Malam harinya saat Kiara mengupas buah apel di atas sofa untuk Jefan, tiba-tiba ponselnya berdering. Kiara langsung meletakkan pisau dan buah apel tersebut, lalu dia mengangkat teleponnya.
"Halo."
"Kiara ...."
Mata Kiara berbinar-binar, dia benar-benar terkejut mendengar suara ayahnya di telepon.
"Kiara, tolong jangan memanggil Ayah melalui telepon. Saat ini kau sedang bersama Jefan, bukan?"
"Iya."
"Ayah sangat merindukanmu, Sayang."
"Aku juga sangat merindukanmu."
"Apa kau ingin bertemu dengan Ayah malam ini?"
"Iya, aku sangat ingin bertemu denganmu."
"Kalau begitu pergilah dari rumah sakit itu dan temui Ayah di taman. Ayah akan menunggumu di sana."
"Baiklah, aku akan segera datang."
Kiara menghampiri Jefan dan memberikan buah-buahan yang telah dia potong kepada Jefan.
"Kau berbicara dengan siapa? Siapa yang sangat kau rindukan?"
"Jefan, aku harus pulang dulu untuk mengambil barang."
"Benarkah? Memangnya siapa yang menghubungimu tadi?"
"Itu nona Sarah. Dia ingin mengambil barangnya yang tertinggal di rumah. Sebenarnya saat kau tidak ada di rumah, dia mampir sebentar dan barangnya tidak sengaja tertinggal."
"Kenapa kau tidak mengatakannya kepadaku sejak kemarin?"
"Aku pikir ini tidak terlalu penting, jadi aku tidak memberitahumu. Kau mengizinkan aku pergi, bukan?"
"Pergilah."
"Terima kasih."
Kiara langsung mencium pipi Jefan dan membuat Jefan terdiam kaku.
"Aku akan segera kembali," ucap Kiara. Setelah itu dia keluar dari ruangan tersebut.
Setelah Kiara pergi, Jefan menyentuh pipinya yang sempat dicium oleh Kiara lalu dia tersenyum dingin.
"Nona Kiara, Nona ingin pergi kemana?"
"Aku ingin pulang sebentar."
"Saya akan ikut dengan Nona."
"Tidak. Aku sudah meminta izin kepada Jefan dan dia mengizinkanku."
"Tapi salah satu dari kami harus pergi bersama Nona."
"Tidak perlu. Lebih baik kalian di sini menjaga Jefan. Aku hanya akan pulang sebentar."
"Baiklah kalau begitu."
Kiara segera pergi dari sana dengan perasaan yang lega. Dia mencari taksi yang lewat di depan rumah sa…
Your Heart For Takeaway
Episode 46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments