Devian pov
Saat bangun tidur Devian merasa kepalanya sangat pusing. Dia melihat sekeliling kamar tidak ada siapa pun disana. Hanya terdengar suara gemericikan air dari dalam kamar mandi.
'Mungkin dia sedang mandi' batin Devian
Devian mengambil ponselnya, menghubungi pak Man untuk membawakannya obat pereda sakit kepala. Devian memang lebih suka langsung menghubungi pak Man untuk semua kebutuhannya dari pada pelayan yang ada dirumahnya. Dari kecil pak Man lah orang yang sangat dipercayainya.
Tak menunggu lama, pak Man pun sudah datang kekamar Devian. Bukannya membawa obat pereda sakit kepala, tapi pak Man malah membawakan segelas air putih dan segelas jus jeruk.
"Kepalaku sakit sekali. Mana obat pereda sakit kepalanya?" Tanya Devian yang tidak melihat obat disana.
"Tuan pusing karena semalam mabuk. Tuan minum air putih dan jus jeruk ini saja. Nanti sakit kepala tuan akan reda" jelas pak Man. Devian pun mengambil air putih dan meminumnya.
"Maaf tuan... tidak biasanya anda mabuk dan semalam berbicara sangat keras kepada nona Ayesha. Sehingga membuat nona Ayesha tampak sangat sedih" ucap pak Man yang sengaja menyinggung tentang Ayesha.
Pak Man sangat kawatir dengan Ayesha. Karena saat masuk kamar pak man tak melihat sosok Ayesha. Bahkan diluar atau di kamar neneknya pun tidak ada.
"Ayesha?! Diama dia sekarang?!" Tanya Devian juga ikut kawatir
"Apa tuan tidak melihatnya? Nona juga tidak terlihat diluar atau di kamar neneknya" ucap pak Man
"Jangan-jangan..." Devian buru-buru bangun dari ranjangnya.
Devian tersadar dengan suara gemericik air dari dalam kamar mandi yang sedari tadi tak berhenti. Cukup lama dari dia bangun tidur sampai pak Man datang kekamarnya. Buru-buru Devian menuju kamar mandi diikuti juga oleh pak Man.
Pintu kamar mandi tidak dikunci. Devian dengan mudah masuk kedalam kamar mandi. Terlihat disana Ayesha tampak tak sadarkan diri bersandar didalam bathup dengan air yang terus mengalir membasahi tubuhnya. Wajahnya juga tampak sangat pucat.
"Ayesha...!" Teri…
Bias Masa Lalu
Melewati masa kritis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments
arvan 1942
lanjutan nya gmn
2021-07-16
0
Nurularswar
Ayesha, apa yang kamu lakukan?
2021-07-14
0