Hari itu benar-benar menjadi hari yang begitu membahagiakan, Namun ada seorang penduduk desa yang terlihat mendatangi Samantha dengan raut wajah yang begitu memilukan.
"Nyonya, tuan. ada apa Anda kemari, Apakah tidak sebaiknya Anda mengikuti teman-teman kalian untuk mengambil jatah makanan kalian?" tanya Samantha kepada sepasang suami yang sedang mendatangi Samantha dan suaminya.
"Dokter, Bisakah Dokter membantu kami." pinta Seorang warga penduduk desa bersama suaminya.
"Memangnya ada apa, Nyonya." jawab Samantha.
"Bisakah kita masuk ke ruangan Anda." pinta wanita tua tersebut.
Akhirnya orang-orang itu masuk ke ruangan Samantha, di ruangan itu Juan, Samantha dan dua warga desa terlihat terduduk di sana.
"Baiklah Nyonya, ada apa?" tanya Samantha kepada salah satu penduduk desa yang datang bersama dengan suaminya itu.
Wanita itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun, malah dia duduk sembari menangisi suaminya yang berada di sampingnya.
"Ada apa Nyonya, Kenapa kau malah menangis?" tanya Samantha kepada wanita tua tersebut.
Terlihat wanita tua itu bersujud di hadapan Samantha sembari menangis.
"Jangan seperti itu, Nyonya. Ada apa memangnya apa yang terjadi?" tanya Samantha yang terlihat kebingungan saat wanita tua itu malah ke duduk bersimpuh di depannya.
"Tolonglah suami saya Dokter." ucap wanita tua itu sembari menangis tersedu-sedu.
"Sayang bisakah kau mengunci kantor ini, lalu Bisakah kau menggunakan alat peredam suara itu." minta Samantha kepada sang suami.
Akhirnya Juan menggunakan alat peredam suara agar orang-orang yang ada di luar ruangan Samantha tidak akan bisa mendengarnya. Samantha kemudian mengajak berdiri wanita tua itu dan menyuruhnya duduk.
"Ada apa Nyonya, Kenapa anda seperti ini?" tanya Samantha kepada wanita tua itu.
Akhirnya wanita yang berumur sekitar 40 lebih itu menatap Samantha sembari memegang tangannya.
"Tolonglah keluarkan sesuatu dari tubuh suami saya." ucap wanita tua.
Samantha dan Juan sangat terkejut saat mendengarkan permintaan wanita t…
DOKTOR'S FAVORITE MR.ARROGANT
S.2 Tubuh untuk mengedarkan obat terlarang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
Renireni Reni
merinding aq mbanyagin di perut ada bungkusan isi narkoba....
2022-08-19
0
Armasa Dewi
ihhhh, g punya pikiran..😬
2021-10-02
0