Memandang sendu wanita yang terbaring lemah di atas ranjang, Rayhan mengusap kasar pipi yang di basahi oleh air mata. Kedua orang tua serta kedua mertuanya duduk berjajar saling mendekap satu sama lain, dan Bumi dia menyenderkan kepalanya di dinding. Tiba-tiba kenangannya bersama Violla berputar-putar dengan indah di otak nya.
"Maafkan Mas sayang" Sendu Rayhan menghalau setiap air mata yang menetes
Pikirannya melayang tatkala Dokter menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Violla.
"Seharusnya anda bisa menjaga emosi istri anda, dia hamil dan jika wanita hamil Emosi atau bahkan lebih parahnya stres. Dia bisa hilang kendali dan akibat fatal nya pendarahan seperti yang di alami oleh istri Anda." Jelas Dokter yang tengah terduduk di depan Rayhan
"Terlebih istri anda pernah mengalami hal seperti ini, Dokter Daniel sudah menjelaskan semuanya pada saya" Sambung Dokter tersebut "Tapi, kita masih bisa bersyukur karena istri Anda bisa bertahan. Dan kabar bahagianya kandungannya bisa di selamatkan. Tapi, Anda harus bisa menjaga istri anda sebaik mungkin jangan sampai dia tertekan apalagi sampai menahan Emosi. Karena saya tidak bisa menjamin apa yang akan terjadi kedepannya apabila hal serupa terjadi"
Rayhan merosot begitu saja, rasa-rasa nya tubuhnya itu benar-benar lemas sehingga tidak bisa untuk menahan berat badannya sendiri.
"Rayhan" Teriak Siska yang melihat putra sulungnya terduduk di lantai
"Ini salah saya Mah, andai saja saya tidak mengikuti perjalan bisnis seperti biasa nya. Mungkin ini tidak akan terjadi" Ucap Rayhan di dalam pelukan sang Mama.
Untuk pertama kali nya Siska melihat putranya begitu hancur, bahkan selama mereka hidup bersama Rayhan tidak pernah menangis. Jika pun menangis itu dulu ketika dia masih bayi.
Perlahan Laras mendekat dia mengusap punggung menantu nya, seolah menyalurkan kekuatan. Meskipun sebenarnya dia sendiri pun merasa sakit. Melihat putri satu-satu terbaring lemah, meski dulu Violla sering keluar masuk Rumah Sakit karena asam lambu…
Suamiku Seniorku
BAB 74
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Wulandari
Alhamdulillah ...
2021-08-14
1
Sugiyanto Samsung
ikut bahagia
2021-08-14
0
Fitri Sasa
lanjut
2020-07-18
0