Di sepanjang jalan, terlihat mobil dan motor terparkir di pinggir jalan tepat di depan cafe kecil milik Mikayo. Oga yang baru pulang dari Terada Clan langsung masuk ke dalam cafe. Ketika masuk, Oga melihat ramai sekali orang yang sedang minum disana.
Ia juga melihat Mikayo yang kesusahan saat melayani pengunjung. Oga segera mendekati Mikayo dan membantunya. Mikayo yang melihat Oga menggunakan jas hitam merasa bingung, padahal ketika pergi ia melihat Oga menggunakan kimono.
Namun ia tak menghiraukan nya, ia lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan beberapa pesanan. Oga melayani mereka semua, menuangkan bir di gelas mereka dan bercanda kepada para pengunjung.
Hari mulai malam, sedikit demi sedikit pengunjung mulai pergi meninggalkan cafe. Tak lupa juga, ada beberapa pengunjung yang memberi Oga tip. Memang jelas, Oga lebih cocok menjadi seorang barista daripada menjadi pembunuh.
Setelah semuanya pulang, Oga menutup pintu cafe lalu menguncinya. Tak berselang lama, Mikayo dari belakang Oga tiba-tiba memeluk Oga. Lalu Mikayo mengelus dada Oga dengan pelan.
" Pasti capek, kan. Kamu mau makan apa? " Tanya Mikayo.
Oga memegang tangan Mikayo, lalu membalikkan badan dan menatapnya.
" Makan manusia. " Jawab Oga.
Mikayo malah tertawa kecil, mereka berdua saling bertatapan. Karena terlalu lama, Mikayo melepaskan pelukannya dari Oga lalu berjalan meninggalkan Oga dengan wajah yang memerah.
" Wanita yang aneh. "
Oga pun mengikuti Mikayo naik ke atas dan masuk ke kamar. Selagi Mikayo menyiapkan makanan, Oga membersihkan tubuhnya dengan mandi di kamar mandi.
Selang beberapa menit, Mikayo meletakkan makanan di atas meja lalu duduk sambil menunggu Oga. Pintu kamar mandi pun terbuka, Oga keluar dari kamar mandi dengan setengah telanjang badan tak memakai baju. Terlihat tubuhnya yang gagah dengan otot dada dan perut yang sixpack.
Mikayo yang melihatnya langsung menutup mata namun sedikit cela terbuka. Oga lalu duduk di meja lalu menyantap makanannya. Ia melihat Mikayo yang sedang menutup mat…
System Sang Psikopat
EPISODE 64|S3
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments