Indonesia
NovelToon NovelToon
5 Tahun Pasca-Cerai

5 Tahun Pasca-Cerai

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:637.2k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Tiga tahun menjadi istri Anugrah Pratama, Cynara hanya dianggap sebagai beban. Pernikahan mereka bahkan disembunyikan karena Anugrah mengaku lajang demi mendapatkan pekerjaan. Ketika Anugrah memilih membuka hati untuk perempuan lain, Cynara menyerah dan perceraian pun terjadi.

Dua bulan kemudian, Cynara mengetahui dirinya hamil.
Lima tahun berlalu. Cynara kembali sebagai pemimpin Narendra Group, bersama putranya, Naren. Takdir mempertemukannya kembali dengan Anugrah, kini menjadi seorang manajer di perusahaan besar. Namun, bukan Anugrah yang akan mengubah hidupnya.
Ada Alvin Mahendra, CEO dingin yang diam-diam menyimpan luka kehilangan istrinya.

Pertemuan mereka membuka kembali rahasia masa lalu yang seharusnya terkubur.

#anakrahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Pernah Kenal

Wajah Anugrah perlahan berubah. Namun, hanya sesaat. Ia segera mengendalikan dirinya.

'Tidak boleh,' batinnya.

Bukan di tempat seperti ini. Terlebih Gadiza masih berdiri tidak jauh darinya. perempuan yang menjadi istrinya itu pasti akan curiga.

“Mas?” Suara Gadiza membuat Anugrah tersadar.

Ia pun menoleh dengan kaku. “Hm?”

“Kamu kenapa?”

Anugrah menggeleng. “Tidak apa.”

Tatapannya kembali mengarah kepada Cynara. Perempuan itu masih berdiri sambil memeluk Naren.

'Lima tahun lalu...'

Selama lima tahun, Anugrah tidak pernah tahu bagaimana kehidupan Cynara setelah mereka berpisah.

Ia pernah bertanya kepada dirinya sendiri apakah perempuan itu baik-baik saja. Namun, pertanyaan itu selalu ia singkirkan.

Bagaimanapun juga, Cynara sendiri yang menginginkan perceraian ini. Dan sekarang...

Anugrah melihat jawabannya. Cynara baik-baik saja. Bahkan terlihat jauh lebih baik daripada saat bersamanya.

“Mas?” Gadiza kembali memanggil suaminya.

Anugrah tersenyum tipis. “Aku hanya kaget melihat ibu anak itu.”

Gadiza mengikuti arah pandang suaminya. “Oh.”

Tatapannya kembali kepada Cynara. 'Dia kini sangat berbeda,' batinnya.

Gadiza tersenyum ramah di depan Cynara. “Anak Mbak lucu sekali,” ucapnya tulus.

Cynara hanya memperhatikan reaksi mantan suaminya. Anugrah tampak sedikit pucat, matanya tak lepas menatap Naren.

Bocah itu baru saja melepaskan pelukannya dari Cynara. Kemudian menengadah kepada ibunya. Ada sesuatu dalam gerakan kecil itu yang membuat dada Anugrah terasa sesak.

Bukan sekadar wajah. Bukan sekadar bentuk mata. Tetapi usia anak itu. Empat tahun. Anugrah menelan ludah. Ia tahu persis kapan Cynara meninggalkan rumah.

Ia tahu kapan mereka mulai menjalani proses perceraian. Dan ia tahu kapan perceraian mereka resmi. Namun, ia mencoba menekan pikiran yang mulai mengganggunya.

'Tidak! Jangan berpikir sejauh itu!' teriak Anugrah di dalam hati.

“Mas, ayo.” Gadiza menarik lengannya. “Kita sudah selesai, kan?”

Anugrah mengangguk. “Iya.”

Mereka berjalan mendekati meja mereka. Namun, ketika melewati Cynara, langkah Anugrah berhenti.

Cynara pun berhenti. Untuk beberapa detik, keduanya hanya saling menatap.

Tidak ada senyum. Tidak ada sapaan hangat.

Tidak ada satu pun tanda bahwa lima tahun lalu mereka pernah menjadi pasangan suami istri.

Akhirnya Anugrah berkata, “Cynara.”

“Ya ...?”

Dua orang yang dahulu begitu dekat, kini terlihat asing ketika sapaan keluar dari bibir masing-masing.

Gadiza menatap mereka dengan kening yang sedikit mengerut. "Kalian saling mengenal?" tanyanya.

“Ah, pernah kenal dulu,” ucap Anugrah gugup.

Cynara tersenyum tipis. 'Berarti istrinya ini benar-benar tidak tahu suaminya pernah menikah? Sepertinya perlu sedikit aku uji,' batin Cynara.

Entah kenapa ia merasa kali ini adalah waktu yang tepat untuk membalas rasa sakit hatinya selama lima tahun ini.

“Wah, suami Mbak katanya pernah bertemu aku dulu nih. Kira-kira, Mbak pernah diceritakan tentang sesuatu nggak, sama suaminya?” tanya Cynara tiba-tiba.

Anugrah langsung tersentak dengan mata terbelalak.

“Cynara!” potongnya panik.

Gadiza yang berdiri di sampingnya semakin mengerutkan kening. “Kenapa, Mas?”

Anugrah menatap istrinya. “Ti-tidak apa-apa.”

Cynara justru tersenyum penuh makna. Ia menikmati ketakutan di wajah mantan suaminya itu. “Tidak ada apa-apa ya?”

Cynara melipat kedua tangannya di depan dada. “Padahal aku hanya ingin bertanya aja,” ucapnya memasang wajah lugu.

Gadiza kembali menatap Cynara. “Memangnya kalian pernah bertemu sebelumnya?”

“Hmm ... Bukan sekedar pernah bertemu sih,” jawab Cynara dengan cepat.

Wajah Anugrah semakin tegang.

“Lima tahun lalu ... Ka—” lanjut Cynara santai.

Anugrah mengepalkan tangannya. “Cynara,—” potongnya.

“Kenapa?” Cynara memiringkan kepala.

Kemudian Cynara menatap Gadiza. “Mungkin suamimu lupa menceritakannya.”

Gadiza menoleh kepada Anugrah. “Mas?”

Anugrah tersenyum kaku. “Kami dulu cukup dekat," jawabnya kikuk.

“Begitu?” Cynara mengangguk-angguk. “Ya, Mbak. Cuma sedikit aja.” Cynara melirik Anugrah yang semakin mati kutu.

Anugrah sadar, Cynara sedang mempermainkannya. Lima tahun lalu, Anugrah yang sengaja menyembunyikan pernikahan mereka dari dunia. Kini, ia mulai kebingungan oleh rahasia yang ia simpan ini.

Cynara hanya ingin melihat seberapa jauh Anugrah sanggup mempertahankan kebohongannya.

“Kalau begitu, kami permisi,” ujar Anugrah cepat. Ia menarik tangan Gadiza.

Namun, baru beberapa langkah, suara Cynara kembali terdengar. “Oh, Mas Anugrah.”

Anugrah berhenti. Perlahan ia menoleh.

Cynara tersenyum manis. “Titip salam untuk Ibu.”

Wajah Anugrah seketika pucat.

Gadiza langsung menatap suaminya. “Ibu?”

Cynara pura-pura terkejut. “Lho? Bukankah Mas Anugrah masih tinggal bersama Ibunya? Dia kan anak Ibu. Apa-apa lapor Ibu.”

Anugrah menelan ludah.

Cynara semakin senang melihat wajah pucat pasi Anugrah. “Semoga Ibu selalu sehat dan panjang umur.”

“Cynara!” Nada suara Anugrah kali ini terdengar lebih keras.

Beberapa pengunjung mulai melirik.

Cynara sama sekali tidak gentar. Ia justru tersenyum tipis, alisnya naik sebelah. “Kenapa?”

