Selang 15 menit, aku kembali dengan membawa baskom kecil yang berisi es batu yang sudah kulapiskan dengan handuk kecil yang tipis.
“Menghadap padaku” ucapku setelah duduk di sampingnya yang masih duduk di pinggir ranjang.
Setelah dia duduk menghadap padaku, aku bergeser sedikit lebih dekat dengannya. Dia menunduk sedikit untuk menatapku. Aku pun memegang pipinya sebelah agar ia tidak bergerak dan langsung mulai menekan-nekan benjolannya perlahan dengan es batu yang sudah dilapiskan handuk tipis.
Sesekali ia sedikit meringis lalu aku berhenti sejenak “Begini saja sudah sakit”
“Pelan-pelan makanya” jawabnya.
“Ini sudah pelan, tahanlah sebentar saja” sahutku sambil terus menekan benjolnya dengan tekanan yang lembut.
Setiap kali dia meringis, aku melirik padanya yang terus saja menatapku, membuatku merasa grogi sendiri dengan tatapan tajamnya “Ehem. Sudah selesai”
“Emm.. aku akan ke dapur. Kau pakailah bajumu lagi” sambungku tak ingin berlama-lama di dekat lelaki itu, karena bisa saja aku akan terkena penyakit jantung dengan cepat.
“Hm”
AUTHOR POV
Devan melangkah ke kamar mandi Widel hanya untuk mencuci muka dan menyikat giginya. “Widel, apa kau punya sikat gigi ?” teriaknya dari dalam kamar mandi.
“Yang baru ada di laci nakas Dev” jawab Widel berteriak dari dapur.
Devan melangkah ke arah nakas dan membuka lacinya. Di dalam laci, tak sengaja Ia melihat sebuah kotak kecil berhiaskan pita satin warna putih. Di bukanya kotak itu dan melihat sebuah cincin yang mengingatkannya dengan kejadian tadi malam saat Reza mengungkapkan perasaannya pada Widel di hadapan banyak orang.
“Dasar norak!” umpat Devan lalu menyimpan kotak cincin itu kembali dan melangkah ke kamar mandi.
Setelah selesai, ia ke dapur, dan memperhatikan Widel yang sedang sibuk membongkar isi kulkasnya ”Kau sedang mencari apa ?”
“Sepertinya aku kehabisan bahan, yang ada hanya mie instan, apa kau mau ?” tanyanya sambil menoleh ke arah Devan yang bersender di dinding sambil menyedekapkan tangannya.
“Aku tidak mau…
I'M Crazy About You
Episode 22 - Sembunyi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments
Ibunya Azzam Yonna
g bisa berhenti...baca...
2020-05-30
1
Suty
tersiksa jiwa dan raga Devan
2019-12-15
1
Nadha75
aduh thor aku jadi kecanduan dengan karya mu......
2019-09-22
2