Aldo merasa geram melihat adik sepupu nya David datang pagi-pagi dengan bertingkah menjengkelkan.
"cepat katakan apa maksud kedatangan mu ke rumah ku, karena yang aku tahu kau tidak akan datang percuma"ucap Aldo dengan nada sinis ke David.
hahaha.. kembali David tertawa lepas." Kakak sepupu ku yang satu ini memang sangat mengenal ku rupanya,," dan David mendapatkan tatapan tajam dari Aldo.
"oke,oke, Aku memang kesini karena ada kepentingan.. Om Johan menyuruh ku agar kamu memegang perusahaan Om Johan memberikan ini" David meletakkan sebuah map besar bewarna biru di atas meja makan ke hadapan Aldo.
"apa ini?" Aldo mengerinyitkan dahinya melihat map besar yang di bawa David.setelah Aldo membuka map besar bewarna biru itu alisnya bertaut mata nya membola merespon apa yang dia lihat,dia baca pada lembaran kertas yang dia pegang.
"apa maksud nya ini,, kenapa papah membeli saham rumah sakit hingga 65 persen?! punya rencana apa lagi sekarang papah?!" Aldo hampir meremas kertas yang di pegang nya karena marah.
"jangan emosi dulu brother,, kamu pasti akan berterima kasih pada papah mu, kalau tau yang sebenarnya" ucap David berusaha menjelaskan karena melihat Aldo yang nampak emosi.
"oke, jelaskan padaku kalau begitu!" Aldo meletakkan lembaran lembaran kertas itu di atas meja, Dan menatap David minta penjelasan.
"aku, dan Om Johan tau kalau Om Darto sekarang sedang sakit dan di rawat di rumah sakit milik mu,"
"dari mana kamu tahu Om Darto sekarang sedang sakit dan di rawat di rumah sakit milik ku? tanya Aldo penasaran tapi David hanya tersenyum tipis merespon pertanyaan Aldo. "ah iya, Aku hampir lupa.. siapa papah ku itu, pasti nya dengan mudah papah mengetahui tentang ku, dan rumah sakit" Aldo bertanya kepada David,dia pula yang menjawab nya.
dan David pun terkekeh geli mendengar nya.
"bisa aku teruskan penjelasan ku?"
pinta David.
"baiklah silahkan"
lalu David melanjutkan ceritanya lagi
"ternyata Om Darto berniat membeli saham rumah sakit sebanyak 50 persen di tambah saham…
Cinta Yang Tak Pernah Salah
is there anything else?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments