Selamat membaca😊
"Kenapa kau ada di dalam sini?" tanya Agatha dengan mulut masih menganga.
"Entahlah!" jawab Jessica singkat namun penuh teka teki.
Mereka berdua lalu berjalan keluar dari gudang tua itu,Jessica tetap tak bicara setelah kejadian terkunci di gudang terbengkalai itu.
Suasana hening menyelimuti mereka berdua walaupun begitu Jessica tetap tersenyum ceria kepada Agatha seperti biasanya.
"Apa ada yang menjahilimu?" tanya Agatha dengan mata serius.
"Akhh..mana mungkin,tadi itu aku tak sengaja terkunci!" jawab Jessica sambil tertawa keras untuk menutupi kejadian yang sebenarnya.
"Terus kenapa gak angkat telepon"
"Hpku tadi mati"
Jawaban Jessica ada benarnya mana mungkin ada orang yang menggangu Jessica secara dia memang berasal dari keluarga kaya raya.
Walaupun ayah dan Ibunya telah tiada Jessica tetap akan mewarisi seluruh harta dan perusahaan orang tuanya.
Sekarang dia tinggal bersama dua adiknya di perumahan elit dekat sini.
Sedangkan perusahaan besar milik ayahnya dipercayakan oleh sang paman karena Jessica masih belum cukup umur untuk menangani perusahaan itu.
Apapun masalah Jessica sekarang,Agatha tetap tak punya hak untuk ikut campur.
Agatha lalu melihat ke layar hpnya dan terdiam saat ibunya berulang kali menelpon dirinya tapi tak ia angkat,ia merasa tidak enak karena mengabaikan ibunya sendiri.
"Jessica.. Sekarangkan udah sore mendingan kamu pulang!" seru Agatha sambil berlari meninggalkan Jessica sendirian.
"Tapi kak" seru Jessica terpotong karena Agatha sudah berlari keluar dari halaman belakang sekolah.
Wajah Jessica yang semula ceria tiba-tiba menangis terisak isak hingga matanya memerah.
Jessica lalu berjalan tertatih tatih dengan rambut berantakan karena sehabis menangis hebat.
"Hiks..hiks!" tangis Jessica pecah di halaman belakang sekolah yang hampir gelap gulita karena sudah malam.
Di sisi lain Nichol terlihat sedang memapah kakaknya yang masih belum sadarkan diri menuju ke mobil mewah berwarna hitam di parkiran sekolah.
"Loh Den Nathan ke…
Anak Selir
Apa salahku?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments