Ayaz terbangun saat matahari sudah mulai tinggi, ia mengedarkan pandangannya dan menyadari sedang berada di mana.
Seluruh tubuhnya masih terasa pegal, kepalanya sedikit sakit, apa lagi dirinya tertidur dengan posisi tidak begitu nyaman di kursi.
Ayaz mencoba mengingat kejadian semalam, ia hanya mengingat bahwa Marco sudah mengakui kalau pria paruh baya itu memanglah ayah kandungnya. Mereka berkelahi dan kemudian saling berbagi cerita, selebihnya ia tidak bisa mengingat lagi apa yang telah dirinya lakukan.
Dilihatnya botol vodka yang tergeletak di meja, Ayaz maklum dan tersenyum miris.
Pria itu bangkit dan beralih ke kamar mandi, ia membasuh wajahnya pelan rasa dingin membantunya untuk lebih sadar.
Marco sedang mempersiapkan sarapan, meski tidak bisa lagi disebut hidangan untuk sarapan karena jam dinding yang letaknya di dapur itu sudah menunjukkan pukul setengah sebelas, Marco tetap saja berinisiatif untuk menyambut haru pertamanya dengan Ayaz, hari pertama mereka tanpa rahasia.
"Kau sudah bangun?" tanya Marco saat melihat Ayaz yang sudah berada di dapur.
Ayaz tampak bingung, tadinya ia ingin mengambil air dingin di kulkas, tidak menyangka kalau Marco akan memakai apron dan sedang mengaduk makanan di sebuah wajan. Di sini, di dapur, dan ini adalah yang pertama bagi Ayaz melihat Marco yang begitu atletis berbalutkan apron warna coklat dengan sentuhan renda di pinggirannya itu. Menggemaskan atau menggelikan, kedua hal itu dirasakan Ayaz secara bersamaan.
"Untuk putra kecilku!" ucap Marco, semalaman ia berpikir bagaimana cara menghadapi Ayaz kalaulah anaknya itu sudah bangun, dan berakhirlah ia pada titik ini, ia akan memperlakukan Ayaz dengan sebaik-baiknya, memberikan apa yang sudah seharusnya dirinya lakukan sedari dulu jika saja ia tau bahwa dirinya memiliki anak dari seorang yang sangat dirinya cintai itu.
Ayaz diam saja, mungkin lebih tepatnya ia juga tidak tau apa yang harus dirinya lakukan. Saat ini hanya ada kecanggungan semakin menyeruak dirasakannya.
Ia meng…
Seranjang Dengan Bajingan
Jika ini benar,
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 326 Episodes
Comments
Fitria Widyaningsih
lanjut, damaikan ayaz dan ayahnya juga dengan jovan kasihan yaren thor
2022-06-28
0