Didepan komputer meja kerjanya.sienna terlihat sedang asik melamun sambil menopang wajah dengan kedua tangannya,sesekali sienna tersenyum-senyum sendiri.
Terbayang kembali dalam benaknya ketika sienna menatap wajah seth dari samping,alis tebal yang rapih membentuk,bibir merah bata yang tipis seakan ga pernah tersentuh oleh filter roko,kulit wajah mulus tanpa jerawat atau noda flek hitam,hidung mancung seperti perosotan anak TK,bulu mata lentik layaknya bulu mata palsu,sklera yang putih bersih dengan iris berwarna biru muda belum lagi dagu seth yang terbelah dua (dimple chin) menambah karisma seorang pria yang tampan tiada tara,belum lagi wangi tubuh seth yang ga pernah sienna temui dari toko parfum manapun,kulit seth yang putih dan bercahaya ketika sinar matahari menerpa tubuhnya,sungguh pemandangan yang luar biasa bagi kaum hawa yang melihatnya.
"eeiittss....tunggu,kenapa semalam aku meluk dia?aarrgghh memalukan sekali" sienna menutup seluruh wajahnya dengan kedua tangan menutupi rona di pipinya.
"sien..."
"hoh..." lamunan sienna buyar seketika saat adolf menepuk pundaknya.
"kamu tau ga semalam abercio dirampok dan dipukuli dan paginya dia diseret ke kantor polisi dalam keadaan luka parah" bisik adolf sambil celingak celinguk.
"masa sih?"
"serius,kasian ya dia"
Adolf adalah seorang pria tulen jika dilihat dari fisik tapi sayangnya jika di perhatikan lebih dalam adolf lebih mirip perempuan kaum ghibah dikantor.gosip apapun yang di ghibahkan di kantor adolf pasti tau.terkadang adolf menunjukan sisi kemayunya tanpa dia sadari.
"lagi dan lagi,sebenarnya apa yang terjadi?kenapa orang yang pernah berurusan denganku selalu dalam masalah?" bisik sienna dalam hati.
Entah sejak kapan kejadian yang mengerikan selalu terjadi pada orang-orang disekitarnya apalagi ketika mereka berbuat salah pada sienna.sampai-sampai sienna berpikir "apakah aku memiliki malaikat pelindung?" tapi di zaman modern dan canggih seperti sekarang ini sosok malaikat jelas tidak ada dibandingkan sosok ib…
Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments