Indonesia
NovelToon NovelToon
ANGGUN

ANGGUN

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Cerai / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:70.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aisy Arbia

Anggun Maharani, wanita yang tidak pernah beruntung di dalam hidupnya. Ditinggal menikah kekasihnya, suaminya diambil sahabatnya, lalu menjadi janda sebanyak dua kali membuat Anggun selalu dicibir sebagai wanita yang tidak pernah beruntung.

Lalu, tiba-tiba mantan kekasihnya datang memintanya untuk merajut kembali cinta yang sudah terputus. Antara senang dan sedih karena mantan kekasihnya masih menjadi suami dari wanita lain.

Sanggupkah Anggun menjalani kehidupannya? Bagaimana kelanjutan hubungan dengan mantan kekasihnya saat pria itu mengharapkan Anggun menjadi yang kedua?

Siapkan daster buat ngusap air mata. Kalau kanebo kering dll sudah umum🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisy Arbia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Menerima Lamaran

Maryamah dan Gian terkejut saat sebuah mobil warna hitam berhenti tepat di halaman rumahnya. Mereka tidak tahu jika Anggun pulang bersama atasannya.

Saat Anggun turun dari mobil, disusul dengan munculnya seorang pria membuat mereka semakin tidak nyaman. Pasalnya baru beberapa minggu yang lalu Anggun bercerai.

"Assalamualaikum, Bu, Pak," ucap Anggun sambil menyalami satu-persatu orang tuanya.

Maryamah menarik Anggun untuk masuk lebih dulu. Pasalnya, ibunya takut kalau Moiz akan mencari gara-gara lagi dengan keluarganya. Terlebih Anggun sudah membawa pria lain lagi.

"Nduk, apa yang kamu lakukan? Kenapa bawa pria ke rumah?" tanya Maryamah dengan nada suara yang cukup lirih, tetapi mampu dipahami oleh Anggun.

"Bu, maaf tidak mengabari lebih dulu. Dia itu Pak Firhan. Atasan Anggun di pabrik. Kedatangannya ke sini untuk menjenguk Ibu," jawab Anggun beralasan. Kalau tahu Firhan sudah melamarnya, bisa-bisa pria itu diusir secara paksa.

"Oh, begitu? Kamu yakin tidak ada tujuan lain?"

Maryamah tidak bisa langsung percaya begitu saja.

"Bu, kalaupun ada tujuan lain, nanti Pak Firhan akan menyampaikan pada Ibu."

Setelah mendengar penuturan Anggun, barulah Firhan dipersilakan masuk. Beberapa oleh-olehnya diletakkan di meja ruang tamu.

"Silakan duduk, Pak!" perintah Maryamah.

"Panggil Firhan saja, Bu. Bagaimana kondisi Ibu? Maaf, baru bisa menjenguk sekarang."

Anggun seperti biasa akan pergi ke dapur menyiapkan minuman untuk tamunya. Walaupun nanti tidak tahu apa yang dibicarakan Firhan dengan orang tuanya, Anggun pura-pura saja tidak tahu.

"Alhamdulillah sudah membaik, Pak." Ada rasa canggung Maryamah untuk memanggil Firhan saja. Dia merasa tidak sopan memanggil atasan putrinya dengan sebutan nama saja.

"Nak Firhan yang memaksa datang kemari, atau karena Anggun yang memintanya?" tanya Gian.

"Oh, ini murni kemauan saya, Pak. Oh ya, Bapak juga apa kabar? Semoga selalu sehat ya, Pak."

Firhan bingung harus bicara apalagi. Semakin ke sini, bukan seperti menjenguk atau bertemu calon mertuanya. Malah terkesan seperti sales yang menawarkan barang dagangan. Terkesan kaku dan agak aneh.

Tidak lama, Anggun kembali membawa satu nampan berisi 2 cangkir kopi, 2 gelas teh, dan sepiring kue yang kebetulan sempat dibeli Anggun sebelum sampai di rumah.

"Silakan dicicipi, Pak!" ucap Anggun.

Hening sejenak karena Firhan sedang menikmati sepotong roti lalu meneguk kopinya yang kebetulan ada piring kecil di bawah cangkir tersebut. Dia mencoba tetap tenang untuk mengutarakan maksud dan tujuannya.

