Seseorang berada di atas pohon mengawasi lewat teropong. Ia mengenakan seragam taktis pasukan elit polisi berwarna serba hitam. Setelah merasa mendapatkan bahan laporan yang cukup, ia pun turun dan segera berlalu.
***
"Ia memberikan saya uang yang banyak dan ia juga akan mengantarkan saya ke Kalimantan. Intinya dia menyuruh saya sembunyi," cerita Ratih membuat letnan Anwar bingung.
"Sembunyi?" gumam letnan Anwar.
Telepon seluler letnan Anwar berbunyi, sang Letnan pun segera membukanya dan menyapa,
"Halo."
"Rupanya sang Rubah ada yang mengeksekusi, saya tadi melihat sendiri TKP-nya"
"Kamu yakin," Letnan Anwar belum percaya pada laporan anak buahnya sendiri, sang Rubah tewas. Karena sepengetahuannya, ayahnya Teo itu yang juga pimpinan Mafia, terkenal licin dan sulit untuk ditangkap dan dibuktikan bersalah. Ia berkedok sebagai seorang pengusaha properti, ia punya banyak relasi di bank untuk mencuci uang, di kedutaan, di imigrasi dan bisa jadi di tubuh polisi juga ada penghianat, tapi ternyata sekarang? Sang Rubah ada yang menghabisi.
Letnan Anwar masih belum percaya.
"Saya sekarang sedang bergerak menjauh. Teo rupanya memerintahkan semua anak buahnya menyisir wilayah ini," ucap suara dalam telepon. Suara yang terdengar jelas dan menyakinkan.
"Iya, iya, kalian segera pergi," Letnan Anwar sudah hafal betul karakter Teo. Teo sangat berbahaya dan semua anak buahnya dibekali pistol. Setelah menutup telepon ia segera menemukan keterkaitan Boim, Hendrick, Ratih dan Dul Karim dan pembantaian itu. Iya yakin dengan dugaannya dan ia hanya bisa berharap, Dul Karim selamat dari kejaran anak buahnya Teo.
Ratih membuka tasnya dan mencari handphone juga uang pemberian dari Hendrick itu. Tapi tidak ada.
"Pak, handphone saya tidak ada dan uang yang tadi saya ceritakan juga tidak ada." Mengerti itu letnan Anwar langsung menanyakan nomor handphone Ratih untuk keperluan pelacakan.
"Pasti Hendrick yang mengambil handphone Ratih," pikir Letnan Anwar.
***
Di satu sudut remang-remang Hendrick…
Brajamusti
Aksi Di Belakang Layar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 25 Episodes
Comments
Azam Azam
josjosjosdd
2021-03-08
3
Senja_Lara
Hai ka, semngat terus.
2020-04-08
1
@Purple_Love999
hai kak ada sedikit Komentar dari saya , usahakan sesudah titik ada jeda dari teks 1 ke teks yang lainnya agar enak dibacanya dan tidak kelihatan menumpuk kak 🙏💜☺️
2020-04-08
3