Kania terdiam. Ia memang tidak menginginkan harta keluarga Hermansyah, walaupun dia adalah pewaris sah dari keluarga tersebut. Tapi, hatinya merasa berat untuk menyerahkan harta warisan tersebut pada Zara. Entah mengapa, dan entah apa sebabnya. Yang pasti, ia tidak ingin menanda tangani surat pemindahan harta tersebut.
Melihat Kania tidak melakukan apa yang ia katakan, Salma langsung membentak Kania hingga ia terkaget.
"Kania!"
"Iy--iya, Ma." Kania berucap gelagapan karena kaget.
"Cepat tanda tangan surat itu sekarang juga. Jangan membuang-buang waktu terlalu lama."
"Ma, jangan-jangan dia sengaja lagi. Sengaja bengong untuk mengulur waktu. Sebenarnya, dia tidak ingin menandatangani surat pemindahan harta ini, Ma. Dia sayang dengan harta keluarga papa yang jelas-jelas bukan milik dia," kata Zara menambah kekesalan Salma.
"Kania. Jangan bilang kamu tidak ingin menandatangi surat pemindahan harta ini. Bukankah sebelumnya, kamu pernah bilang pada kami, kalau kamu tidak ingin harta keluarga papa mu?"
"Aku memang tidak menginginkan harta sepeser pun dari keluarga papa. Tapi .... "
"Tapi apa, hmm?"
Merasa Kania sedang berada dalam masalah besar, Johan pun berinisiatif untuk membantu Kania sekarang juga. Ia mengetuk pintu kamar mandi yang sedari tadi ia perhatikan dan ia dengarkan apa yang orang di dalam kamar mandi tersebut bicarakan.
"Nona Kania! Non ... apa nona ada di dalam?"
Johan bicara sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi seolah-olah dia tidak tahu kalau Kania ada di dalam.
Mereka yang berada di dalam kamar mandi tersebut pun saling pandang satu sama lain. Salma yang takut ketahuan, akhirnya memerintah Kania berbicara.
"Katakan padanya kalau kamu ada di dalam!" ucap Salma dengan nada pelan pada Kania.
"Mama." Zara terlihat tidak setuju dengan apa yang mamanya katakan.
"Ssttt. Diam Zara. Jangan banyak omong jika kamu ingin kita baik-baik saja dan jauh dari masalah."
"Ih." Zara berucap kesal sambil mengubah pandangannya dari Salma.
"Nona Kania! Jika nona a…
Perjodohan Membawa Bahagia
Episode *23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Aidah Djafar
syukurlah Johan tau semuanya ,🤔
siap siap aja Luh emak anak tinggal di kolong jembatan 🤣🤣🤣
2023-05-04
3
🧣𝗢𝗞𝗜𝗥𝗔 𝗔𝗗𝗜𝗧𝗢𝗠𝗔🧣
perempuan licik yang paling sabar😄😱 mantap thorrrr
2023-04-08
0
Mrs. Ketawang
di manapun berada HARTA & TAHTA akan mnyilaukan mata
2023-03-18
0