Rahang Anugrah mengeras, tetapi ia tidak bisa memarah mantannya ini di tempat umum. Terlebih Gadiza ada di sampingnya.

Cynara kemudian menatap Gadiza. “Senang bertemu denganmu.”

Gadiza masih terlihat bingung. “Begitu ya?"

Cynara mengangguk. “Semoga rumah tanggamu selalu bahagia, jangan sampai diam-diam dia mengaku belum menikah ya?”

Kalimat itu membuat Gadiza langsung memutar kepala menatap Anugrah dengan tajam.

"Apa maksudnya, Mas? Kamu ngaku sama semua orang masih lajang?"

Cynara tersenyum sinis. 'Untuk hari ini, cukup! Kalau bertemu lagi, habis kau. Oh iya, nanti ada pertemuan dengan CEO JM Corporation? Hmmm, menarik ...'

*bersambung*

1
Aidil Kenzie Zie
udah di vote y kakak cantik 🥰🥰🥰 nggak ngeh notifnya dari maren 🤣🤣🤣
Aidil Kenzie Zie: Ok tor cus kita kesana 🥰🥰🥰
total 2 replies
Dewa Nara
makanya jujur, anugrah 😄
Zaichik Rania
si anugrah ini begi atau gimana yah bukannya deketin anak pelan ² ini mlh mau di paksa pake jalur hukum lg liat dulu siapa lawanmu
Dewa Nara
masih nyimak Thor
SoVay: semoga betah kak, udah tamat loh 🙏
total 1 replies
arielskys
akhirnya tamat juga 😭😭
senja
cynara sifat mu tidak cocok untuk diriku, klu aku senggol dikit langsung bacok😏
Cindy Aulia
apa ini keponakan gadiza?
Safira Aurora
alvin jangan gitu, tak semua kisah itu akan berakhir sama
Amrul Syam
bagus, dan mamdiri
Yo Iku
coba kl si anu udah punya anak sm gadiza,apa bakal di rebut tu bocah, mungkin di akui pun tidak
SoVay: wehehehe, nanti ada aja karma yang akan datang kak. terima kasih udah kasih aku tips koin ya kak. kakak orang pertama yg kasih aku koin ❤️😭
total 1 replies
Anwa
Plis ngakak tor, lucu banget sih nateh
Aina Senja
mampir thor
SoVay: semoga suka dan betah kak
total 1 replies
Yulvita Darnel
cerita yang sangat menyentuh, alurnya ringan dan mudah dipahami. selalu Thor terus berkarya jangan pernah patah semangat.💪💪💪💪
echa purin
👍👍
Indra Wahyu Rianti
berharap ada boncap ternyata beneran selesai. krn ceritanya sebagus itu
SoVay: terima kasih kakakku ❤️❤️ soalnya udah ngga tau mau ditulis apa lagi kak 🙈
total 1 replies
Indra Wahyu Rianti
emang dulu kania hamil keanu, alvin gak gitu bi?
Yulvita Darnel
tempat kami di Jambi juga kabut asap .
Indra Wahyu Rianti
ngenes sekaligus bahagia ngeliatnya. mnrtku seharusnya cynara gak harus sp jatuhin anugrah krn cynara sdh mendapat balasan dg kehidupan yg lbh baik sdh mendapatkan alvin suami yg balik mertua yg baik. gadiza jg gak salah. kl begini kasian jg dg kehidupan gadiza. setidaknya bapaknya naren hidupnya baik gak susah.
anugrah jatuh bukan krn jatuh sendiri tp ada upaya menjatuhkan.
hidup berdampingan aja.yg penting gak saling menggangu
Indra Wahyu Rianti
gokil keluarga anugrah. mereka yg secara tidak langsung merusak hidup anugrah, pas diminta bantuan begitu jawabannya 🤦‍♀️
Indra Wahyu Rianti
author sumatera dmn? saya di padang. jg terdampak. smg daerah author segera pulih.
SoVay: aaamiiin...salam urang awak bunda ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!