terbalas?


hy teman² semua terimakasih ya sudah selalu menyempatkan untuk mampir di "cinta yang dinanti".jangan lupa juga mampir di "izinkan aku mencintaimu " karena juga bakal ada keseruan dari pasangan baru.

happy rea

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinda shazia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35.starts photo with horse

sebelumnya tak ada yang mampu,mengajakku untuk bertahan dikala sedih,sebelumnya ku ikat hatiku hanya untuk aku seorang,sekarang kau disini hilang rasanya,semua imbang tangis kesepian kau buat aku bertanya,kau buat aku mencari tentang rasa ini,aku tak mengerti apalah sama jadinya,bila ku tanpa mu,lalu senyummu menyadarkanku.

🎵the song kau cinta pertama dan terakhirku.

ini benar-benar pagi yang indah,memandang pagi yang cerah sambil mendengarkan lagu favoritku.

"*kak zahra!!!" teriak tatiana sambil menarik headsets ku.

"kenapa tatiana,kamu nganggu kakak,kakak lagi enak-enakan ni dengar lagi favorit kakak,eh kamu malah ganggu" ucapku sedikit kesel.

"kakak nggak kerja??,hari inikan acara kakak"ucap tatiana.

" oh iya untung kamu ngingatkan kakak"ucapku langsung bergegas.

"dek tolongin kakak smskan bang leon,bilang mau berangkat bareng nggak" teriakku.

"oke kak" jawab tatiana.

"udah apa belum??" tanyaku.

"udah kak,kata bang leon dia bentar lagi kesini kok" ucap tatiana.

"oke terimakasih adik kecil,kakak udah siap juga ni,kamu lagi libur sekolahkan dek??" tanyaku yang sekian kalinya.

"iya kak ,tatiana libur" ucap tatiana melirikku.

"kamu mau ikut sama kakak atau gimana??" tanyaku mulai bawel.

"aku di rumah aja deh kak,aku mau pergi main sama anak tetangga" ucapnya.

"kalau kamu main jangan lupa selalu ikutin protocol kesehatan ya" ucapku mengingatkan nya.

"iya kak,tenang aja kak,aku nggak akan pernah lupa pakai masker and handsenitezer aku bawa selalu" ucapnya sambil meyakinkan ku.

"nah itu baru anak pinter" ucapku mengelus kepalanya.

"tok....tok....tok....."

terdengar suara ketukan pintu.

"assalamu'alaikum zah"

aku kenal suara ini aku langsung bergegas membukakan pintu dan betul saja setelah aku membukakan pintu.

"walaikumsallam calon imam" ucapku kepada seorang pria yang ada di depanku yaitu leon.

"udah siap??" tanyanya.

"udah yok kita berangkat, pak adrian udah share lok??" tanyaku kembali.

"udah kita langsung saja kesana" jawab leon.

"baiklah" ucapku.

"eits...tapi tunggu sebentar aku mau pamit dulu sama tatiana" ucapku menyuruh menunggu sebentar.

"oke cepatan,aku tunggu kamu di situ ya" sambil menunjuk ke arah motornya dan aku menganggukinya.

leon berjalan ke arah motornya dan menunggu ku disana.

"tatiana kakak berangkat ya" teriakku.

"iya kak,hati-hati ya kak" ucap tatiana menyusul ku di depan dan tatiana mencium punggung tanganku.

aku kemudian menyusul leon.

"udah yuk,langsung berangkat" ajakku sambil menaiki motornya.

leon melajukan kecepatan motornya.

🍃🍃🍃🍃🍃

sesampainya di tempat kerja.

"zahra leon cepetan kesini" teriak bos adrian.

kami pun berlari menuju pak adrian.

"iya pak" ucap ku ngos-ngosan.

"cepat ganti baju kalian" ucap pak adrian.

"baik pak"ucap kami mengangguk.

aku dan leon segera berganti pakaian.

" arg.............bajunya risih kali,panas lagi di pakai,berat lagi"ucapku sangat jengkel😫.

"untung ini pekerjaanku kalau tidak,uuuh....malas kali aku menggunakan pakaian ini,pakaian macam apa ini aku kenakan" gumamku dalam hati.

aku kemudian keluar dan melihat leon yang sudah dari tadi menungguku, dia sangat tampan menggunakan jasnya.

"oke karena semua sudah disini,sekarang kita mulai pemotretannya" ucap pak adrian.

"baik pak" ucapku.

"sini tangan kamu" ucap leon.

"buat??"ucapku bertanya.

" kita gandenganlah"ucap leon tersenyum dan langsung memegang tanganku.

setelah sampai di tempat pemotretan,aku dan leon diarahkan untuk berpose.

"1..........2...........dan 3........" ucap fotografer memotret kami.

"tunggu pak" ucapku menunda.

"kenapa zah??" tanya leon.

"ini kudanya nggak akan ngamukkan" ucapku sangat ketakutan.

"nggaklah sayang,kalau dia ngamuk aku akan lindungi kamu" ucap leon tersenyum dan meyakinkan ku.

"oke baiklah" ucapku sangat mempercayainya.

"mulai pak" ucap leon.

"oke kita mulai ya,1..........2.........dan 3......" ucap photografer.

"oke sudah" ucap potografer.

selesai aku langsung turun.

"kok langsung turun??" tanya leon.

"ah nggak aku nggak mau lagi" ucapku jongkok.

"jangan kayak anak kecil gitu zahra" ucap leon.

"nggak pokoknya nggak ya nggak" ucapku menolak.

"kalau naik denganku nggak nolak dong" ucap leon sangat berharap bisa menunggangi kuda bersama zahra.

"kalau sama kamu......boleh deh" ucapku langsung berdiri.

"kapan??" tanyaku sangat bersemangat.

"siap ini maukan??" tanya leon menatapku penuh harap.

"mau mau banget" ucapku mengangguk sangat kencang.

"sekarang kita selesaikan satu potretan lagi ya" ucap leon,aku pun menggangguk.

kami mengambil satu pose lagi untuk iklan.

"uft....akhirnya selesai juga"gumamku.

" oke karena semua sudah selesai kalian boleh pulang"ucap pak adrian.

"baik pak,terimakasih banyak pak" ucapku menjabat tangan pak adrian .

"iya sama-sama" ucap pak adrian.

aku dan leon pun beranjak dari tempat pemotretan.

"sekarang kita mau kemana??" tanyaku sangat bersemangat.

"kamu ganti dulu baju kamu,emang kamu nggak malu nanti pas sudah sampai masih berpakaian seperti ini,dan kelihatannya kamu sangat nyaman mengenakannya" ucap leon mengejekku.

"iya benar aku masih mengenakannya,bukan nyaman tapi risih,aku mau ganti baju dulu" ucapku langsung ke ruang ganti.

"oke udah selesai" ucapku keluar dari kamar ganti.

"oke sekarang kita berangkat,aku ada kenalan disini dan kebetulan banget dia punya kuda,kita bisa sewa kuda dia" ujar leon.

"iya calon imam" ucapku menaiki hondanya.

kami pun pergi ke salah satu kenalan leon.

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

sesampainya disana.

"hai bro!!!" teriak leon sambil melambaikan tangan.

"hai leon" ucap seseorang membalas lambaian tangan leon.

"nah itu dia kawan aku,kita turun yuk" ajak leon.

aku dan leon turun dan menyusul ke arah kenalan leon.

"zahra perkenalkan ini kawan aku,namanya galang,dan galang kenalin ini pacar aku namanya zahra" ucap leon memperkenalkan.

"zahra" ucapku tersenyum.

"galang" ucapnya membalas senyumanku.

"oh ya leon,ada keperluan apa ya,tumben soalnya kamu kesini" ucapnya sangat bingung.

"gue mau sewa kuda lo,bolehkan??" tanya leon.

"tentu boleh dong" ucap galang.

"terimakasih banyak ya lang" ucap leon berterimakasih.

"sama-sama,eh kalian mau kuda yang mana??" tanya galang.

"yang itu aja deh lang" ucap leon menunjuk ke salah satu kuda.

"pilihan yang bagus,tunggu aku ambilin dulu" ucap galang dan mengambil kudanya.

"ini nih kudanya" ucap galang memberikan kudanya.

"makasih ya lang,kami izin bawa kudanya ya" ucap leon sangat sopan tutur katanya.

"iya leon bawa aja" ucap galang.

galang meninggalkan kami berdua.

"jadi naik nggak??" tanya leon.

"jadilah,tapi kita di sini aja nggak sambil jalan-jalan gitu nikmati pemandangan" ucapku sambil melihat pemandangan sekitar.

"sambil jalan dong,masak disini aka nggak bakalan seru jadinya" seru leon.

"nah satu pemikiran" ucapku tersenyum.

"yaudah yok naik" ucap leon.

aku naik dan kami mulai berjalan-jalan mengellilingi desa.

"kamu nggak usah takut ya,karena kuda bisa ngerasain perasaan seseorang, kamu tenang aja ada aku di sini yang banal jagain kamu" ucap leon meyakinkan ku.

dan aku menatapnya dan terseyum.

"makasih ya,sekarang aku nggak akan bmtakut lagi karena kamu bakal ada selalu buat lindungin akukan" ucapku tersenyum menatapnya.

"iya aku bakalan jagain kamu kok" ucap leon membalas senyumanku.

kamipun menikmati suasana desa sambil menunggangi kuda.

...*...........*...

"tidak perlu bagaimana cara ku ,mengungkap bahwasannya aku sangat mencintai mu,cukup melindungi mu dan melihat mu tersenyum itu lebih dari cukup,dari pada kata-kata yang aku lontarkan untuk mu"

...~leon...

1
Nenni Yanti
lanjut thor
zishi: terimakasih sudah selalu membaca
total 1 replies
Jumiati
nnnimmnjjummmmljmjnnnmuumu
Jumiati
m.mmjimkjljhnmommhjmumjjiimnnmjmi
Jumiati
jjkijnmmnjnnnnnnimiim
Jumiati
mmimnnnjnnjmpumjojnni.nnj..mmmiujnjnnmnunmmmnnnnjnnbjnnnjnnujjiniimmnj.mnnmynimi.jjbjnnnnjmmkmninnnn.nujujimniminnjmmum.nmmmmjjjjjmojinjnmmn.mmini
Jumiati
munmmmimjmnunjjjjimnjnnmnbumniumnnmjkjiumjinmmi
Nenni Yanti
mantul thor
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
lanjut thor
Nenni Yanti
next thor
Nur Rachmawati
semakin penasaran nih
next thor
Nur Rachmawati
next thorrr
Nenni Yanti
lanjut thor
Nur Rachmawati
next
Windiati
👍
GelsanuSahra: Mampir yuk di Pergi Dan Cinta
total 1 replies
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
next thor
cha2
semangat thor
zishi: makasih
total 1 replies
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
lanjut ceritanu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!