Indonesia
NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia CEO

Pewaris Rahasia CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Anak Genius / Mafia
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aren Vely

Dia adalah Black Rose, pembunuh bayaran yang ditakuti dunia bawah tanah.

Dia adalah Adrian Virell, CEO dingin yang diam-diam merupakan pewaris dinasti mafia.

Lima tahun lalu, satu malam mempertemukan mereka tanpa nama dan tanpa janji.

Kini Black Rose kembali bersama seorang anak laki-laki bernama Noah.

Anak yang ternyata memiliki hubungan darah dengan sang CEO.

Namun Noah bukan anak biasa.

Di balik wajah polosnya, tersembunyi identitas lain yang bahkan tidak diketahui kedua orang tuanya.

Ketika masa lalu kembali memburu mereka, mampukah sang CEO melindungi pewaris yang selama lima tahun tidak pernah diketahuinya?

Dan sebenarnya...

siapa Noah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aren Vely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI KE KOTA

Lima tahun berlalu sejak malam kelahiran Noah, dan dalam waktu itu Althea sudah berpindah tempat tinggal tujuh kali, melintasi tiga negara berbeda, membangun dan menghancurkan identitas baru setiap kali dia merasa terlalu lama berada di satu tempat.

Namun keputusan yang dia ambil kali ini terasa berbeda, lebih berat, lebih berisiko dibandingkan perpindahan-perpindahan sebelumnya.

Noah membutuhkan stabilitas. Sekolahnya yang baru di kota-kota kecil tidak lagi cukup untuk mengimbangi kecerdasannya yang terus berkembang pesat, dan Althea mulai menyadari bahwa terus berpindah-pindah justru menghambat masa depan anaknya lebih dari yang dia kira. Selain itu, biaya hidup yang terus meningkat membuat pekerjaan-pekerjaan sederhana yang biasa dia ambil semakin sulit mencukupi kebutuhan mereka berdua.

Setelah berbulan-bulan mempertimbangkan, memeriksa dan memeriksa ulang setiap kemungkinan risiko, Althea akhirnya membuat keputusan yang selama lima tahun terakhir tidak pernah berani dia pikirkan.

Dia memutuskan kembali ke kota tempat semuanya dimulai.

Dia percaya, atau mungkin lebih tepatnya berharap, Obsidian Order telah melupakan dirinya. Lima tahun adalah waktu yang panjang dalam dunia bawah tanah yang penuh dengan ancaman baru yang terus bermunculan setiap harinya, dan organisasi seperti itu jarang menghabiskan sumber daya untuk mengejar seseorang yang secara resmi sudah dinyatakan tewas. Dia sudah memeriksa, melalui jaringan kontak lama yang masih dia percaya, bahwa tidak ada penyelidikan aktif terhadap kematiannya yang mencurigakan.

Dia salah, meski dia tidak akan menyadarinya sampai beberapa waktu kemudian.

Kota itu telah berubah banyak dalam lima tahun terakhir, gedung-gedung baru menjulang di tempat yang dulu hanya lahan kosong, jalan-jalan yang dulu sepi kini dipenuhi kendaraan dan orang-orang yang terburu-buru. Althea menyewa sebuah apartemen kecil di pinggiran kota, jauh dari distrik bisnis mewah tempat dia dulu menjalankan misi terakhirnya sebagai Black Rose, memilih menggunakan nama yang belum pernah dia gunakan sebelumnya di kota ini.

Noah, yang kini berusia lima tahun, menyesuaikan diri dengan cepat, bersemangat menjelajahi lingkungan baru mereka dengan rasa ingin tahu yang tidak pernah surut. Dia mendaftar di taman kanak-kanak setempat, dan meski Althea sudah memperingatkannya berkali-kali untuk tidak terlalu menonjol, guru-gurunya segera menyadari bahwa mereka menghadapi seorang murid yang jauh berbeda dari kebanyakan anak seusianya.

Kepulangannya menarik perhatian seseorang, meski Althea tidak menyadarinya pada awalnya.

Adrian Virell, yang tidak pernah berhenti mencari jawaban atas malam yang mengubah hidupnya lima tahun lalu meski dia sudah lama berhenti mengejar petunjuk secara aktif, memiliki jaringan pengawasan yang tersebar di seluruh penjuru kota, sebuah kebiasaan yang dia bangun sejak mengambil alih kepemimpinan Virell Dynasty. Sistem itu dirancang untuk mendeteksi ancaman apa pun terhadap keluarganya, termasuk pola-pola tidak biasa yang mungkin luput dari perhatian orang biasa.

Salah satu algoritma pengenalan wajah yang digunakan timnya, yang biasanya digunakan untuk memantau pergerakan pesaing bisnis atau ancaman keamanan, secara tidak sengaja menangkap sebuah kecocokan di antara ribuan data yang diproses setiap harinya: seorang wanita yang keluar dari sebuah minimarket di pinggiran kota, wajahnya sedikit berbeda dari yang diingat sistem, namun struktur tulang dan proporsi wajah yang mendasar tetap sama.

Laporan itu sampai ke meja kerja Adrian dalam bentuk notifikasi sederhana, sebuah kecocokan dengan persentase kepercayaan yang cukup tinggi untuk tidak diabaikan begitu saja.

Ketika Adrian melihat foto itu untuk pertama kalinya, duduk sendirian di ruang kerjanya yang biasanya dipenuhi laporan keuangan dan dokumen bisnis, dia langsung mengenalinya, meski wajah dalam foto itu tampak lebih lelah, rambutnya dipotong lebih pendek dari yang dia ingat, dan pakaiannya jauh lebih sederhana dibandingkan gaun mahal yang dia kenakan malam itu.

Lima tahun tidak menghapus ingatannya, tidak sedikit pun mengurangi kejelasan wajah yang selama ini menghantui setiap malam sunyinya.

Dia tahu wanita itu. Wanita yang selama ini dia cari, yang pencariannya sempat terhenti bukan karena dia menyerah, melainkan karena dia kehabisan petunjuk untuk diikuti.

Tangannya, yang biasanya begitu stabil bahkan dalam negosiasi bisnis paling menegangkan sekalipun, terasa sedikit gemetar saat memegang tablet yang menampilkan foto itu. Dia memerintahkan timnya untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut, namun dengan penekanan khusus yang jarang dia gunakan.

"Jangan sampai dia menyadari sedang diawasi," katanya kepada kepala keamanannya, seorang pria bernama Marcus yang sudah bekerja untuknya selama bertahun-tahun dan terbiasa dengan instruksi-instruksi tidak biasa dari atasannya. "Aku ingin tahu di mana dia tinggal, apa yang dia lakukan, dan yang paling penting, apakah dia sendirian."

Marcus mengangguk tanpa bertanya lebih jauh, meski dia bisa melihat sesuatu yang berbeda di mata atasannya, sesuatu yang tidak pernah dia lihat sebelumnya selama bertahun-tahun bekerja untuk keluarga Virell yang terkenal dengan ketenangan tanpa cela mereka.

Selama beberapa hari berikutnya, laporan-laporan mulai berdatangan ke meja Adrian, potongan-potongan informasi yang perlahan membentuk gambaran lebih lengkap tentang kehidupan wanita itu. Dia tinggal di sebuah apartemen kecil, bekerja paruh waktu di sebuah toko buku, dan yang paling mengejutkan bagi Adrian, dia memiliki seorang anak laki-laki kecil yang selalu terlihat bersamanya setiap kali dia keluar rumah.

Adrian menatap foto anak itu untuk waktu yang lama, sesuatu yang tidak bisa dia jelaskan bergerak di dadanya saat melihat rambut gelap dan bentuk rahang yang, meski masih terlalu dini untuk dipastikan, terasa mengingatkannya pada sesuatu yang sangat familiar.

Dia menghitung mundur dalam kepalanya, membandingkan usia anak itu dengan malam yang mengubah hidupnya, dan untuk pertama kalinya sejak dia mengambil alih Virell Corporation, Adrian Virell merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya di tengah rapat penting: ketakutan yang bercampur dengan harapan yang begitu kuat sehingga hampir sulit untuk dia bedakan satu sama lain.

1
rifatin jihan
Thor aku mohon banyak kin episode nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!