Indonesia
NovelToon NovelToon
Lilin Terakhir EMEI

Lilin Terakhir EMEI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:600
Nilai: 5
Nama Author: Chandra Arbara

Di malam terakhir, kepala biara wafat di aula yang kosong dan dingin.

Tidak ada murit, tidak ada upacara, hanya Jingyue yang menemani sampai fajar.

Sebelum menghembus kan nafas terakhir nya, sang guru berbisik:
"selama masih ada satu orang yang menyapu pelataran ini.... Emei belum mati"

Bukan untuk mencari ketenaran.
Bukan karena dia kuat.
Tapi karena kalau dia juga pergi, maka emei akan benar-benar hilang dari dunia.

Di Jianghu yang berisik, seorang gadis paling tenang berjalan....

Untuk membuktikan bahwa sekte nya belum padam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chandra Arbara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5. Awan Turun di Beifeng

..."yang memisah kan kita adalah fitnah, yang menyatukan kita adalah kebenaran"...

Kota beifeng, di malam yang sepi dan di bawah guyuran hujan, jing Yue terus berjalan menyusuri kota, dia berhenti sebentar menatap langit dengan tetesan hujan.

Tiba-tiba ada payung biru yang menaungi kepala nya.

Jing Yue berbalik dan melihat seorang wanita yang mungkin lebih tua dari nya berdiri menaungi nya, jing Yue melihat lambang awan dari sekte Kunlun di jubah nya yang bersih.

Wanita itu tersenyum hangat.

"basah kuyup begini, kau murid yang baru turun gunung ya?" mata nya melihat ke lambang emei di dada jing Yue, dia menatap jing Yue dan tersenyum lembut.

"kau... murid emei?" bisik nya pelan "akhir nya ada yang pulang"

Jing Yue kaget "kau tidak... benci emei?"

Wanita itu tertawa pelan, dan memberikan roti ke jing Yue "nama ku bai ling, aku murid inti dari Kunlun" ucap bai ling lembut dan menatap langit malam dengan sendu "benci? 5 tahun lalu waktu emei di serang, guru ku yang pertama teriak ingin mengirim kan bala bantuan, sayang nya kami telat satu hari, semua nya sudah terlambat, tapi yang harus kau tahu, yang nyerang emei pada malam itu bukan kami, tapi seorang penghianat."

Jing Yue menatap bai ling dengan terkejut, jadi selama ini musuh mereka ada di balik bayangan, dan mencoba mengadu domba mereka.

Jing Yue berdiri lurus dan membungkuk kan kepala nya "jing Yue, murid dari emei"

bai ling tersenyum dan menarik tangan jing Yue masuk ke dalam kedai teh, dia menatap wajah jin Yue yang datar dan menghela nafas panjang.

Di kedai itu, bai ling menjelaskan semua nya, dan jing Yue mendengar kan dengan tenang.

"jing Yue, dengar ya, 8 sekte dan emei itu dulu merupakan 9 bersaudara, mereka latihan bersama, menghadapi perang besar bersama, dan minum arak bersama, tapi semua nya berubah 5 tahun lalu, saat muncul nya 'darah besi' mereka menyamar menggunakan baju wudang, shaolin, Kunlun dan lain nya untuk menghancurkan emei, terus mereka kabur, tujuan nya hanya satu membuat 9 sekte besar hancur"

Dia menunjuk leher nya "otak nya ada di kota ini, pria itu mempunyai tato berbentuk kepala harimau di leher nya, Orang-orang memanggil nya bos lei"

Jing Yue menunduk dan mencoba tenang, tatapan nya lembut tanpa terbawa emosi negatif.

Bai ling yang melihat reaksi tenang dan fokus jing Yue terkejut, dan tersenyum lembut "kau sangat mirip pendahulu mu di emei, mereka tenang, tanpa terbawa oleh perasaan negatif... karena itu emei kuat"

Jing Yue tersenyum tipis "terimakasih, untuk semua informasi nya dan kebenaran yang tertutup, emei tidak akan pernah melupakan kebaikan Kunlun" dia berdiri dengan tegas dan menunduk memberi kan hormat.

bai ling berdiri menatap jing Yue lembut "aku tau sikap dari emei, kau pasti ingin maju sendiri kan, tanpa melibatkan orang lain"

Jing Yue tidak menjawab.

bai ling kembali menarik tangan jin Yue dan keluar kedai "kalau ini pertarungan mu sebagai emei, maka aku akan bertarung sebagai Kunlun"

Jing Yue tersenyum tipis dan berjalan bersama menuju pertarungan untuk kebenaran di masa lalu.

malam yang dingin, jing Yue melompat ke atas genteng, tidak ada suara, diam dan menunggu.

bai ling berjalan masuk menyamar menjadi anak buah dari bos lei "saya di suruh oleh bos lei untuk memeriksa kembali barang"

Penjaga mengangguk dan membiarkan bai ling lewat, di dalam, bos lei duduk dengan tenang.

