Entah melakukannya berapa kali, yang jelas tubuh Kaira dan Arka kini sama-sama mengeluarkan keringat pada tubuh masing-masing.
Arka menarik miliknya, ia ikut berbaring di samping tubuh polos Kaira. Rasa rindu itu kini terobati.
Cup! sebuah kecupan mendarat di pipi mulus Kaira. "Kau lelah Kai?..."
"Tentu saja, dirimu liar sekali Arka!.." Timpal Kaira dengan nafas yang masih terengah-engah.
Arka mengembangkan senyum tipis. "Salahkan diri sendiri saja, salah siapa candu!.."
"Kau saja yang doyan..." Timpal Kaira dengan sedikit kekehan.
"Hmm, aku selalu tak tahan jika berada di dekatmu Kai. Bagaimana dengan itu?.." Tanya Arka seraya melingkarkan tangannya pada perut ramping Kaira.
"Aku bisa apa, sebagai seorang istri harus melayani kebutuhan suaminya bukan?..."
"Ya, namun apa kau menyukainya?.." Tanya Arka.
"Tentu, kau mahir sekali memuaskan hasrat ku.." Jawab Kaira dengan pipi merona.
Arka tersenyum. "Aku ingin bukan hanya diriku saja yang merasa puas, tetapi pasangan sendiri juga.."
Wajah cantik Kaira semakin memerah. "Sudah jangan membahasnya lagi, aku malu..."
Arka seketika menggigit kuping Kaira. "Kau menggemaskan sekali Kai..."
"Awh sakit!..."
"Sorry sweetie..."
"Hmmm..."
...***...
Perusahaan Ditama...
Sean menunggu Yuna di parkiran, untuk pulang bersama. "Jangan lama-lama, apa kau berinteraksi dengan Ben lagi Anindrya???..."
"Tidak, baiklah aku akan segera turun ke bawah.." Balas Yuna dari seberang.
"Oke..."
Panggilan pun berakhir.
Sambil menunggu istrinya, tiba-tiba Sean tersenyum mengingat kejadian tadi saat presentasi. Dimana Yuna berjalan sedikit ngangkang karena ulahnya.
Untung saja saat presentasi, hanya ada dirinya dan Arka juga seorang asisten perempuan. "Ah lucu sekali..."
Wanita bar-bar yang disukainya membalas perasaan, tentunya siapapun pasti bahagia karena cinta gagal bertepuk sebelah tangan.
"Maaf ma, mungkin besok aku akan ziarah ke rumahmu..." Batin Sean.
Tok tok tok!
Sean menoleh saat kaca mobil diketuk seseorang, terlihat Alia tersenyum menggande…
Hasrat Kakak Ipar
Episode 78
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
Jamayah Tambi
Bagus juga orang barbar ni.Tidak dapat ditindas.Jangan sembarangan menghadapi orang bar-bar.Nati tak pasal2 kena penamparbataubtendangan maut Wa ca
2025-05-30
0
Anisa92
namanya juga cinta, bini kaya Mak Lampir tetap terlihat imut😄
2026-06-30
0
Anisa92
aq gagal fokus dengan bunyi preet ini🤣
2026-06-30
0