Juline masih menatap keluar jendela. Mencerna kejadian yang baru ia alami. Bagaimana ia bisa kembali di waktu sebelum ia masuk ke academy. Juline memikirkan bagaimana kabar kakak - kakak nya di dunia iblis. Apakah mereka melupakan Juline karena perputaran waktu. Ia berharap jika saat ini ia dapat bertemu dewa Q dan menjelaskan keadaan nya. Genny, Melanie, Roman dan Damien menatap Juline yang sejak tadi melamun.
"Juline, kau kenapa?! Sejak tadi kau melamun." Tanya Genny.
"Adikku, apa kau gugup?!" Tanya Roman yang juga diikuti tatapan cemas Damien pada adik nya itu.
"Aku baik - baik saja, aku hanya tengah menikmati perjalanan ini." Jawab Juline sembari tersenyum. Matanya fokus pada pakaian Roman dan Damien yang cukup usang. Juline merasa dejavu dengan kejadian ini.
Ia pun meminta kusir untuk berhenti di pasar Sentral. Mereka pun semua turun diikuti Sean, Dean, Mikey, Noan dan Rian.
"Juline, apa kau ingin membeli sesuatu?!" Tanya Melanie sembari mengedarkan pandangan nya melihat suasana pasar Sentral yang selalu ramai.
"Iya, ayo semua hari ini aku ingin membelikan kalian semua hal yang kalian ingin kan." Ucap Juline yang membuat semua nya menatap nya terpaku.
Mereka semua tampak kegirangan. Bahkan Dean dan Sean terlihat lebih excited. Bukan karena mereka tak mampu membeli barang hanya saja ini pertama kali nya seorang perempuan membelikan mereka sesuatu. Roman dan Damien menatap adik mereka penuh haru. Mereka bisa merasakan perubahan Juline.
Mereka berjalan bersama sembari memilih barang yang mereka inginkan. Beberapa pasang baju kini sudah di tangan Roman, Damien, Mikey, Sean, Dean, Noan dan Rian. Sesekali mereka nampak terpaku ketika Juline mengeluarkan koin emas dari gelang heaven nya, seakan koin emas itu tak ada habis nya. Namun sekali lagi, Juline melarang mereka bertanya tentang koin emas Juline.
Genny dan Melanie tengah mencoba beberapa gaun serta baju santai. Namun saat mereka menanyakan harga nya, mereka dibuat terkejut karena harga gaun yang begitu…
Sang Penjelajah Dimensi
Chapter 105: Bertemu Monsters Bermata Satu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 107 Episodes
Comments