"Woi! Liat Nanaz gak?!"
"Uhuk-uhuk! Zra gak usah pakai mukul meja bisa gak?"
"Minum-minum Raf, tetangga gue ada yang meninggal karna keselek bakso." Ucap Doni.
"Ck! Jawab dulu liat Nanaz gak?!"
Doni menghela nafas, datang-datang kekantin mukul meja. Teriak-teriak gak jelas kayak orang kesetanan, entahpun dalamnya emang setan beneran. Sabar ya Doni, harus mampu tahan emosi. Sadar diri kalau si Ezra ngamuk pasti dia bakal dihabisi, bahaya, pawangnya lagi gak ada disini.
"Lihat Nanaz gak?!" Tanya nya sekali lagi.
"Nanas? Di toko buah atau Kang Rujak banyak kok." Jawab Doni tersenyum manis.
"Goblok ya?! Nanaz pacar gue maksudnya!"
Kayaknya Ezra emang lagi mode emosi, ngomongnya pake otot matanya sampai melotot. Doni jadi agak gemeter liatnya.
"Ezra pacar kesayangannya Nanaz, kan dia pacar lo, terus kenapa lo nanya sama kami?" Kini gantian Rafa yang mengangkat suara.
Ezra memicingkan matanya menatap kedua manusia yang sedang duduk itu. "Kalau gak tau bilang kek dari tadi!!" Sarkasnya, sambil melangkah pergi.
Doni yang awalnya sempat menghela nafas lega kembali mematung saat Ezra berbalik. Berjalan kembali ke arah mereka, berdiri sambil melirik ke arah meja.
Tidak, ke arah pisang goreng maksudnya.
"Oi, gue minta satu ya hehe." Cengirnya pamer gigi kemudian benar-benar pergi.
Rafa dan Doni melongo melihat punggung yang mulai menjauh dari mereka itu, tadi ngegas-ngegas sekarang cengar-cengir minta pisang goreng. Oke, bukan Ezra namanya kalau tidak bisa mempermainkan orang lain dengan perubahan ekspresinya yang cepat.
***
"Noona sekretaris kelas?"
"Hm? Enggak kok hehe."
Lucas menganggukkan kepalanya, "Rajin ya, mau bantuin guru."
"Eh gak gitu kok, gue gak enak aja nolak permintaan guru."
Lucas kembali mengangguk, terlihat merasa canggung dengan Kakak kelasnya ini. Akhir-akhir ini Lucas dan Nanaz sering berpas-pasan, mereka juga sudah bertukar nomor Handphone.
Nanaz tentu memberikannya karena Lucas terlihat seperti adik kelas yang menggemaskan. Kulit putihnya benar-benar memb…
My Cute Boyfriend
Chapter 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments