🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Matahari yang sudah tinggi menggantung di langit nyatanya tak sedikitpun membuat Samudera dan Biru bangun dari tidur lelapnya. Rasa lelah pasca acara kemarin bagai merontokkan tulang si wanita hamil yang kini masih meringkuk di balik selimut tebal bersama sang suami.
Eugh.
Leng uhAn yang tak sadar keluar dari mulut Biru nyatanya membangunkan sesuatu yang berada di bawah sana. Si tutut yang sudah empat malam tak menyembur lahan persawahan pribadinya.
Sam langsung mengerjapkan mata dengan tangan mengusap miliknya yang tegang dan keras sempurna. Senyum pun tersungging di sudut bibirnya manakala melihat Biru bergumam pelan dengan kedua mata masih terpejam.
"Bee, tutut mau bajak sawah dulu ya, Sayang" bisik Sam yang setelahnya menyesap leher istrinya hingga meninggal kan satu tanda merah disana.
Tangannya mulai aktif meraba apapun yang ia ingikan, menyingkap piyama dress yang di kenakan Biru agar lebih leluasa mengusap lahan sawah tempat si Tutut bermain hingga menghasilkan si junior.
Biru yang sadar jika tubuhnya akan di jajah mulai menikmati sentuhan yang di berikan suaminya.
Entah itu oleh tangan maupun dengan bibir lembutnya yang terus menge Cup tanpa ampun di bagian bagian bagian sensitif nya terutama pada bukit kembar yang dua bulan lagi akan puasa ia jamah hingga dua tahun mendatang.
Desa han keduanya terus saling bersahutan, Perut Biru yang kian membuncit tak membuat ia kehilangan akal untuk mereguk nikmatnya surga dunia secara bersama.
Sudah banyak gaya yang mereka coba selama ini, tak pernah ada keluhan yang dirasakan karna memang aman untuk si jabang bayi dalam perut.
Biru yang polos hanya mengikuti apa yang di arahkan suaminya, di balik itu semua juga ia memiliki rasa penasaran luar biasa dalam hal hal yang baru ia tahu. Jadi tak salah jika selama ini Biru benar benar menjadi partner ranjang terbaik bagi Samudera.
Tubuh yang sudah sama sama polos itu kini sudah bersiap untuk melakukan penyatuan tubuh.
Sam menekan Tututnya pelan dan perlahan masuk sem…
Samudera Biru
Cinderella beraksi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 365 Episodes
Comments
Lulu embul
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-03-24
0
susi 2020
😍
2023-01-04
0
susi 2020
🥰
2023-01-04
0