"Kopinya sedap, Pak," puji Firhan pada sang penyeduh kopi, yaitu Anggun.

"Iya, Anggun memang pandai menyenangkan hati tamu. Kopi buatannya memang selalu sedap." Gian juga memuji putrinya.

Maryamah mencoba mencari tahu kebenaran apa yang membawa Firhan sampai datang ke rumahnya. Bukan hanya menjenguknya saja, kan? Pasti ada hal lainnya lagi.

"Nak Firhan yakin ke sini cuma mau jenguk ibu?" Perasaan seorang ibu tidak akan mudah dibohongi.

Anggun yang kebetulan duduk tidak jauh dari orang tuanya mencoba memberikan kode kepada Firhan. Dialah yang berhak mengatakan bahwa datang ke sini untuk meminta restu kepada orang tua Anggun.

"Ehm, sebenarnya kedatangan Firhan mendadak ke sini selain untuk menjenguk Ibu, memang ada hal lain yang ingin Firhan sampaikan."

Gian dan Maryamah mendengarkan dengan sangat baik tanpa mengomentari apa pun. Setidaknya yang mereka takutkan mengenai pekerjaan Anggun tidak akan terjadi apa-apa.

"Jadi, apa tujuan Nak Firhan datang ke sini?" Kini Gian ambil bagian.

"Sebelumya Firhan sudah melamar Anggun, Pak, Bu. Namun, putri Ibu dan Bapak belum memberikan jawaban karena menunggu persetujuan orang tua."

Anggun tertunduk. Sebentar lagi ibunya pasti akan emosi saat tahu Anggun berbohong. Dugaannya salah saat suara Maryamah terdengar lembut saat membalas ucapan Firhan.

"Mengapa Nak Firhan ingin melamar Anggun? Bukankah Nak Firhan tahu kalau Anggun adalah seorang janda yang baru saja cerai?" tanya Maryamah.

Firhan mengangguk. "Karena saya pun duda, Bu. Jadi, status janda Anggun bukan masalah bagi saya."

Adem sekali mendengar percakapan mereka. Namun, Anggun tetap tertunduk. Dia sama sekali takut kalau orang tuanya akan marah.

Maryamah tidak tahu lagi harus berkata apa. Baru kemarin bercerai, apa iya sekarang harus menerima pria lain?

"Ehm, sebaiknya Nak Firhan bicara dulu dengan Bapak. Ibu mau bicara sebentar dengan Anggun, boleh?" Maryamah melirik Anggun. Tatapannya beradu sejenak, lalu Anggun tenggelam lagi dengan rasa takutnya.

"Silakan, Bu!"

Maryamah menarik tangan Anggun. Dia membawanya menuju ke kamar. Bergegas Maryamah menutup pintu lalu mendiamkan putrinya.

"Ibu, kenapa diam? Anggun minta maaf jika kedatangan Pak Firhan membuat Ibu terkejut." Reaksi yang ditunjukkan Anggun sangatlah tidak bersemangat.

"Ibu hanya terkejut. Kenapa cepat sekali Pak Firhan melamarmu? Lalu, apa kamu setuju menerima lamarannya, Nduk?

Anggun mendongak, menatap ibunya dengan ribuan tanda tanya dari sorot matanya. Apakah ini pertanda bahwa kedua orang tuanya merestui Anggun menikah dengan Firhan?

"Anggun cuma bilang sama Pak Firhan, kalau orang tua Anggun setuju, maka tinggal Anggun yang akan memutuskan menerima lamaran itu atau menolaknya. Anggun butuh restu dari Ibu dan bapak. Kalau memang Anggun diberikan kesempatan bisa bersanding dengannya, maka Anggun akan terima lamaran itu."

Maryamah sebenarnya setuju saja. Namun, untuk menikah dalam jangka waktu yang dekat rasanya tidak mungkin. Harus menunggu sampai 2 bulan lagi. Setidaknya itu untuk menghindari ucapan buruk warga kampung yang kadang tidak tahu apa-apa, tetapi menjadi makhluk yang sok tahu segalanya.

"Ibu manut, Nduk. Asalkan kamu bahagia dengan Pak Firhan. Ibu merestuinya."

