🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Sabar ya sayang" ucap Hujan ada menantunya yang merintih menahan nikmat yang tak bisa ia ungkapkan rasanya dengan kata kata.
"Ini lebih dari pada saat Embun mau lahir, Moy"
"Rasanya memang berbeda beda, sayang. Kamu kuat ya" ucap Hujan masih terus berusaha menenangkan.
Kali ini hanya Air dan Hujan yang menemani Biru di rumah sakit tepatnya di ruang observasi, karna Melisa juga Reza bertugas menjaga Embun di rumah utama. Dan baru berniat datang kerumah sakit esok pagi, mereka cukup berdoa dan bertukar info lewat sambungan telepon atau pun pesan singkat.
Sam yang belum juga datang membuat Biru semakin kesal pada pria itu karna si donat kacang merah seakan sudah ada di pelupuk matanya ingin segera ia nikmati.
"Dede mana sih, masa aku mau begini terus" ujar Air yang menutupi tubuhnya dengan selimut rumah sakit.
"Coba di telepon" titah Hujan yang mulai khawatir juga karna pembukaan sudah memasuki angka delapan kurang dari dua jam biasanya bayi akan lahir.
"Gak bawa ponsel, Moy" sahut Biru dengan menggigit bibir bawahnya.
Air dan Hujan hanya bisa membuang napas kasar, karna nyatanya putra mereka hanya membawa sang istri dan kunci mobil dari dalam kamar, bahkan baju pun tak sempat Sam pakai lagi, entah apa yang sedang anak itu lakukan sebelum istrinya merintih kesakitan tentu masih menjadi satu pertanyaan yang belum terjawab bagi Air yang jiwa keponya selalu meronta meronta.
CEKLEK.
Pintu terbuka sedikit keras, dan itu tentu membuat semua yang ada didalam ruangan ikut menoleh kearah suara dari benda berwarna coklat itu.
"Lama banget sih, kamu dari Arab?" pertanyaan konyol yang sering berakhir perdebatan.
"Iya, dede abis ngeramasin onta, Eh shamponya abis jadi deh kewarung dulu" sahut Sam sambil berlalu begitu saja di depan papAynya.
"Bawa donatnya?" tanya Biru yang begitu sangat berharap.
"Iya, maaf nunggu lama karna Onty Yayang bikin dulu" jawab Sam sambil mengeluarkan satu kotak donat kacang merah dari dalam paperbag.
Wangi harumnya membuat siapapun yang menci…
Samudera Biru
Berepelukan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 365 Episodes
Comments
bung@ter@t@i
haha lerespisan Thor nyeri TPI teu kapok DA 😂
2025-05-17
0
Susan Handayani
ha, ha, ha pasti lupa wat tlp tuk mnt bawakan baju tuk s Sam 😋😋😋
2022-10-13
0
rodiah
asa hayang dei kalo ga inget umur 😝
2022-07-09
1