"... bos besar bilang, untuk menyebar rumor lagi, bilang kalau emei yang lebih dulu berkhianat, biar 8 sekte semakin membenci mereka" kata nya pada anak buah dia.

Jing Yue berdiri di atas genteng dengan tenang, dia menarik napas nya panjang, akhir nya dia mengetahui dalang dari hancur nya emei.

bai ling tanpa sengaja menumpahkan lampu, membuat dia ketahuan sebagi mata-mata.

10 orang maju mengepung bai ling.

Jing Yue langsung turun dan berdiri di depan bai ling "kami dari 8 sekte! kami tidak akan biar kan kalian mengadu domba kami lagi!" teriak keras bai ling.

bai ling membuka kipas nya, dari kipas itu keluar bubuk putih lalu meledak, bukan racun, cuma asap dan serbuk gatal.

"jing yue, di kanan ada 3 orang!" teriak bai ling.

Jing Yue mengangguk, pedang kayu nya bergetar, "gaya emei 'emei jianfu' " gaya berpedang yang lembut tanpa melukai, hanya menepis, memutar dan melucuti senjata mereka.

Puk puk puk

3 golok jatuh, 3 orang terpleset di lantai basah karena gaya berpedang jing Yue yang berfokus pada titik lemah lawan nya.

Di sisi lain bai ling menggunakan gerakan yang berbeda "gaya Kunlun 'shi lu tan tui' "

Kipas nya menjadi tameng dan berubah menjadi senjata lempar.

Cepat dan elegan, 2 orang langsung kena titik tidur di bahu, mereka langsung lemas dan jatuh.

Tersisa 5 orang.

Bos lei berteriak dari belakang "bunuh mereka! itu emei dan kunlun!"

Salah satu anak buah nya yang paling besar mengangkat palu, dan nyeruduk tubuh bai ling.

bai ling mau menghindar, tapi kaki nya ke pleset minyak.

Waktu seperti berhenti.

Srett

Jing Yue berdiri di depan bai ling dan menahan palu itu dengan pedang kayu nya, jing Yue mengalirkan tenaga nya ke pedang kayu nya, membuat palu itu mental.

"terimakasih, jing yue!" bai ling langsung berdiri dan melempar 3 jarum dari kipas nya.

Jleb jleb jleb tepat mengenai pergelangan tangan 3 orang, membuat senjata mereka jatuh semua.

Tersisa 2 orang yang langsung ciut.

2 orang tetakhir itu mau kabur.

bai ling dan jing Yue saling lihat dan mengangguk bersama.

bai ling melempar kipas nya, kipas itu berputar dan memukul titik belakang lutut mereka.

Jing Yue menyusul dengan gagang pedang nya mengetuk titik bahu mereka

Dug dug

Dua-dua nya jatuh pingsan.

Pertarungan itu singkat, bos lei kabur dengan memanfaat kan pertarungan yang sedang terjadi.

Setelah aman, mereka pergi ke kuil tua di pinggiran kota beifeng, bai ling memegang tangan jing Yue dan mengobati luka kecil nya.

"lihat?" bai ling menunjuk kan kalung Giok di leher nya "ini pemberian dari tetua emei 10 tahun yang lalu, katanya 'kalau ketemu murid emei, jaga dia'."

Jing Yue terdiam, 5 tahun dia kira sendirian.

bai ling menyerah kan lencana awan "besok ikut akau ke aula beifeng, 7 sekte lain sudah menunggu, kita akan mengumumkan, emei sudah kembali, kita cari 'darah besi' bersama-sama"

Jing Yue tersenyum dan membaringkan tubuh nya lelah, sebelum tidur bai ling berucap "jing Yue, kau bukan murid emei yang terakhir, tapi kau murid dari emei yang baru, dan kau tidak jalan sendirian lagi"

1
Oppojaya
👍👍
Oppojaya
👍👍👍
Oppojaya
ditunggu karya selanjutnya
Oppojaya
🤗
Pena Quality
👍
Oppojaya
Keren... ditunggu lagi lanjutan episode berikutnya 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!