Jelas saja Maryamah merestui. Setelah mendapatkan mantu seorang montir yang tidak tahu diri, kini datang seorang atasan yang memiliki mobil bagus menurut Maryamah.

"Anggun juga tidak mau menikah seperti sebelumnya. Cukup KUA tanpa embel-embel resepsi pernikahan."

"Tentu, Nduk. Ayo, kita ke depan!" ajak Maryamah.

Wajah muram yang ditunjukkan Anggun saat keluar bersama ibunya membuat Firhan cemas. Dia merasa bahwa orang tua Anggun sama sekali tidak pernah setuju dengannya.

"Bagaimana, Bu? Bapak juga sudah bicara dengan Nak Firhan. Apakah Ibu setuju?"

Sebagai seorang ayah, Gian juga turut ambil bagian untuk menyetujui permintaan pria yang ada di hadapannya. Firhan merupakan sosok duda yang bertanggung jawab. Terlihat dari caranya menyetujui permintaan Anggun walaupun putrinya sama sekali belum memberikan lampu hijau.

"Biar Anggun saja yang jawab, Pak. Kita sebagai orang tua menurut saja apa kata anak."

Anggun semakin gugup. Seharusnya ini tidak terjadi, tetapi mau bagaimana lagi. Demi masa depannya yang cerah, tidak ada salahnya Anggun yang menjelaskan duduk perkaranya.

"Anggun terima lamaran Bapak yang belum terlalu resmi ini. Namun, lamaran resmi dan pernikahannya akan digelar 2 bulan kemudian. Jika Bapak setuju, maka aku pun siap. Jika Bapak menolak, tidak jadi masalah untukku."

Waktu yang cukup bagi Firhan untuk mencari pekerjaan baru. Setidaknya sampai mereka menikah, Firhan juga harus segera menyiapkan rumah masa depan keluarganya.

