🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Tapi sambil cubitin dada papAy yang telan jang"
Sam yang mendengar ucapan miMoynya reflek memegang dadanya sendiri, ada perasan ngilu yang ia rasakan. Sam membayangkan dirinya lah yang diperlakukan seperti itu oleh Rain.
"Sakit, pAy?" tanya Sam polos.
"Eh, nih anak pake nanya!" sahut Air dengan nada jengkel.
Tak perlu melihat, Ia sudah bisa membayangkan sakitnya karna ia juga sering menjadi korban penganiayaan sang putra. Sam sering di gigit dan juga di pukul jika sedang di jahili.
"Nanti malem bobo sama Moy lagi ya" ucap Hujan, ia memang begitu senang memboyong cucu-cucunya untuk tidur bersama meski kadang Air sering merengut kesal karna ia tak bisa leluasa memeluk istrinya. Ia yang kadang lelah seharian di kantor hanya bisa tenang dalam pelukan Hujan yang takut petir, energinya seakan kembali jika sudah mendapat ciuman berkali-kali dari sang pemilik hati.
Iyaaah...
Sahutan dari Rain malah membuat Sam bertepuk tangan, kini semua mata langsung fokus kearahnya termasuk si sulung, Embun.
"Phiu, kenapa?" tanyanya dengan raut wajah bingung.
"Gak apa-apa" jawab Sam sambil mengusap tengkuknya sendiri.
Sarapan yang diselingi obrolan ringan dan gelak tawa pun berakhir saat jamnya tiba, jam dimana semua harus bubar untuk melanjutkan aktivitas masing masing mereka. Air yang berpamitan ke kantor begitupun dengan Sam tapi Embun justru sudah dua puluh menit lebih dulu berangkat ke sekolahnya.
"Phiu berangkat kerja ya, Sayang" pamit Sam pada putranya yang masih ia gendong di depan teras rumah utama.
Iyaaah..
"Gak boleh main di pojokan ya, nanti ada....?"
Muk.. muk
"Pinter, nanti jemput kakak Bul-Bul, mau?" tanyanya lagi.
Iyaaaah...
Biru yang mendengar ucapan suaminya tentu langsung mendaratkan cubitan kecil di pinggang Sam.
"Aw! apaan sih, sakit tau"
"Jangan di ingetin, kan aku bilangnya kalau rewel baru ikut jemput. Nyebelin!" oceh Biru. Belum apa-apa wanita cantik itu sudah membayangkan rajukan putranya.
Sam yang sepertinya memang salah bicara hanya…
Samudera Biru
Ucil.. ucil...
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 365 Episodes
Comments
Mamath Kay
mak apa lidah nya ga pabeulit ngomong nya bahasa orok..
tapi salut dech.. cerita nya tambah seruuu.. ❤❤👍
2024-02-09
0
Wiwie Aprapti
sambil otw bandung.. baca sambil cengengesan 😄untung pake masker, jadi ga keliatan penumpang lain, menghalau jenuh🤣
2023-09-17
0
Susan Handayani
ada"wae s rain mnt d kuncir 😋😋😋
2022-10-28
0