Bryan semakin erat merengkuh tubuh sang istri. Air matanya pun tak kuasa ia cegah. Mengalir begitu saja tanpa meminta ijin terlebih dulu.
"Mereka sudah menyentuh ku," lirih Manika disela isak tangisnya. Tangannya gemetar kala mengingat kejadian yang menimpa dirinya beberapa jam yang lalu.
"Enggak, Sayang. Mereka nggak sampai merenggut kehormatan mu. Karena aku datang tepat waktu," jelas Bryan sembari tangannya mengusap penuh kasih kepala Manika. Menyibakkan rambut yang menutupi wajah cantik sang istri.
Manika mendongakkan wajahnya, meminta penjelasan apa yang baru saja ia dengar. Benarkah orang-orang keji itu tidak sampai menyentuh kehormatannya? Bryan menganggukkan kepalanya pelan, seolah tahu apa yang ditanyakan Manika melalui sorot mata yang sendu tersebut.
"Iya, Sayang," yakin Bryan sekali lagi. "Maafkan aku, Sayang. Karena aku, kamu mengalami hal seperti ini," sesal Bryan yang tidak bisa melindungi istrinya dengan baik.
Manika menggeleng, lalu memeluk suaminya kembali. Ia tidak menyesal telah memilih Bryan sebagai suaminya. Justru karena Bryan lah dirinya mengerti akan kasih sayang yang tulus dari seseorang.
"Ya sudah, kalau begitu kami keluar dulu, kalian segera istirahatlah." pamit Annyra kemudian diikuti semua orang yang juga ikut keluar. Membiarkan sepasang suami istri itu berdua.
Setelah kepergian anggota keluarganya, Manika membantu Bryan untuk berpindah ke brankar pasien miliknya. Karena memang kini kaki kanan Bryan benar-benar harus beristirahat, agar cepat pulih dan normal seperti semula.
"Bagaimana dengan kakimu, Mas?" tanya Manika. Tangannya menjulur mengusap kaki Bryan dengan sangat hati-hati.
"Nggak apa-apa, Sayang. Nggak ada yang harus dikhawatirkan. Palingan baru bisa normal kembali dua bulan," jelas Bryan. "Tapi kalo untuk diajak kerjasama membuatkan Cloe adik, masih bisa kok Sayang," bisik Bryan dengan kalimat absurdnya. Tentu saja Manika langsung melayangkan sebuah cubitan di lengan Bryan.
"Kamu kok bisa-bisanya sih, Mas. Disaat seperti ini ma…
Bibit Bayaran
Bagaimana Keadaanmu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Lucia
Bisa ditembak pistol sm pph Dirga yg bar-bar itu...
😝
2025-12-29
0
Ds Phone
suka per kerja ayah nya
2025-07-29
1
Nova Nurdin
kirain jadi sama devan.... mlah cinta ke samuel yg cool
2025-05-30
1