1
elmura nadeea
Luar biasa
Arka Abian
udah tamat aj...
Yuli Purwati
good job author🥰🥰🥰
Tavia Dewi
laki maupun perempuan jika hati busuk suka merusak rumah tangga orang lain klo hati baik punya iman tak suka merusak rumah tangga orang lain.
Yuli Purwati
ada aja gangguannya.nih anggun kapan sih bisa bener2 bebas dari si witha dan mamanya.cuma mantan lho ini....kok ngrecokin melulu.si witha juga,stres lama2 nih emak dan anak.eh....ini datang lagi si ulat betina pengganggu.niat busukmu gak akan jadi nyata mbak ya...yang ada malah kamu bakal tambah di benci sama zayn.zayn juga harus lebih tegas sama si Anita ,jangan mentang2 emaknya si Anita sakit trus jadi alasan untuk lembek sama si anita.si Anita aja bisa jahat lho Zayn sama istrimu.lanjut Thor.....aku tunggu kelanjutannya.....kawal sampai happy end buat mbak anggun💪💪❤️❤️❤️
Tavia Dewi
mantan kekasih Lum muvo one dan kasihan y wanita itu tak bisa cari laki yang baru cantik tapi tak laku
Yuli Purwati
ya ampun.....ada2 aja deh yang usil sama mbak anggun😔 semoga lekas ketauan pelakunya.
Yuli Purwati
Kaluna hamil🥰🥰
Yuli Purwati
siapakah yang datang???? Anita...ataukah Jihan????🤔🤔🤔😁😁😁 semoga tidak ada tragedi ya Thor....
N Wage
wah wah wah...apa maksudmu dr.zayn? merahasiakan pernikahanmu dg anggun?
gak mau pakai cincin kawin lagi.hayooo maksudnya apa nih? coba jelaskan sm mak2 reader pendukung anggun sebelum panci n wajan melayang online ke dirimu dokter.kalau.berani macam2in anggun😠
Tavia Dewi
tuh kan,,,guna menikah meriah untuk memperjelas pada semua orang jadi jangan sok sederhana menikah karena tak semua mau mengerti bahwa kita sudah menikah dengan.... karena ujian menikah itu banyak dan yang meria saja semua orang tahu bisa melakukan ma mantan pa gi tak jelas menikah halal atau siri😁
Yuli Purwati
sekalian cakar tuh muka Zayn kalau macam2 mbak.jangan nangis tapi langsung cakar.
N Wage
ini sebelum othornya kebablsan nih ya...tolong!s3kali lagi TOLONG! jangan ada lagi luka buat anggun.kalau memang othor ada dendam sm anggun and pengen
bikin menderita teroos,mendingan cukup smp di sini saja.jangan sampai mak2 reader kompak rame2
nyantet online othor.
ya ya othor...jangan ada lagi pelakor ya.kasih anggun bahagia lagi ya.
𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆: tenang saja. Anggun akan berubah jadi power ranger 😁
total 2 replies
Tavia Dewi
kasihan x anggun tak pernah mendapat suami dan pacar yang seperti itu,,,klo aku tak sanggup dan tak percaya gi lebih baik sendiri jika berulang kembali karna kepercayaan itu sulit untuk dilakukan.zayn klo sampai selingkuh berarti pria paling bodoh atau suka barang second.
𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆: sabar. akan ada kejutan. sudah up, cuma semoga nggak ketahan 🙂😁
total 1 replies
Yuli Purwati
jangan sampai kau main api ya zain
N Wage
saran aku ya...jagalah hati suamimu.tidak perlu kamu terlalu baik sm mantanmu itu.
tidak usah terlalu memperhatikan begitu,kalau sudah membezuk ya sudah,gak usah sering2 juga.
si withanya bisa salah paham mengira kamu msh ada hati sm dia.begitu jg dg suamimu.
udah deh,tutup semua yg berhubungan dg masa lalu.jagalah hati dan perhatianmu hanya utk suamimu,yg begitu baik,sayang dan perhatian sm kamu.
Yuli Purwati
lanjutkan usahamu tetap berbaik hati pada mantan terindah dan mama nya ya mbak anggun.........😌😌😌 wis terserahmu lah mbak mbak.......kalau aku sih ogah berurusan lagi sama mantan apalagi kalau kaya witha dan emaknya.si witha terlalu obsesif tapi kagak nyadar,ngomong seenak jidat tentang perasaannya di depan suami mbak anggun.si emaknya witha hati dan pikirannya udah konslet yang ada keburukan Mulu di hati dan pikirannya.wislah mbak,fokus aja ke anak dan suamimu.urusan mantan cukuplah tau saja,Ndak usah bersinggungan secara langsung lagi.kalau Kaluna ya biarin aja toh dia kan mantan istri witha dan mantan menantu kesayangan mamanya.lha kamu mbak...?????? hanya mantan pacar mbak.,...gak di akui dan di tinggal nikah gitu aja lagi.dah mbak pulang aja,pamit dulu ke suami.dan jangan balik lagi berurusan sama witha dan mamanya.B A H A Y A !!!!!!
Yuli Purwati
mbak anggun....apa perlu saya buatkan papan kayu besar bertuliskan BUANGLAH MANTAN PADA TEMPATNYA atau tulisan MASA LALU BIARLAH BERLALU,JANGAN KAU UNGKIT JANGAN INGATKAN ITU.kalau dah mantan ya udah bodo amat.udah punya suami juga.kalau aku jadi Zayn udah gak diem lagi,udah aku suruh kamu berangkat sendiri.mantan lho itu mantan.....mantan!!!! MANTAN!!!!......apalagi mama nya kaya nenek gayung kesambet reog gitu kalau liat kamu mbak.sadar mbak sadar....udah punya suami.prioritaskan suamimu.duh emosi aku sama mbak anggun di part ini.semoga kesalahpahaman ya segera berakhir dengan manis mbak.
𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆: Mas Zayn aja. itu up semalam, kena review manual. 😌
total 4 replies
Yuli Purwati
Thor.....panggilan mbak anggun ke mas Zayn nya di ganti dong.jangan cuma panggil "Zayn" aja.kan udah nikah juga.eh udah hamil juga kan ya.biar romantis dikit gitu lho.😁😁😁.panggil nya di ganti mas/sayang.dah antara itu aja sih kalau mengingat karakter mereka berdua.😁😁maaf ya Thor...kalau banyak mau nya✌️
𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆: Gpp, Kak. Anggun emang masih riweh. soalnya dia merasa dekat sebagai teman walaupun beda usia 🤣
total 1 replies
Tavia Dewi
anggun harus lebih sabar y ma orang hati y busuk.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!