Rani POV
Pagi yang cerah. Kicauan burung riuh menyambut pagi.Terdengar deru ombak memecah kesunyian. Masih pkl.06.00 pagi.
Aku yang sudah terjaga dari pkl.05.00 pagi usai panjatkan doa syukur pada sang pencipta,aku beranjak kehalaman depan. Pagi yang indah namun hatiku rasanya tak indah.Ingin menumpahkan segala rasa yang terselip di hati,ingin berbagi cerita tapi aku tak mampu. Menangispun rasanya enggan ah..aku cengeng sekali kesannya hahaa.
"Apa aku aktifkan saja HP ku?"aku mulai bermonolog.
Jujur kak Bima aku kangen...
Sudah seminggu ini ibu tak menemaniku di sini. Viki adikku sedang ujian hingga ibu harus sibuk mengurusnya.
Dengan segala keberanian yang ada aku membuka HP ku...banyak notifikasi yang muncul terutama dari kak Bima. Tak kupedulikan apa isinya aku langsung menelpon dan menekan tombol VC.
Diseberang sana Bima yang semalaman tidak bisa tidur karena memikirkan kekasihnya nampak masih terbuai mimpi.Bagaimana tidak,ia baru bisa tidur pkl.03.00.
drt..drt....drt...
Sebelum tidur Hpnya tidak di silent sehingga volume yang besar membangunkan ia dari tidurnya. Masih mengucek matanya ia mengambil Hpnya diatas meja. Seketika senyumnya merekah. "Akhirnya"ucapnya lirih.
"Sayang..."ujar Bima lembut sambil memandang wajah Rani yang nampak lesu.
"Kak Bima jahat" dengan nada kesal Rani menyambut sapaan Bima.
"Hei...hei kok jadinya kakak yang disalahkan...hmmm....itu wajah kok bisa begitunya...terus ayo...ayo...tarik nafas dulu....baru cerita kenapa sampai pacar kakak yang cantik ini non aktifkan hpnya hampir seharian. Gak tau apa kalau yang disini nyaris gila"ujar Bima sembari tertawa memamerkan giginya.
"Hmmm....baru nyaris aja sombong"gurau Rani yang akhirnya tersenyum.
Entah mengapa ia tak bisa memarahi Bima...mungkin rasa cintanya lebih besar dari rasa bencinya.
"Nah begitu dong senyum..cantik.."puji Bima.
"sekarang cerita kenapa Hpnya di nonaktifkan" Bima kemudian memilih duduk di kursi dekat bednya.
Ranipun lantas menceritakan soal telponnya yang di jawab Arum…
Aku,Kau Dan Luka
MAAF
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments